Kronologi SKIMS Kim Kardashian Terseret Isu Pengiriman Kokain Senilai Rp166 miliar

Rabu, 20 Mei 2026, 11:30 WIB

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Dunia hiburan dan bisnis fashion dibuat heboh setelah pengiriman produk dari merek shapewear milik Kim Kardashian, SKIMS, dikaitkan dengan kasus penyelundupan kokain bernilai fantastis. Namun, pihak perusahaan langsung bergerak cepat memberikan klarifikasi tegas, SKIMSsama sekali tidak memiliki keterlibatan dalam kejahatan tersebut.

Kisah mengejutkan ini berawal dari pengungkapan operasi penyelundupan narkoba oleh pihak berwenang di Inggris. Seorang sopir truk bernama Jakub Jan Konkel dijatuhi hukuman 13 tahun 6 bulan penjara oleh Chelmsford Crown Court di Essex setelah terbukti mengangkut kokain senilai sekitar USD 9,4 juta. Ia diketahui membawa 28 palet pakaian SKIMS dari Belanda ke Inggris pada September lalu.

20260520112501_HIsAAZiXYAAXsE7.jpg

Ket. Foto: Kim Kardashian. — Sumber: Istimewa

Dok. Istimewa

Sopir truk bernama Jakub Jan Konkel yang membawa kokain dengan menyeret brand SKIMS.

Saat truk tiba di Pelabuhan Harwich, petugas Border Force mencurigai muatan tersebut dan melakukan pemeriksaan lebih mendalam. Di bagian belakang trailer, mereka menemukan 90 paket kokain yang disembunyikan secara rapi. Meski muatannya berupa pakaian shapewear, penyelundup ternyata memanfaatkannya sebagai kedok untuk membawa narkoba kelas berat tersebut.

Pihak SKIMS segera mengeluarkan pernyataan resmi setelah kabar ini meledak di media internasional. Mereka menegaskan bahwa perusahaan tidak mengetahui aktivitas kriminal apa pun yang melibatkan pengiriman produk mereka.

Dalam pernyataannya, juru bicara SKIMS mengatakan kepada TMZ, “SKIMS mengetahui berita yang melibatkan pengiriman produk kami. Kami ingin memperjelas, SKIMS sama sekali tidak mengetahui aktivitas kriminal tersebut. Kami tidak memiliki hubungan apa pun dengan operasi penyelundupan, sopir truk, atau pihak pengangkut.”

Pihak berwenang juga menekankan seluruh produk SKIMS dalam pengiriman tersebut legal dan tidak ada yang bermasalah. Produk pakaian itu hanya dijadikan alat penyamaran untuk menyelundupkan narkoba bernilai jutaan dolar.

Konkel awalnya membantah mengetahui adanya narkoba di dalam trailer. Namun, dalam proses penyidikan, ia akhirnya mengakui bahwa dirinya setuju menyelundupkan kokain tersebut dengan bayaran sekitar USD 5.300. Setelah itu, ia pun mengubah pernyataannya dan mengaku bersalah di pengadilan.

Kasus ini menunjukkan bagaimana jaringan narkoba internasional bisa memanfaatkan pengiriman barang legal untuk melancarkan aksinya. Meski demikian, jelas bahwa SKIMS dan Kim Kardashian tidak ada hubungannya sama sekali dengan penyelundupan tersebut.

Operasi besar ini menjadi pengingat bahwa kejahatan terorganisir dapat bersembunyi di balik apa pun, bahkan di balik pengiriman brand fashion ternama dunia. Sementara itu, SKIMS kini fokus menjaga kepercayaan publik dengan memperjelas posisi mereka bahwa mereka hanya menjadi korban penyalahgunaan sistem logistik.

  • Kim Kardashian
  • skims

Redaktur: Alfina Febriyana

Penulis: Alfina Febriyana

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.