Kylie Jenner Digugat Mantan ART: Dituduh Abusif hingga Lempar Benda ke Karyawan

Ket. Kylie Jenner.

Doc: Instagram @kyliejenner

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Kabar mengejutkan datang dari bintang reality show ternama, Kylie Jenner digugat mantan ART atas dugaan diskriminasi dan lingkungan kerja yang toksik. 

Gugatan yang dilayangkan oleh Angelica Vazquez ini mengungkap sisi gelap di balik kemegahan kediaman Jenner di Hidden Hills, California.

Dalam dokumen hukum yang diajukan pada April 2026, mantan asisten tersebut mengeklaim adanya perlakuan tidak adil yang didasari oleh latar belakang ras dan agama, hingga tindakan abusif dari pihak supervisor.

Kasus ini pun menjadi sorotan publik internasional, mengingat Kylie Jenner merupakan salah satu pesohor dengan pengaruh besar di industri hiburan dan bisnis kecantikan global.

Poin-Poin Utama Gugatan

Vazquez, yang bekerja di kediaman Jenner di Hidden Hills sejak September 2024 hingga Agustus 2025, mengeklaim adanya perlakuan tidak adil selama masa kerjanya, meliputi:

  • Diskriminasi Ras dan Agama: Vazquez yang merupakan keturunan El Salvador dan beragama Katolik mengaku sering menerima komentar negatif terkait latar belakang asal negara, status imigrasi, hingga keyakinannya.

  • Perundungan di Tempat Kerja: Ia mengaku dikucilkan dari tim, dipermalukan di depan rekan sejawat, dan secara konsisten diberikan beban kerja yang jauh lebih berat dibandingkan staf lainnya.

  • Lingkungan Kerja Abusif: Salah satu insiden yang disorot adalah tindakan seorang supervisor yang diduga melempar gantungan baju ke arah kakinya saat sedang memarahi Vazquez pada Maret 2025.

  • Pengabaian Laporan: Laporan atau keluhan yang disampaikan Vazquez kepada atasan dikabarkan tidak pernah ditindaklanjuti, bahkan justru dijadikan bahan ejekan oleh pihak manajemen.

Dampak Psikologis dan Finansial

Akibat perlakuan yang diterimanya, Vazquez menyatakan mengalami tekanan mental yang hebat, termasuk kecemasan berlebih hingga gejala Gangguan Stres Pascatrauma (PTSD).

Setelah sempat mengambil cuti medis pada Juli 2025, ia akhirnya memutuskan untuk mengundurkan diri sebulan kemudian karena merasa lingkungan kerja tersebut sudah tidak bisa ditoleransi.

Tuntutan Ganti Rugi

Dalam gugatan ini, meskipun Jenner tercantum sebagai tergugat, dokumen tersebut tidak menyebutkan secara spesifik bahwa Jenner melakukan tindakan pelecehan secara langsung. Namun, Vazquez menuntut sejumlah kompensasi yang meliputi:

  • Upah kerja yang belum dibayarkan.

  • Kompensasi waktu istirahat dan jam makan yang terabaikan.

  • Penggantian biaya operasional kerja dan hak cuti sakit.

  • Ganti rugi atas kerugian emosional dan finansial lainnya.

Hingga saat ini, pihak Kylie Jenner maupun perwakilannya belum memberikan pernyataan resmi terkait tuduhan yang dilayangkan oleh mantan karyawannya tersebut.

Hingga saat ini, publik masih menantikan tanggapan resmi dari pihak Kylie Jenner terkait tuduhan serius yang melibatkan hak-hak pekerja tersebut. 

Gugatan ini tidak hanya menuntut kompensasi finansial atas upah yang belum dibayarkan, tetapi juga menjadi peringatan penting mengenai urgensi lingkungan kerja yang sehat, bahkan di lingkup rumah tangga selebritas papan atas.

Seiring berjalannya proses hukum di pengadilan, perkembangan kasus ini diprediksi akan terus menarik perhatian media global. Pastikan Anda tetap memperbarui informasi untuk mengetahui apakah akan ada kesepakatan damai atau justru persidangan panjang yang akan mengungkap fakta-fakta baru di balik kasus ini.

Kirim
Tulisan Terkait
FAVORIT PEMBACA

TERBARU
PILIHAN