Mewah nan Prasejarah! Intip Tas Biru Kehijauan dari Kulit Dinosaurus T-Rex Seharga Rp10 Miliar

Ket. Tas dari Kulit Dinosaurus T-Rex

Doc: NLTimes

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Dunia fashion dan sains baru saja digemparkan oleh kolaborasi unik dari Amsterdam. Para ilmuwan dan desainer meluncurkan sebuah tas tangan yang diklaim terbuat dari kolagen yang berasal dari fosil Tyrannosaurus rex atau T-rex.

Dilaporkan oleh Reuters, tas berwarna biru kehijauan yang mencolok ini dipajang di atas batu di dalam sangkar, tepat di bawah replika T-rex di museum Art Zoo Amsterdam. Barang mewah nan langka tersebut dipamerkan mulai 2 April hingga 11 Mei 2026.

Para ilmuwan di balik inisiatif ini menjelaskan bahwa material tas dikembangkan menggunakan fragmen protein kuno yang diekstrak dari sisa-sisa dinosaurus.

Fragmen tersebut kemudian dimasukkan ke dalam sel hewan yang tidak disebutkan identitasnya untuk menghasilkan kolagen, yang kemudian diubah menjadi kulit.

"Ada banyak tantangan teknis," kata Thomas Mitchell, CEO The Organoid Company, salah satu dari tiga perusahaan di balik tas yang disebut "kulit T-rex" itu.

Menariknya, perusahaan rekayasa genom Organoid dan agensi kreatif VML sebelumnya pernah berkolaborasi menciptakan bakso raksasa pada tahun 2023 dengan menggabungkan DNA mammoth berbulu dengan sel domba.

Apakah Benar-Benar Hasil dari Kulit T-Rex?

Ketiga perusahaan yang terlibat, yaitu VML, The Organoid Company, dan Lab-Grown Leather Ltd, mengumumkan pada Mei 2025 bahwa mereka telah mengembangkan T-Rex Leather.

Material ini dibuat dari fragmen protein kolagen T-rex yang diambil dari fosil dengan bantuan teknologi biologi berbasis AI untuk mensintesis DNA baru ke dalam sel khusus.

"Dengan merekonstruksi dan mengoptimalkan rangkaian protein kuno, kami telah mendesain kulit T-rex yang terinspirasi oleh biologi prasejarah dan mengkloningnya ke dalam lini sel yang direkayasa khusus," jelas Thomas Mitchell. Ia menambahkan bahwa ini adalah contoh berani dari biologi sintetis yang meluas ke inovasi material berkelanjutan.

Namun, klaim ini menuai skeptisisme dari ilmuwan di luar proyek. Thomas R. Holtz Jr., seorang paleontolog di Universitas Maryland, memberikan catatan kritis.

Ia menjelaskan bahwa kolagen apa pun yang diidentifikasi dalam fosil T-rex berasal dari dalam tulang, bukan kulit. Selain itu, protein yang cocok sempurna sekalipun akan kekurangan organisasi serat skala besar yang memberikan sifat khas pada kulit hewan.

Harga Fantastis Tas Kulit T-Rex

Bagi kamu yang penasaran, tas ini saat ini dipajang bersama replika ukuran asli spesimen T-rex dari Naturalis Biodiversity Center. Setelah masa pameran berakhir, tas ini rencananya akan dilelang untuk umum.

Dilansir dari USA Today, harga penawaran awal tas ini dibanderol sekitar 500.000 poundsterling Inggris atau sekitar $663.000 USD (setara dengan miliaran rupiah). Tas tersebut nantinya akan diserahkan kepada penawar dengan harga tertinggi.

Meskipun keasentikan "kulit T-rex" ini masih diragukan oleh beberapa ahli, tas tersebut sukses menjadi bahan pembicaraan hangat secara global. Nah, cantiks, pernahkah kamu membayangkan menenteng tas yang terinspirasi dari predator prasejarah dengan harga sefantastis itu?

Kirim
Tulisan Terkait
FAVORIT PEMBACA

TERBARU
PILIHAN