Fiersa Besari Soroti Melemahnya Nilai Tukar Rupiah, Ajak Publik Lebih Peka pada Kondisi Ekonomi

Minggu, 07 Jun 2026, 12:00 WIB

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Musisi sekaligus penulis Fiersa Besari kembali menyuarakan pandangannya mengenai isu sosial dan ekonomi yang sedang menjadi perhatian publik.

Kali ini, ia menyoroti kondisi nilai tukar Rupiah yang mengalami tekanan terhadap mata uang asing dan menilai bahwa situasi tersebut tidak bisa dianggap sebagai persoalan biasa.

Ket. Foto: Fiersa Besari tanggapi tentang kenaikan dollar — Sumber: Threads/@fiersabesari

Melalui pernyataannya, Fiersa menyampaikan kritik terhadap cara sebagian pihak memandang kondisi ekonomi nasional.

Menurutnya, data dan fakta ekonomi memiliki kemampuan untuk menunjukkan keadaan yang sebenarnya, terlepas dari narasi yang berusaha dibangun oleh pihak mana pun.

“Pemerintah bisa bersikap seolah semuanya baik-baik saja, tetapi melemahnya nilai tukar Rupiah tidak bisa berbohong. Ada yang salah dengan negeri ini, dan yang lebih menyedihkan, para pemimpinnya seakan tidak mau menerima kenyataan,” tulis Fiersa di laman Threads miliknya.

Pernyataan tersebut langsung menarik perhatian banyak warganet. Sebagian mendukung pandangan Fiersa karena dianggap mewakili keresahan masyarakat yang merasakan dampak ekonomi secara langsung.

Kenaikan harga kebutuhan pokok, biaya hidup yang terus meningkat, hingga ketidakpastian kondisi ekonomi global menjadi alasan mengapa isu nilai tukar Rupiah mendapat perhatian luas.

Bagi sebagian masyarakat, pelemahan Rupiah bukan sekadar angka yang muncul dalam laporan ekonomi. Nilai tukar yang menurun dapat berpengaruh pada berbagai sektor, mulai dari harga barang impor, biaya produksi industri, hingga daya beli masyarakat.

Ketika Rupiah melemah, sejumlah komoditas yang bergantung pada impor berpotensi mengalami kenaikan harga, yang pada akhirnya dirasakan oleh konsumen.

Fiersa dikenal sebagai figur publik yang kerap menyampaikan opini mengenai berbagai isu di luar dunia hiburan. Dengan gaya bahasa yang lugas, ia sering mengajak pengikutnya untuk lebih kritis terhadap berbagai persoalan yang terjadi di sekitar mereka.

Oleh karena itu, pernyataannya mengenai kondisi Rupiah pun memicu diskusi yang cukup panjang di media sosial.

Di sisi lain, tidak sedikit pula yang mengingatkan bahwa pergerakan nilai tukar mata uang dipengaruhi oleh banyak faktor, termasuk kondisi ekonomi global, kebijakan moneter internasional, hingga dinamika pasar keuangan dunia.

Karena itu, pelemahan Rupiah tidak selalu dapat dikaitkan dengan satu faktor tertentu saja.

Meski demikian, kritik yang disampaikan Fiersa menunjukkan adanya harapan agar para pemimpin dan pengambil kebijakan lebih terbuka dalam melihat tantangan yang sedang dihadapi bangsa.

Transparansi, evaluasi kebijakan, serta komunikasi yang jujur kepada publik dianggap penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat.

Pernyataan tersebut pada akhirnya menjadi pengingat bahwa kondisi ekonomi merupakan isu yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Terlepas dari perbedaan pandangan yang muncul, diskusi mengenai nilai tukar Rupiah dan dampaknya terhadap masyarakat tetap menjadi topik penting yang layak mendapat perhatian bersama.*

  • Fiersa Besari Soroti Melemahnya Nilai Tukar Rupiah

Redaktur: Weti Aprianti

Penulis: Weti Aprianti

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.