Tren Date Cancelled Viral di Medsos, Hal Sepele Kini Bisa Jadi Alasan Batal Kencan

Minggu, 24 Mei 2026, 21:15 WIB

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Media sosial belakangan ini diramaikan dengan tren “date cancelled” yang viral di berbagai platform seperti X, Threads, TikTok, hingga Instagram. Tren tersebut berisi curhatan warganet tentang alasan mereka membatalkan kencan atau memilih tidak melanjutkan pendekatan dengan seseorang.

Fenomena ini menarik perhatian karena alasan pembatalan kencan yang dibagikan sangat beragam. Ada yang disebabkan oleh hal serius, namun tidak sedikit pula yang muncul karena kebiasaan kecil yang dianggap mengganggu atau membuat ilfeel.

Ket. Foto: Unggahan warganet di Threads terkait tren date cancelled. — Sumber: threads.com/@currynach

Secara harfiah, “date cancelled” berarti kencan yang dibatalkan. Namun di media sosial, istilah ini berkembang menjadi format candaan sekaligus ruang berbagi pengalaman soal hubungan dan pendekatan dengan pasangan potensial.

Berikut beberapa fakta menarik soal tren date cancelled yang sedang ramai dibahas:

1. Berawal dari Curhatan warganet di Media Sosial

Tren ini muncul dari unggahan warganet yang membagikan pengalaman unik saat gagal kencan. Format yang digunakan biasanya berbunyi, “Date cancelled, soalnya…” lalu diikuti alasan tertentu yang dianggap lucu, aneh, atau bahkan absurd.

Beberapa unggahan berisi alasan receh, sementara lainnya mengangkat sikap pasangan yang dianggap sebagai tanda bahaya atau red flag dalam hubungan.

2. Viral Berkat Threads dan X

Date cancelled mulai ramai diperbincangkan setelah seorang pengguna Threads membagikan pengalamannya membatalkan kencan karena gebetannya salah menyebut nama tempat terkenal di Jakarta.

Unggahan tersebut kemudian memicu banyak orang ikut membagikan pengalaman serupa. Tren ini dengan cepat menyebar ke platform lain karena dianggap relate dengan pengalaman banyak orang saat menjalani masa pendekatan.

3. Hal Kecil Bisa Jadi Alasan Batal Kencan

Salah satu hal yang membuat tren ini menarik adalah alasan pembatalan kencan yang terkadang sangat sederhana. Mulai dari cara mengetik pesan, gaya chatting, hingga kebiasaan tertentu bisa membuat seseorang kehilangan ketertarikan.

Beberapa contoh yang ramai dibahas warganet antara lain:

  • Cara menulis kata yang dianggap salah saat chatting
  • Kebiasaan terlalu sering membahas mantan
  • Sikap berlebihan saat baru kenal
  • Cara berbicara yang dianggap tidak nyambung
  • Hal receh seperti zodiak atau selera humor

Meski terdengar sepele, banyak orang merasa kenyamanan dalam komunikasi memang menjadi faktor penting saat mengenal seseorang.

4. Jadi Ruang Diskusi Soal Red Flag dalam Hubungan

Tren ini juga berkembang menjadi forum diskusi tentang standar hubungan dan kecocokan pasangan. Banyak warganet ikut menilai apakah alasan seseorang membatalkan kencan termasuk valid atau justru terlalu berlebihan.

Dari sini muncul pembahasan soal “micro red flag”, yaitu kebiasaan kecil yang kini lebih diperhatikan dalam proses pendekatan. Mulai dari cara membalas chat, sikap terhadap orang lain, hingga etika sederhana dianggap bisa menunjukkan karakter seseorang.

5. Mengingatkan Agar Tidak Terlalu Cepat Menghakimi

Meski banyak unggahan dibuat dengan nada bercanda, tren ini juga memunculkan pengingat agar orang tidak terlalu cepat menilai seseorang hanya dari kebiasaan kecil.

Tidak semua hal bisa langsung dianggap sebagai red flag serius dalam hubungan. Ada perbedaan antara preferensi pribadi, kebiasaan unik, dan perilaku yang benar-benar perlu diwaspadai.

Fenomena date cancelled pun memperlihatkan bagaimana generasi sekarang semakin sadar terhadap kenyamanan emosional dan kecocokan saat menjalin hubungan. Meski dibalut humor, tren ini sukses membuka banyak diskusi menarik tentang cara orang memandang hubungan di era media sosial.

  • Relationship
  • tren kencan

Redaktur: Afifa Khoirunnisa

Penulis: Afifa Khoirunnisa

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.