Ruby Rose Ngaku Jadi Korban Pelecehan Seksual Katy Perry, Fakta Lama Picu Kontroversi Panas
JAKARTA, KUCANTIK.COM - Dunia hiburan internasional kembali dihebohkan dengan pengakuan mengejutkan Ruby Rose. Aktris sekaligus model tersebut secara terbuka menuding Katy Perry pernah melakukan pelecehan seksual terhadap dirinya, sebuah klaim yang disebut terjadi hampir dua dekade silam.
Ruby mengungkapkan tuduhan tersebut melalui kolom komentar di media sosial, tepatnya pada unggahan akun Complex yang membahas reaksi Katy Perry saat menyaksikan penampilan Justin Bieber di ajang Coachella 2026. Dalam komentarnya, Ruby menyinggung langsung pengalaman pribadi yang selama ini ia simpan rapat.
Ia mengaku peristiwa tersebut terjadi di sebuah klub malam di Melbourne ketika usianya masih sekitar 20 tahun. Butuh waktu hampir 20 tahun baginya untuk akhirnya berani berbicara ke publik. Pengakuan ini, menurut Ruby, bukanlah hal mudah, melainkan hasil dari proses panjang menghadapi trauma yang mendalam.
"Katy Perry melecehkan saya di sebuah klub malam di Melbourne. Siapa yang peduli dengan pendapatnya," tulis Ruby, seperti dilansir People.
Dalam pernyataan yang dibagikan, Ruby menyoroti betapa besar dampak psikologis dari pelecehan seksual. Ia mengungkapkan rasa syukur karena akhirnya mampu bertahan dan menemukan keberanian untuk menyuarakan pengalamannya. Baginya, keterlambatan ini justru menunjukkan bagaimana trauma bisa membungkam korban dalam waktu yang sangat lama.
Namun, tudingan tersebut langsung mendapat bantahan tegas dari pihak Katy Perry. Melalui perwakilannya, penyanyi pop dunia itu menyatakan klaim yang dilontarkan Ruby tidak benar dan bahkan dinilai berbahaya.
Pihak Katy menyebut tuduhan tersebut sebagai kebohongan yang sembrono dan menegaskan tidak ada dasar fakta yang mendukung pernyataan tersebut. Mereka juga menambahkan Ruby disebut memiliki rekam jejak dalam melontarkan tuduhan serius terhadap sejumlah figur publik lain di media sosial, yang sebelumnya juga dibantah pihak-pihak terkait.
"Tuduhan yang beredar di media sosial oleh Ruby Rose tentang Katy Perry bukan hanya salah, tetapi juga merupakan kebohongan yang berbahaya dan sembrono," kata juru bicara Katy.
"Rose memiliki riwayat yang terdokumentasi dengan baik dalam membuat tuduhan publik serius di media sosial terhadap berbagai individu, klaim yang berulang kali dibantah oleh orang-orang yang disebutkan namanya," lanjutnya.
Kontroversi ini pun memicu perdebatan luas di kalangan publik. Di satu sisi, ada yang mendukung keberanian Ruby untuk bersuara setelah sekian lama. Di sisi lain, tidak sedikit yang mempertanyakan validitas tuduhan tersebut, mengingat tidak adanya bukti yang diungkap ke publik hingga saat ini.
Hingga kini, polemik antara Ruby Rose dan Katy Perry masih terus berkembang, meninggalkan tanda tanya besar yang belum sepenuhnya terjawab.
Komentar (0)
Belum ada komentar untuk Ruby Rose Ngaku Jadi Korban Pelecehan Seksual Katy Perry, Fakta Lama Picu Kontroversi Panas .
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!