5 Fakta Peramal Klaim Bisa Baca Nasib Lewat Keju, Gimmick atau Kemampuan Langka?

Senin, 22 Jun 2026, 20:10 WIB

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Praktik meramal umumnya dilakukan dengan kartu tarot, astrologi, atau membaca garis tangan. Namun seorang wanita asal Chicago bernama Jen Billock justru mengklaim bisa mengetahui berbagai aspek kehidupan seseorang hanya dari sepotong keju.

Kemampuan unik tersebut membuatnya dijuluki Penyihir Keju dan menjadi sorotan publik. Tak sedikit yang penasaran, tetapi banyak pula yang mempertanyakan kebenaran metode ramalan tersebut.

Ket. Foto: Peramal keju, Jen Billock. — Sumber: Instagram

Berikut lima fakta menarik tentang praktik membaca nasib lewat keju yang dilakukan Jen Billock. 

1. Berawal dari Pandemi Covid 19

Jen Billock mulai menekuni praktik membaca keju saat pandemi Covid 19. Ketika pekerjaannya sebagai penulis melambat, ia mencari berbagai metode ramalan yang tidak biasa.

Dalam pencariannya, ia menemukan tyromancy, sebuah tradisi kuno yang menggunakan keju sebagai media untuk membaca tanda dan simbol.

2. Tyromancy Ternyata Sudah Ada Sejak Berabad-abad Lalu

Meski terdengar aneh dan modern, tyromancy sebenarnya bukan praktik baru. Metode ini disebut telah dikenal sejak abad kedua dan pernah dipraktikkan di Inggris pada masa Abad Pertengahan.

Hal inilah yang membuat Billock semakin tertarik mendalaminya. Ia melihat tyromancy sebagai bagian dari tradisi ramalan kuno yang nyaris terlupakan.

3. Bentuk dan Lubang Keju Dianggap Punya Makna Tertentu

Dalam setiap sesi, Billock mengamati berbagai detail pada keju, mulai dari bentuk, tekstur, hingga lubang-lubang yang muncul di permukaannya.

Menurutnya, pola tersebut dapat diterjemahkan menjadi pesan yang berkaitan dengan cinta, karier, kesehatan, maupun kehidupan pribadi seseorang.

Ia mengaku hanya menyampaikan pesan yang muncul saat fokus mengamati keju tersebut.

4. Klien Harus Memilih Empat Potong Keju

Metode yang digunakan Billock cukup unik. Klien diminta memilih empat potong keju.

Tiga potong pertama mewakili masa lalu, masa kini, dan masa depan. Sementara potongan keempat digunakan untuk menjawab pertanyaan khusus yang ingin diketahui klien.

Billock percaya pilihan keju seseorang memiliki keterkaitan dengan kondisi hidup orang tersebut.

5. Tak Hanya Keju, Makanan Lain Juga Bisa Dibaca

Yang membuat klaim Billock semakin menarik adalah kemampuannya yang disebut tidak terbatas pada keju.

Ia mengaku dapat melakukan pembacaan simbol dari berbagai makanan lain, seperti croissant, salad, hingga kari. Menurutnya, makanan memiliki hubungan emosional yang kuat dengan manusia sehingga bisa menjadi media interpretasi yang efektif.

Meski viral, praktik tyromancy masih menuai pro dan kontra. Sebagian orang menganggapnya sebagai hiburan yang unik, sementara yang lain menilai metode tersebut tidak lebih dari gimmick belaka.

Menariknya, Billock mengaku tidak pernah menggunakan kemampuan itu untuk meramal dirinya sendiri. Ia memilih menikmati keju sebagai makanan biasa tanpa mencoba mencari pesan tersembunyi di baliknya.

Lantas, apakah membaca nasib lewat keju benar-benar bisa dilakukan atau hanya cara unik untuk menarik perhatian? 

Hingga kini, jawabannya masih menjadi misteri yang memancing rasa penasaran banyak orang. 

  • peramal
  • peramal keju

Redaktur: Alfina Febriyana

Penulis: Alfina Febriyana

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.