Tentara Gen Z Korea Selatan Disebut Makin Peduli Penampilan, Oplas Jadi Tren
Selasa, 19 Mei 2026, 16:15 WIBJAKARTA, KUCANTIK.COM - Fenomena operasi plastik atau oplas di kalangan tentara muda Korea Selatan tengah menjadi sorotan publik. Tren ini ramai diperbincangkan setelah banyak prajurit pria generasi Z diketahui menjalani prosedur kecantikan saat masih aktif menjalani wajib militer.
Mulai dari operasi hidung hingga operasi kelopak mata, prosedur estetika kini semakin umum dilakukan oleh tentara muda Korea Selatan. Kondisi tersebut bahkan memicu perdebatan di lingkungan militer karena dinilai dapat memengaruhi kesiapan fisik para prajurit.
Laporan media lokal Hankook Ilbo menyebut meningkatnya tren operasi plastik di kalangan tentara dipicu oleh naiknya gaji wajib militer dan promosi besar-besaran dari klinik kecantikan. Banyak klinik diketahui menawarkan diskon khusus bagi tentara muda melalui media sosial.
Fenomena ini membuat sejumlah komandan militer mulai merasa khawatir. Salah satunya diungkapkan oleh Letnan Kim yang bertugas di unit garis depan. Ia mengaku terkejut setelah seorang tentara kembali dari cuti dengan kondisi hidung masih bengkak usai menjalani operasi rhinoplasty.
Karena khawatir terjadi komplikasi medis saat bertugas, tentara tersebut akhirnya dibebastugaskan sementara. Situasi serupa juga terjadi di unit lain ketika seorang prajurit tidak bisa menjalankan tugas malam akibat matanya masih bengkak setelah operasi kelopak mata.
Tak hanya prajurit, orang tua tentara juga disebut ikut campur dalam persoalan ini. Seorang kapten bernama Park mengaku pernah menerima permintaan dari ibu seorang tentara agar anaknya dibebaskan dari tugas fisik berat karena luka operasi belum pulih sepenuhnya.
Menurutnya, kondisi tersebut cukup dilematis bagi pihak militer. Jika permintaan ditolak dan terjadi sesuatu pada prajurit, komandan tetap akan dimintai pertanggungjawaban. Namun jika terlalu banyak dispensasi diberikan, hal itu dikhawatirkan menjadi contoh buruk bagi tentara lainnya.
Sebenarnya, operasi plastik di kalangan tentara bukan hal baru di Korea Selatan. Namun sebelumnya, prosedur seperti ini biasanya dilakukan menjelang akhir masa dinas sebelum para prajurit kembali ke kehidupan sipil.
Kini, tren tersebut justru bergeser ke tentara aktif yang masih menjalani latihan dan tugas rutin. Salah satu staf klinik operasi plastik di kawasan Gangnam mengatakan bahwa setiap minggu ada dua hingga tiga tentara aktif yang datang untuk konsultasi operasi mata maupun hidung.
Diskon hingga 40 persen yang ditawarkan klinik kecantikan disebut menjadi salah satu faktor yang menarik minat tentara muda. Promosi lewat media sosial juga membuat prosedur estetika semakin dianggap normal oleh generasi Z Korea Selatan.
Di sisi lain, pihak militer dinilai belum memiliki aturan yang jelas terkait prosedur operasi estetika bagi tentara aktif. Profesor studi militer dari Sangji University, Choi Gi-il, menilai diperlukan sistem pengelolaan yang lebih ketat agar proses pemulihan operasi tidak mengganggu latihan maupun kesiapan tempur pasukan.
Fenomena ini sekaligus menunjukkan bagaimana budaya estetika dan standar penampilan kini semakin melekat pada generasi muda pria di Korea Selatan, bahkan di lingkungan militer yang selama ini identik dengan disiplin dan ketahanan fisik.
- Wajib Militer
- fenomena operasi plastik
Redaktur: Afifa Khoirunnisa
Penulis: Afifa Khoirunnisa
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.