Hidung Membesar Saat Hamil? Penyebab Pregnancy Nose yang Bikin Banyak Ibu Hamil Kaget, Jangan Panik!

Selasa, 19 Mei 2026, 10:45 WIB

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Kehamilan membawa banyak perubahan pada tubuh wanita, mulai dari perubahan hormon, bentuk tubuh, hingga kondisi kulit. Namun ada satu perubahan fisik yang sering membuat ibu hamil kaget sekaligus kurang percaya diri, yakni hidung yang tiba-tiba terlihat lebih besar, melebar, atau bengkak. Kondisi ini populer disebut sebagai pregnancy nose atau yang lebih akrab dikenal di Indonesia dengan istilah hidung jambu.

Fenomena ini memang sering menjadi perbincangan di media sosial karena dianggap cukup mengejutkan. Banyak ibu hamil merasa wajah mereka berubah drastis, terutama di area hidung. Meski begitu, kondisi ini sebenarnya normal dan umum terjadi selama kehamilan.

Dilansir dari Healthline, pregnancy nose merupakan perubahan fisik sementara yang biasanya akan kembali normal setelah proses melahirkan selesai. Jadi, ibu hamil tidak perlu terlalu khawatir atau minder ketika mengalami kondisi ini.

Apa Itu Pregnancy Nose?

Pregnancy nose adalah kondisi ketika bentuk hidung ibu hamil terlihat lebih besar, membulat, bengkak, atau bahkan tampak kemerahan selama masa kehamilan. Perubahan ini umumnya mulai terlihat jelas pada trimester ketiga, ketika tubuh mengalami perubahan hormon dan peningkatan volume darah secara signifikan.

Banyak orang salah mengira bahwa hidung membesar karena kenaikan berat badan atau penumpukan lemak di wajah. Padahal, penyebab utamanya berasal dari perubahan alami tubuh selama kehamilan.

Walau terkadang membuat penampilan terasa berbeda, pregnancy nose bukan kondisi berbahaya. Setelah melahirkan dan hormon tubuh mulai kembali stabil, bentuk hidung biasanya perlahan kembali seperti semula.

Penyebab Hidung Ibu Hamil Tampak Membesar

Ket. Foto: Ilustrasi pregnancy nose. — Sumber: TikTok

Ada beberapa faktor utama yang menyebabkan pregnancy nose terjadi pada ibu hamil. Semua ini berkaitan erat dengan perubahan hormon dan sistem peredaran darah selama masa kehamilan.

1. Lonjakan Hormon Estrogen

Saat hamil, tubuh memproduksi hormon estrogen dalam jumlah jauh lebih tinggi dibanding biasanya. Hormon ini menyebabkan pembuluh darah melebar, termasuk pembuluh darah kecil di area hidung.

Akibatnya, jaringan di sekitar hidung menjadi lebih penuh dan tampak membengkak. Inilah yang membuat bentuk hidung terlihat berbeda dari biasanya.

2. Volume Darah Meningkat Drastis

Tubuh ibu hamil memproduksi darah hingga 50 persen lebih banyak untuk mendukung pertumbuhan janin di dalam kandungan. Peningkatan aliran darah ini membuat area tubuh yang kaya pembuluh darah, termasuk hidung, menjadi lebih sensitif terhadap pembengkakan.

Tak heran jika banyak ibu hamil merasa hidung mereka tampak lebih besar saat memasuki trimester akhir.

3. Retensi Cairan atau Penumpukan Cairan

Kehamilan juga membuat tubuh lebih mudah menahan cairan atau mengalami edema. Kondisi ini biasanya terlihat di kaki dan tangan, tetapi pada beberapa wanita, cairan juga menumpuk di area wajah dan hidung.

Akibatnya, wajah terlihat lebih sembap dan hidung tampak membesar.

4. Hidung Tersumbat dan Mimisan

Pelebaran pembuluh darah selama kehamilan juga menjadi alasan mengapa banyak ibu hamil mengalami hidung tersumbat bahkan mimisan ringan. Kondisi ini dikenal sebagai pregnancy rhinitis dan sering muncul bersamaan dengan pregnancy nose.

Apakah Pregnancy Nose Bisa Dicegah?

Karena penyebab utamanya berasal dari perubahan hormon alami tubuh, pregnancy nose sebenarnya tidak bisa dicegah sepenuhnya. Namun, ada beberapa cara yang bisa membantu mengurangi pembengkakan agar tidak terlalu parah.

Kurangi Konsumsi Garam

Makanan tinggi garam membuat tubuh menahan lebih banyak cairan. Akibatnya, pembengkakan di wajah dan hidung bisa semakin terlihat. Mengurangi asupan natrium dapat membantu meminimalkan kondisi ini.

Perbanyak Minum Air Putih

Meski terdengar aneh, menjaga tubuh tetap terhidrasi justru membantu tubuh mengurangi penumpukan cairan berlebih. Minum air yang cukup juga penting untuk kesehatan ibu dan janin.

Gunakan Kompres Dingin

Jika area hidung terasa sangat penuh atau bengkak, ibu hamil bisa menggunakan kompres dingin di sekitar wajah dan hidung. Cara ini membantu menyempitkan pembuluh darah sementara sehingga pembengkakan sedikit berkurang.

Tidur dengan Posisi Kepala Lebih Tinggi

Menggunakan bantal tambahan saat tidur dapat membantu mengurangi penumpukan cairan di area wajah. Posisi kepala yang lebih tinggi juga membuat pernapasan terasa lebih nyaman.

Tak Perlu Minder, Pregnancy Nose Hanya Sementara

Pregnancy nose menjadi salah satu bukti nyata bagaimana tubuh wanita bekerja luar biasa selama masa kehamilan. Meski perubahan ini kadang membuat ibu hamil kurang percaya diri, kondisi tersebut sebenarnya sangat normal dan bersifat sementara.

Setelah melahirkan, hormon tubuh akan kembali stabil dan pembengkakan di area hidung biasanya perlahan menghilang dalam beberapa minggu. Karena itu, ibu hamil tidak perlu terlalu cemas jika merasa wajah berubah selama kehamilan.

Yang terpenting adalah tetap menjaga kesehatan tubuh, memenuhi kebutuhan nutrisi, dan menikmati setiap proses kehamilan dengan lebih tenang dan percaya diri.

  • Kehamilan
  • hidung jambu

Redaktur: Alfina Febriyana

Penulis: Alfina Febriyana

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.