- Home
-
- Entertainment
-
- Jennifer Coppen Ungkap M...
Jennifer Coppen Ungkap Masa Tersulit Usai Dali Wassink Meninggal, Kini Bersiap Menatap Babak Baru Kehidupan
Minggu, 31 Mei 2026, 14:45 WIBJAKARTA, KUCANTIK.COM - Jennifer Coppen akhirnya membuka cerita mengenai masa-masa paling kelam yang pernah ia alami setelah kepergian sang suami, Dali Wassink, akibat kecelakaan motor.
Di balik berbagai unggahan dan penampilan yang terlihat tegar di media sosial, Jennifer mengaku kenyataan yang ia hadapi jauh lebih berat daripada yang diketahui publik.
Dalam sebuah perbincangan, Jennifer mengungkapkan bahwa hidupnya sempat berada dalam titik yang sangat sulit.
Ia menegaskan bahwa kondisi emosional dan mentalnya saat itu jauh lebih buruk dibandingkan apa yang terlihat dari luar.
"It was actually really bad. Like lebih buruk daripada yang dilihat di sosial media," ujar Jennifer, dikutip Kucantik.com, Minggu (31/05).
Menurutnya, kehilangan pasangan hidup secara mendadak meninggalkan luka yang sangat dalam.
Ia harus menghadapi kesedihan, kebingungan, sekaligus tanggung jawab besar sebagai seorang ibu yang kini membesarkan anak seorang diri.Â
Tekanan emosional yang terus menumpuk bahkan berdampak pada kondisi kesehatannya.
Jennifer mengaku sempat mengalami kecemasan berlebihan dan serangan panik yang membuatnya berkali-kali mendatangi rumah sakit.
Rasa takut dan kekhawatiran yang muncul hampir setiap saat membuat dirinya merasa ada sesuatu yang tidak beres dengan tubuhnya.
"Benar-benar buruk banget sampai, it got to a point where, aku bisa dalam sebulan itu bolak-balik rumah sakit empat kali karena aku selalu mikir something is wrong with me. So, aku waktu itu dealing with anxiety dan panic attack," tuturnya.
Situasi tersebut menjadi salah satu fase paling berat dalam hidup Jennifer. Selain harus berduka atas kehilangan suami, ia juga harus berjuang melawan kondisi mental yang terus mengganggu aktivitas sehari-hari. Tidak sedikit momen ketika ia merasa lelah dan kehilangan arah.
Meski demikian, Jennifer berusaha bangkit perlahan. Salah satu alasan terbesar yang membuatnya tetap kuat adalah putri semata wayangnya, Kamari.
Kehadiran sang anak menjadi sumber motivasi untuk terus melanjutkan hidup dan menata masa depan yang lebih baik.
Jennifer menyadari bahwa Kamari masih membutuhkan sosok ibu yang sehat, kuat, dan mampu memberikan kasih sayang penuh.
Pemikiran itulah yang akhirnya mendorongnya untuk mencari cara agar bisa berdamai dengan kehilangan serta kembali menjalani kehidupan secara normal.
Perjalanan pemulihan tersebut tentu tidak berlangsung instan. Jennifer membutuhkan waktu untuk menerima kenyataan, mengelola kesedihan, dan membangun kembali kepercayaan dirinya. Namun seiring berjalannya waktu, ia mulai menemukan harapan baru.
Kini, Jennifer berada di fase yang berbeda dalam hidupnya. Setelah melewati berbagai cobaan dan proses penyembuhan yang panjang, ia dikabarkan tinggal menghitung hari menuju pernikahan dengan pesepak bola Justin Hubner.
Kabar tersebut menjadi tanda bahwa Jennifer perlahan berhasil membuka lembaran baru, tanpa melupakan kenangan bersama Dali Wassink yang pernah menjadi bagian penting dalam hidupnya.
Bagi Jennifer, perjalanan ini bukan tentang melupakan masa lalu, melainkan belajar menerima kehilangan dan tetap melangkah demi masa depan dirinya serta Kamari.
- Jennifer Coppen
- Dali Wassink
Redaktur: Weti Aprianti
Penulis: Weti Aprianti
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.