Menembus Batas Nalar! Intip Gaun-Gaun 'Aneh' dan Eksperimental Iris van Herpen di Brooklyn Museum
Kamis, 04 Jun 2026, 15:00 WIBJAKARTA, KUCANTIK.COM - Pameran retrospektif "Iris van Herpen: Sculpting the Senses" di Brooklyn Museum sukses memikat sekaligus membuat dahi pengunjung mengernyit heran.
Bukan sekadar pameran mode biasa, eksibisi yang berlangsung hingga 6 Desember 2026 ini memamerkan lebih dari 140 karya adibusana yang mendobrak batas kewajaran dunia fashion lewat eksperimen sains ekstrem.
Iris van Herpen membuktikan bahwa pakaian tidak hanya dibuat dari kain sutra atau katun, melainkan dari material yang tidak pernah terpikirkan sebelumnya. Berikut adalah deretan koleksi paling aneh, ajaib, dan visioner yang paling menyita perhatian pengunjung:
1. Manipulasi Gravitasi Lewat Gaun Medan Magnet

Sumber: irisvanherpen.com
Salah satu instalasi paling gila dalam pameran ini adalah gaun yang dibuat menggunakan teknik manipulasi magnetik. Iris tidak menjahit bahan ini, melainkan "menumbuhkan" struktur pakaian menggunakan resin khusus yang dicampur dengan bubuk besi.
Dengan bantuan medan magnet kuat saat proses pembuatan, material tersebut tertarik ke atas membentuk duri-duri tajam dan lekukan organik yang tampak melawan gravitasi, menghasilkan siluet gelap yang terlihat hidup sekaligus intimidatif.
2. Ilusi Optik dari Lembaran Plastik Potongan Laser

Sumber: irisvanherpen.com
Dalam beberapa koleksi gaunnya, Iris menciptakan ilusi visual yang membuat mata pemandangannya pusing sekaligus takjub. Menggunakan ribuan lembar plastik mika transparan ultra-tipis yang dipotong presisi menggunakan laser, gaun ini disusun berlapis-lapis membentuk pola geometris.
Saat model atau manekin bergerak sedikit saja, gaun tersebut memancarkan distorsi optik gelombang air yang tampak bergetar dan berpendar, mengaburkan batas nyata tubuh pemakainya.
3. Gaun Tengkorak Hasil Cetak 3D Pertama di Dunia

Sumber: irisvanherpen.com
Iris van Herpen merupakan pionir yang membawa teknologi 3D printing (cetak tiga dimensi) ke panggung haute couture. Di museum ini, pengunjung bisa melihat langsung gaun legendaris berbentuk mirip struktur tulang belulang putih dan cangkang eksoskeleton hewan purba.
Pakaian kaku namun ergonomis ini dicetak secara digital menggunakan bahan polimer sintetis, menciptakan estetika "tulang luar" yang menyeramkan sekaligus sangat indah.
4. Eksplorasi Organisme Laut dan Ubur-Ubur Hidup

Sumber: irisvanherpen.com
Nuansa bawah laut yang aneh diadopsi lewat koleksi Sympoiesis. Berkolaborasi dengan seniman kinetik, Iris menciptakan gaun yang meniru anatomi ubur-ubur laut dalam.
Menggunakan bahan seringan udara, gaun-gaun ini dilengkapi dengan mekanisme mikro yang membuat kelopak-kelopak busana dapat mengembang dan mengempis secara mandiri. Manekin di dalam pameran tampak seperti makhluk transparan yang sedang bernapas di dalam air.
Retrospektif Akbar: Sculpting the Senses di Brooklyn Museum
Bagi para pencinta mode yang ingin menyaksikan langsung rekam jejak revolusioner sang desainer selama 19 tahun terakhir, pameran retrospektif "Iris van Herpen: Sculpting the Senses" telah resmi dibuka untuk umum.
Berlangsung dari tanggal 16 Mei hingga 6 Desember 2026 di Brooklyn Museum, New York, eksibisi berskala besar ini menjadi debut pameran tunggal perdana Iris di Amerika Utara.
Pameran ini mengurasi lebih dari 140 karya adibusana (haute couture) legendaris yang bersanding langsung dengan artefak kontemporer serta spesimen sejarah alam.
Pengunjung dapat melihat dari dekat evolusi teknik 3D printing pertama di dunia mode, manipulasi magnetik pada kain, hingga gaun-gaun ikonik yang pernah melekat pada bintang dunia seperti Beyoncé dan Lady Gaga.
Melalui pameran ini, Iris mengajak penonton bertualang melintasi ruang dan waktu mulai dari eksplorasi ekosistem laut terdalam hingga batas terluar alam semesta.
- Pameran Iris van Herpen di Brooklyn Museum
- Iris van Herpen
Redaktur: Fitrya A Kusumah
Penulis: Fitrya A Kusumah
Berita Terbaru
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.