Dituding KDRT, Dede Sunandar Balik Bongkar Aib Istri

Doc: Instagram

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Konflik rumah tangga Dede Sunandar dan sang istri, Karen Hertatum, kini semakin menjadi sorotan publik.

Setelah sebelumnya Karen mengungkap berbagai persoalan rumah tangga yang ia alami, termasuk tudingan mengalami kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dan dugaan perselingkuhan yang disebut terjadi sejak awal pernikahan, kini Dede akhirnya angkat bicara dan memberikan versinya sendiri mengenai kondisi rumah tangga mereka.

Dede tampak tak lagi ingin terus diam menghadapi berbagai pernyataan yang ramai dibahas publik. Ia mengaku ada banyak hal yang menurutnya belum diketahui orang dan merasa perlu menyampaikan sudut pandangnya.

Dalam keterangannya, Dede justru menyoroti pola pengasuhan anak yang menurutnya menjadi salah satu sumber persoalan di rumah tangga mereka.

Menurut Dede, ia merasa kecewa dengan sikap Karen yang dinilainya kurang memberikan perhatian penuh terhadap anak-anak. Ia menyebut ada kebiasaan yang kerap membuat dirinya dan keluarga merasa kesal, terutama terkait rutinitas di rumah.

"Istri aku maen game full sampe pagi, sedangkan gilirannya pagi giliran anak mau sekolah, dia tidur, disitulah mungkin bikin keluarga aku kesel, aku kesel," ujar Dede di acara Rumpi.

Pernyataan itu pun langsung menjadi perhatian karena dianggap sebagai bentuk bantahan sekaligus serangan balik terhadap tudingan yang sebelumnya diarahkan kepadanya.

Dede menilai selama ini publik hanya mendengar satu sisi cerita, sementara dirinya memilih diam dan tidak membuka persoalan rumah tangga ke hadapan banyak orang.

Tak berhenti di situ, Dede juga membantah anggapan bahwa Karen selama ini mengurus anak tanpa henti selama 24 jam. Ia secara tegas menyampaikan penilaiannya mengenai keterlibatan sang istri dalam mengasuh buah hati mereka.

"Dia gak ngurus sama sekali, dikata ngurus 24 jam, gak ada," ucapnya.

Meski demikian, pernyataan Dede tersebut tentu memunculkan beragam respons dari masyarakat. Ada yang mendukung keberaniannya untuk berbicara, namun tak sedikit pula yang menilai konflik rumah tangga sebaiknya tidak dibuka secara luas ke publik.

Di sisi lain, tudingan KDRT yang sebelumnya disampaikan Karen menjadi isu serius yang tentu membutuhkan penanganan dan klarifikasi secara hati-hati.

Hingga kini, publik masih mengikuti perkembangan persoalan rumah tangga pasangan tersebut sambil menunggu penjelasan lebih lanjut dari kedua belah pihak.

Perseteruan ini pun memperlihatkan bahwa di balik kehidupan rumah tangga figur publik, sering kali tersimpan konflik yang rumit dan kompleks.

Saat dua pihak sama-sama menyampaikan pengalaman versinya masing-masing, masyarakat pun diingatkan untuk tidak terburu-buru menyimpulkan keadaan tanpa mengetahui keseluruhan fakta yang sebenarnya terjadi.*

Komentar (0)

Kirim
Tulisan Terkait
FAVORIT PEMBACA

TERBARU
PILIHAN