Ahli Gizi Ungkap Rahasia Kamari Tetap Anteng di Pernikahan Jennifer Coppen dan Justin Hubner

Rabu, 17 Jun 2026, 17:15 WIB

JAKARTA, KUCANTIK.COM -Penampilan Kamari di Pernikahan Jennifer Coppen dan Justin Hubner Jadi Sorotan, Ahli Gizi Ungkap Dua Kebiasaan yang Diduga Berpengaruh

Penampilan Kamari, putri dari Jennifer Coppen, saat menghadiri pernikahan Jennifer Coppen dan Justin Hubner sukses mencuri perhatian publik. Di tengah suasana acara yang ramai dan dipenuhi banyak tamu, Kamari terlihat tenang, anteng, serta mengikuti prosesi dengan baik.

Ket. Foto: Kamari di Pernikahan Jennifer Coppen dan Justin Hubner — Sumber: Instagram/jennifercoppenreal20

Momen tersebut pun menuai pujian dari warganet. Banyak yang penasaran bagaimana balita berusia sekitar dua tahun bisa tetap tenang dalam acara besar yang biasanya membuat anak mudah rewel atau tantrum.

Menanggapi hal tersebut, Ahli Gizi Syifa Nur Aziza membagikan pandangannya melalui akun Threads pribadinya. Menurutnya, ada dua kebiasaan yang diterapkan Jennifer Coppen sejak Kamari masih bayi yang dinilai berkontribusi terhadap perkembangan emosional sang anak.

Tidak Diberi Gula Tambahan Sebelum Usia 2 Tahun

Menurut Syifa, salah satu hal yang cukup konsisten dilakukan Jennifer adalah menerapkan pola makan tanpa gula tambahan untuk Kamari sebelum usia dua tahun.

Ia menjelaskan bahwa konsumsi gula berlebih pada anak dapat memicu lonjakan energi secara cepat atau yang sering dikenal sebagai sugar rush. Setelah itu, anak biasanya mengalami penurunan energi secara drastis (sugar crash), yang berpotensi memengaruhi suasana hati dan perilaku.

“Anak kecil yang terlalu sering mengonsumsi gula tambahan rentan mengalami fluktuasi energi dan emosi yang membuat mereka lebih mudah reaktif, sulit fokus, dan rentan tantrum,” tulis Syifa.

Ia juga menyoroti keputusan Jennifer yang tetap menghindari penggunaan gula tambahan saat membuat kue ulang tahun pertama Kamari.

Menurut Syifa, kebiasaan tersebut dapat membantu anak mengembangkan kemampuan regulasi emosi, fokus, serta perkembangan kognitif yang lebih optimal pada masa pertumbuhan.

Dibiasakan Mengonsumsi Real Food

Selain membatasi gula tambahan, Kamari juga disebut lebih banyak mengonsumsi real food atau makanan utuh dibandingkan makanan instan dan makanan olahan tinggi natrium.

Syifa menjelaskan bahwa pola makan berbasis makanan utuh dapat mendukung kesehatan mikrobioma usus yang memiliki hubungan erat dengan fungsi otak dan perilaku anak.

Dalam dunia kesehatan dikenal istilah gut-brain axis, yaitu hubungan dua arah antara sistem pencernaan dan otak. Kesehatan usus yang baik diyakini berperan dalam produksi berbagai neurotransmiter, termasuk serotonin yang berkaitan dengan suasana hati dan rasa tenang.

“Usus yang sehat dapat membantu tubuh memproduksi neurotransmiter yang berhubungan dengan ketenangan, fokus, dan kemampuan anak dalam merespons stimulasi di sekitarnya,” jelasnya.

Gizi Bukan Sekadar Soal Berat Badan

Syifa menilai pola asuh makan yang diterapkan Jennifer sejak masa MPASI menunjukkan bahwa nutrisi tidak hanya berpengaruh pada pertumbuhan fisik anak, tetapi juga perkembangan perilaku dan kecerdasan emosional.

Menurutnya, kebiasaan makan yang sehat sejak dini dapat menjadi investasi jangka panjang bagi tumbuh kembang anak, termasuk dalam kemampuan mengelola emosi dan beradaptasi dengan lingkungan sosial.

Penampilan Kamari yang terlihat tenang saat menghadiri acara besar pun kembali menjadi perhatian publik. Meski demikian, Syifa menegaskan bahwa perkembangan perilaku anak dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya pola makan yang diterapkan secara konsisten sejak usia dini.

  • Tips Parenting Jennifer Coppen
  • Kamari di Pernikahan Jennifer Coppen

Redaktur: Fitrya A Kusumah

Penulis: Fitrya A Kusumah

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.