5 Amalan Malam 1 Muharram Lengkap dengan Doa, Keutamaan, dan Dalilnya

Senin, 15 Jun 2026, 13:00 WIB

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Malam 1 Muharram menjadi momen istimewa bagi umat Islam karena menandai pergantian tahun dalam kalender Hijriah. Selain menjadi awal tahun baru Islam, bulan Muharram juga termasuk salah satu bulan yang dimuliakan atau Asyhurul Hurum, sehingga banyak umat Muslim memanfaatkannya untuk memperbanyak ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Ada sejumlah amalan yang dapat dilakukan untuk menyambut datangnya 1 Muharram. Mulai dari membaca doa awal dan akhir tahun, berpuasa sunah, hingga memperbanyak dzikir dan membaca Al-Qur'an.

Ket. Foto: Malam 1 Muharram. — Sumber: freepik

1. Membaca Doa Awal Tahun Hijriah

Salah satu amalan yang banyak dilakukan saat malam 1 Muharram adalah membaca doa awal tahun sebanyak tiga kali setelah salat Magrib. Doa ini berisi permohonan perlindungan kepada Allah SWT agar dijauhkan dari godaan setan serta diberi kekuatan menjalani tahun yang baru dengan penuh kebaikan.

Doa Awal Tahun:

اَللّٰهُمَّ أَنْتَ الأَبَدِيُّ القَدِيمُ الأَوَّلُ وَعَلَى فَضْلِكَ العَظِيْمِ وَكَرِيْمِ جُوْدِكَ المُعَوَّلُ، وَهٰذَا عَامٌ جَدِيْدٌ قَدْ أَقْبَلَ، أَسْأَلُكَ العِصْمَةَ فِيْهِ مِنَ الشَّيْطَانِ وَأَوْلِيَائِهِ، وَالعَوْنَ عَلَى هٰذِهِ النَّفْسِ الأَمَّارَةِ بِالسُّوْءِ، وَالاِشْتِغَالَ بِمَا يُقَرِّبُنِيْ إِلَيْكَ زُلْفَى يَا ذَا الجَلَالِ وَالإِكْرَامِ

Latin:

Allâhumma antal abadiyyul qadîmul awwal. Wa ‘alâ fadhlikal ‘azhîmi wa karîmi jûdikal mu‘awwal. Hâdzâ ‘âmun jadîdun qad aqbal. As’alukal ‘ishmata fîhi minas syaithâni wa auliyâ’ih, wal ‘auna ‘alâ hâdzihin nafsil ammârati bis sû’i, wal isytighâla bimâ yuqarribunî ilaika zulfâ, yâ dzal jalâli wal ikrâm.

Artinya:

“Ya Allah, Engkau adalah Tuhan Yang Maha Abadi, Maha Terdahulu dan Maha Awal. Dengan karunia-Mu yang agung dan kemurahan-Mu yang mulia aku memohon pertolongan. Tahun baru ini telah datang, maka aku memohon perlindungan kepada-Mu dari godaan setan dan para pengikutnya. Aku juga memohon pertolongan-Mu untuk mengendalikan hawa nafsu yang selalu mengajak kepada keburukan serta memohon agar Engkau membimbingku melakukan segala hal yang dapat mendekatkanku kepada-Mu. Wahai Tuhan Yang Maha Memiliki Keagungan dan Kemuliaan.”

2. Membaca Doa Akhir Tahun

Selain menyambut tahun baru, umat Islam juga dianjurkan melakukan muhasabah atau introspeksi diri atas perjalanan selama setahun terakhir. Salah satu caranya adalah dengan membaca doa akhir tahun sebagai bentuk permohonan ampun atas kesalahan yang pernah dilakukan.

Doa Akhir Tahun:

اَللّٰهُمَّ مَا عَمِلْتُ مِنْ عَمَلٍ فِي هٰذِهِ السَّنَةِ مَا نَهَيْتَنِي عَنْهُ وَلَمْ أَتُبْ مِنْهُ وَحَلُمْتَ فِيْها عَلَيَّ بِفَضْلِكَ بَعْدَ قُدْرَتِكَ عَلَى عُقُوْبَتِيْ وَدَعَوْتَنِيْ إِلَى التَّوْبَةِ مِنْ بَعْدِ جَرَاءَتِيْ عَلَى مَعْصِيَتِكَ فَإِنِّي اسْتَغْفَرْتُكَ فَاغْفِرْلِيْ وَمَا عَمِلْتُ فِيْهَا مِمَّا تَرْضَى وَوَعَدْتَّنِي عَلَيْهِ الثَّوَابَ فَأَسْئَلُكَ أَنْ تَتَقَبَّلَ مِنِّيْ وَلَا تَقْطَعْ رَجَائِيْ مِنْكَ يَا كَرِيْمُ

