Prilly Latuconsina Bongkar Realita Syuting Sinetron, Protes Bisa Hilangkan Peran

Selasa, 05 Mei 2026, 16:15 WIB

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Artis Prilly Latuconsina kembali menjadi sorotan setelah membagikan pengalamannya tentang kerasnya dunia syuting sinetron pada masa lalu.

Ket. Foto: Prilly Latuconsina — Sumber: Istimewa

Dalam sebuah video yang kemudian viral di media sosial, Prilly menceritakan bagaimana beratnya jadwal kerja para pemain sinetron di era “stripping”, termasuk saat ia membintangi sinetron populer Ganteng-Ganteng Serigala.

Menurut Prilly, pengalaman bekerja di industri hiburan pada masa tersebut sangat berbeda dengan kondisi saat ini.

Ia menilai bahwa pada waktu itu, para artis hampir tidak memiliki ruang untuk mengatur waktu kerja atau menyuarakan keberatan terhadap jam syuting yang sangat padat.

“Perjuangan syuting pada zaman itu sangat berbeda dengan zaman sekarang. Kita nggak punya jam kerja pada zaman dulu,” ujar Prilly dalam video yang beredar luas.

Ia menambahkan bahwa pada masa itu, para pemain sinetron tidak memiliki “privilege” untuk menyuarakan keluhan melalui media sosial seperti sekarang. Bahkan, jika ada yang mencoba protes, respons dari pihak produksi bisa sangat tegas.

“Tapi kita nggak punya privilege buat protes di social media ini jam kerjanya nggak manusiawi banget, nggak bisa work life balance, nggak ada sama sekali kita punya privilege itu,” lanjutnya.

Prilly juga menyinggung bahwa pada masa tersebut, kesadaran terhadap kesehatan mental belum sekuat sekarang. Hal ini membuat para pemain harus tetap menjalani pekerjaan meskipun kondisi mental atau fisik sedang tidak stabil.

“Zaman dulu itu awareness mental health juga nggak setinggi sekarang. Jadi kita nggak bisa ke produser, ‘mental health aku terganggu syuting ini,’” tuturnya.

Ia bahkan mengungkapkan bahwa konsekuensi dari keberanian untuk menolak atau protes bisa berdampak besar pada karakter yang dimainkan. Dalam beberapa kasus, peran seorang pemain bisa langsung dihilangkan dari cerita.

“Besoknya peran aku langsung mati dan udah nggak ada lagi karakternya,” tambahnya.

Prilly menjelaskan bahwa pada masa kejayaan sinetron stripping, para pemain sering kali harus siap bekerja hampir tanpa batas waktu. Tuntutan mengejar jam tayang membuat proses syuting berlangsung sangat panjang, bahkan bisa mendekati 24 jam.

“Jadi prosesnya benar-benar aku harus bekerja 24 jam untuk ngejar jam tayang,” ungkapnya.

Meski demikian, Prilly mengaku bersyukur karena kondisi industri hiburan saat ini sudah jauh lebih baik dibandingkan sebelumnya. Menurutnya, sekarang para pekerja seni sudah mulai mendapatkan perhatian yang lebih layak, termasuk soal jam kerja dan kesehatan mental.

“Walaupun alhamdulillah kalian sekarang nggak ada lagi di posisi itu. Sekarang untungnya industrinya lebih sehat dari waktu itu,” katanya.

Pernyataan Prilly ini pun menuai berbagai respons dari publik. Banyak yang mengapresiasi keterbukaannya dalam membagikan pengalaman masa lalu, sekaligus menyoroti perubahan positif yang terjadi di industri hiburan Indonesia saat ini.

  • Prilly Latuconsina
  • Prilly Latuconsina Bongkar Syuting Sinetron

Redaktur: Fitrya A Kusumah

Penulis: Fitrya A Kusumah

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.