Pantesan Panjang Umur! Ini 5 Makanan yang Pantang Dikonsumsi Orang Jepang, Ada Hot Dog dan Sereal

Ket. Ilustrasi orang Jepang makan sushi.

Doc: Istimewa

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Masyarakat Jepang sejak lama dikagumi karena memiliki angka harapan hidup yang sangat tinggi di dunia.

Berdasarkan data terbaru, rata-rata usia harapan hidup di sana mampu mencapai 85,1 tahun. Rahasia di balik umur panjang ini ternyata bukan sekadar faktor genetik, melainkan komitmen kuat dalam menjalankan gaya hidup sehat dan aktif.

Selain rutin berolahraga, orang Jepang sangat selektif dalam memilih makanan dan memiliki daftar pantangan makanan tertentu demi menjaga kesehatan tubuh dari risiko penyakit kronis.

5 Jenis Makanan yang Dihindari Orang Jepang demi Menjaga Kesehatan

Berikut adalah beberapa makanan yang dihindari dalam pola makan harian masyarakat Jepang guna mempertahankan kebugaran dan umur panjang:

1. Hamburger

Meskipun menjadi salah satu makanan cepat saji paling populer di dunia, hamburger justru dihindari oleh mayoritas masyarakat Jepang. Makanan ini diketahui tinggi akan kandungan garam, lemak trans, dan lemak jenuh.

Mengonsumsinya secara berkala dapat memicu lonjakan kadar kolesterol jahat (LDL) di dalam darah yang berbahaya bagi jantung.

2. Hot Dog

Sama halnya dengan burger, hot dog juga masuk dalam daftar makanan yang dijauhi. Menurut pakar nutrisi Michiko Tomioka, MBA, RDN, produk daging olahan seperti sosis pada hot dog menyimpan kadar lemak jenuh dan natrium yang sangat tinggi.

Konsumsi zat-zat tersebut dalam jangka panjang dapat meningkatkan risiko munculnya penyakit mematikan, termasuk kanker kolorektal dan kanker payudara.

3. Sereal Sarapan yang Manis

Banyak sereal siap saji di pasaran yang diformulasikan dengan tambahan gula atau pemanis buatan dalam jumlah tinggi. Orang Jepang sangat membatasi konsumsi sereal jenis ini karena gula berlebih dapat memicu obesitas, tekanan darah tinggi, hingga diabetes.

Alih-alih sereal instan, mereka lebih memilih menu sarapan tradisional yang padat nutrisi seperti natto, onigiri, sup miso, atau nasi dengan tamagoyaki (telur dadar gulung).

4. Permen

Kudapan manis seperti permen juga jarang dikonsumsi dalam keseharian masyarakat Jepang. Selain dapat menaikkan kadar gula darah dengan cepat, banyak jenis permen yang menggunakan tambahan pati jagung.

Kandungan ini jika dikonsumsi berlebihan dinilai dapat memberikan dampak buruk bagi kesehatan organ otak dan jantung.

5. Keju Krim (Cream Cheese)

Walaupun produk olahan susu umumnya dikenal sebagai sumber kalsium dan protein yang baik, hal ini tidak berlaku untuk keju krim. Jenis keju ini memiliki kadar kolesterol yang sangat tinggi, di mana dalam satu ons saja bisa terkandung sekitar 27 miligram kolesterol.

Oleh karena itu, keju krim menjadi salah satu produk yang dihindari demi menjaga kesehatan pembuluh darah.

Disiplin dalam menghindari makanan tinggi lemak jenuh, garam, dan gula buatan menjadi pilar penting di balik kebugaran masyarakat Jepang hingga usia senja.

Dengan mengganti makanan cepat saji dan camilan manis dengan hidangan lokal yang segar serta difermentasi secara alami, mereka berhasil mempertahankan fungsi organ tubuh tetap optimal sepanjang hidup.

Kirim
Tulisan Terkait
FAVORIT PEMBACA

TERBARU
PILIHAN