Latin:

Allâhumma mâ ‘amiltu min ‘amalin fî hâdzihis sanati mâ nahaitanî ‘anhu, wa lam atub minhu, wa hamalta fîhâ ‘alayya bi fadhlika ba‘da qudratika ‘alâ ‘uqûbatî, wa da‘autanî ilat taubati min ba‘di jarâ’atî ‘alâ ma‘shiyatik. Fa innî astaghfiruka, faghfirlî wa mâ ‘amiltu fîhâ mimmâ tardhâ, wa wa‘attanî ‘alaihits tsawâba, fa’as’aluka an tataqabbala minnî wa lâ taqtha‘ rajâ’î minka yâ karîm.

Artinya:

“Ya Allah, aku memohon ampun atas segala perbuatan di tahun ini yang Engkau larang namun belum sempat aku sesali. Aku juga memohon ampun atas dosa-dosa yang Engkau tunda hukumannya karena kemurahan-Mu, padahal Engkau berkuasa untuk menghukumku. Aku memohon agar Engkau menerima seluruh amal yang Engkau ridhai dan yang telah Engkau janjikan pahala atasnya. Janganlah Engkau memutus harapanku kepada-Mu, wahai Tuhan Yang Maha Pemurah.”

3. Menjalankan Puasa Sunah Muharram

Puasa di bulan Muharram termasuk amalan yang sangat dianjurkan. Dalam hadis riwayat Muslim disebutkan bahwa puasa paling utama setelah Ramadan adalah puasa yang dilakukan pada bulan Muharram.

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ، قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: أَفْضَلُ الصِّيَامِ بَعْدَ رَمَضَانَ شَهْرُ اللهِ الْمُحَرَّمُ، وَأَفْضَلُ الصَّلاَةِ بَعْدَ الفَرِيضَةِ صَلاَةُ اللَّيْلِ. (رواه مسلم)

Artinya:

“Dari Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda: ‘Puasa yang paling utama setelah puasa Ramadan adalah puasa pada bulan Allah, yaitu Muharram. Dan salat yang paling utama setelah salat wajib adalah salat malam.’” (HR Muslim)

Dalam riwayat lain disebutkan pula keutamaan berpuasa di bulan Muharram.

عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُمَا، قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: مَنْ صَامَ يَوْمَ عَرَفَةَ كَأَنَّ لَهُ كَفَّارَةَ سَنَتَيْنِ، وَمَنْ صَامَ يَوْمًا مِنَ الْمُحَرَّمِ فَلَهُ بِكُلِّ يَوْمٍ ثَلَاثُونَ يَوْمًا. (رواه الطبراني)

Artinya:

“Dari Ibnu Abbas RA, Rasulullah SAW bersabda: ‘Barang siapa berpuasa pada hari Arafah maka baginya penghapus dosa selama dua tahun. Dan barang siapa berpuasa satu hari di bulan Muharram, maka baginya pahala seperti berpuasa tiga puluh hari.’” (HR At-Thabarani)

4. Memperbanyak Sholawat dan Istighfar

Malam pergantian tahun Hijriah juga bisa diisi dengan memperbanyak membaca sholawat kepada Nabi Muhammad SAW dan memperbanyak istighfar. Amalan ini menjadi bentuk permohonan ampun sekaligus harapan agar Allah SWT melimpahkan rahmat, keberkahan, serta petunjuk dalam menjalani tahun yang baru.

Dengan memperbanyak dzikir, hati menjadi lebih tenang dan semakin dekat kepada Allah SWT.

5. Membaca Al-Qur’an dan Memperbanyak Amal Saleh

Membaca Al-Qur’an merupakan ibadah yang dianjurkan kapan saja, termasuk pada malam 1 Muharram. Selain memperoleh pahala, membaca Al-Qur’an juga menjadi sarana untuk meningkatkan keimanan dan mempererat hubungan dengan Allah SWT.

Tidak hanya itu, umat Islam juga dianjurkan memperbanyak amal saleh, berbagi kepada sesama, serta memperkuat silaturahmi. Dengan demikian, pergantian tahun Hijriah dapat menjadi momentum untuk memulai kehidupan yang lebih baik dan penuh keberkahan.

  • Malam 1 Suro
  • 1 muharram

Redaktur: Afifa Khoirunnisa

Penulis: Afifa Khoirunnisa

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.