Nama Haldy Sabri Ikut Terseret, Begini Awal Polemik Adegan Dewasa Film Ratu Sofya

Ket. Ratu Sofya

Doc: Instagram/ratusfy_

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Nama Haldy Sabri, suami Irish Bella, ikut terseret dalam kasus yang melibatkan aktris Ratu Sofya dengan produser dan co-produser film Dosa: Penebusan atau Pengampunan, Reza Aditya dan Putri Masyita.

Perseteruan tersebut kini bergulir di ranah hukum setelah Ratu Sofya melaporkan keduanya ke Polda Metro Jaya karena merasa nama baiknya dicemarkan.

Pelaporan tersebut turut menyeret rumah produksi film Dosa: Penebusan atau Pengampunan yang diketahui merupakan milik Haldy Sabri.

Suami Irish Bella itu diketahui merupakan pemilik HAS Creative Production, perusahaan media yang menaungi sejumlah kanal YouTube populer, termasuk PWK (Podcast Warung Kopi), sekaligus rumah produksi yang menggarap film tersebut.

Polemik ini bermula dari somasi yang dilayangkan pihak rumah produksi kepada Ratu Sofya. Somasi tersebut berkaitan dengan sikap Ratu Sofya yang disebut tidak bersedia ikut mempromosikan film meski dirinya merupakan pemeran utama dalam proyek tersebut.

Menanggapi polemik yang berkembang, Reza Aditya selaku produser menyatakan bahwa selama proses produksi berlangsung tidak pernah ada keberatan maupun keluhan yang disampaikan oleh Ratu Sofya. Ia bahkan menilai sang aktris terlihat menikmati seluruh rangkaian produksi sejak awal.

"Padahal sebelum masalah ini terjadi, saudari RS ini dari awal proses casting, dari reading, dan dari proses syuting, dia sangat fun dan sangat nyaman di lokasi syuting. Dan tidak ada keresahan yang kita terima, tidak ada komplain yang kita terima juga," jelas Reza Aditya.

Selain itu, Reza juga memberikan tanggapan terkait adegan dewasa yang sebelumnya dipermasalahkan oleh Ratu Sofya. Ia membenarkan adanya adegan tersebut dalam film, namun menegaskan bahwa penyajiannya tidak dibuat secara vulgar.

"Nah, yang RS ini yang lempar isu kalau memang ada adegan sex scene di film kita. Memang benar, tapi kita juga tidak sangat mengekspos itu karena bukan cuma sekadar sex scene yang kita mau tampilin di film," tutur Reza.

"Ini ada filosofinya, ini ada ceritanya. Bukan kita ngejual, 'Oh, ini karena ada adegan sex scene jadi kita jualan nih film', nggak gitu. Kita juga bikinnya masih dengan batas-batas yang ya kita tahulah batasnya, enggak vulgar dan tidak mengarah ke pornografi," lanjutnya.

Sebelumnya, Ratu Sofya sempat menceritakan pengalamannya saat menjalani syuting film tersebut dalam sebuah podcast.

"Gue harus main film yang ada adegan nggak pantes untuk mendapatkan bayaran besar," kata Ratu Sofya kala itu.

Tak hanya itu, Ratu Sofya juga mengungkapkan bahwa selama proses syuting adegan intim berlangsung, tidak ada intimacy coordinator yang mendampingi. Ia juga menyebut pihak produksi tidak menyediakan body double untuk adegan tersebut.

Hingga saat ini, kasus antara rumah produksi film Dosa: Penebusan atau Pengampunan dan Ratu Sofya masih terus bergulir di kepolisian.

Kirim
Tulisan Terkait
FAVORIT PEMBACA

TERBARU
PILIHAN