Dicopot dari MC LCC MPR Kalbar, Shindy Lutfiana Sebut Ada yang Rayakan Kejatuhannya

Ket. Shindy Lutfiana

Doc: IG: shindy_mcwedding

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Nama Shindy Lutfiana kembali ramai diperbincangkan publik setelah membagikan curhatan emosional di media sosial. Mantan MC Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI tingkat Provinsi Kalimantan Barat itu mengungkap dampak besar yang dirasakannya setelah polemik acara tersebut viral di media sosial.

Lewat unggahan di akun TikTok miliknya, @sinarbicara_by.shindy.mc, Shindy mengaku bukan hanya kehilangan pekerjaan, tetapi juga merasa terpukul karena sikap beberapa rekan seprofesi yang dinilainya ikut menghakimi dirinya di tengah situasi sulit.

Sebelumnya, nama Shindy memang sempat menjadi sorotan usai kontroversi dalam final LCC MPR Kalbar 2026. Saat itu, dirinya bertugas sebagai pembawa acara dalam kompetisi yang mempertemukan sejumlah sekolah dari berbagai daerah di Kalimantan Barat.

Polemik muncul ketika peserta dari SMAN 1 Pontianak memprotes keputusan dewan juri terkait jawaban yang dianggap salah. Di tengah situasi tersebut, Shindy sempat melontarkan pernyataan yang kemudian memicu kritik publik.

“Mungkin itu hanya perasaan adik-adik saja,” ucap Shindy saat perlombaan berlangsung.

Kalimat tersebut dianggap sebagian warganet kurang menunjukkan empati terhadap peserta yang sedang menyampaikan keberatan. Setelah video itu viral di media sosial, Shindy pun menerima gelombang komentar negatif dari netizen.

Tak lama setelah kontroversi tersebut ramai dibahas, Shindy sempat menyampaikan permintaan maaf melalui akun Instagram pribadinya. Ia mengakui bahwa pilihan kata yang digunakan saat itu kurang tepat dan menyesali kegaduhan yang terjadi.

Imbas dari polemik tersebut, Sekretaris Jenderal MPR RI kemudian mengambil langkah evaluasi dengan menonaktifkan MC dan dewan juri yang bertugas dalam acara LCC MPR Kalbar tersebut.

Kini, melalui unggahan terbaru di TikTok, Shindy kembali membuka suara mengenai kondisi yang dialaminya setelah kejadian itu. Ia mengaku membaca ribuan komentar pedas yang menyerangnya di media sosial.

“Ketika aku membaca ribuan komentar dari netizen, hampir semua isinya hujatan untuk aku, semua kata-kata isi kebun binatang keluar, sumpah serapah aku terima, sampai seruan boikot Shindy MC,” tulisnya.

Shindy juga mengungkap bahwa dirinya akhirnya kehilangan pekerjaan akibat kontroversi tersebut. Meski begitu, ia mencoba menerima konsekuensi tersebut sebagai bentuk tanggung jawab atas kesalahan yang telah terjadi.

“Dan sampai akhirnya memang benar-benar semua harapan dan tuntutan netizen terwujud, aku hilang pekerjaan. Aku bisa menerima itu semua dengan tabah, sabar, ini memang risiko yang harus aku terima atas kesalahanku,” lanjutnya.

Namun menurut Shindy, ada hal lain yang justru terasa lebih menyakitkan dibanding hujatan dari publik. Ia mengaku kecewa melihat sikap sejumlah rekan sejawat yang dianggap memanfaatkan situasi tersebut.

“Tapi tidak ada yang lebih menyakitkan dalam kejadian ini, ketika aku melihat dari teman-teman sejawat seprofesiku memanfaatkan momen ‘jatuhnya aku sekarang’ untuk menghakimiku bahkan merayakannya,” ungkap Shindy.

Di akhir curhatannya, Shindy mencoba mengambil pelajaran dari polemik yang sedang dihadapinya. Ia berharap semua kejadian tersebut bisa menjadi pengalaman berharga untuk dirinya ke depan.

“Aku tetap akan berprasangka baik kepada Allah, semoga semua ini ada hikmahnya, semua ini pelajaran berharga buatku,” tutupnya.

Curhatan terbaru Shindy Lutfiana itu pun kembali menarik perhatian warganet. Sebagian netizen memberikan simpati atas tekanan yang dialaminya, sementara sebagian lainnya masih menyoroti kontroversi yang terjadi dalam ajang LCC MPR Kalbar tersebut.

Kirim
Tulisan Terkait
PILIHAN