Iran dan Amerika Melalui Mediator Regional Bahas Peluang Gencatan Senjata

Selasa, 07 Apr 2026, 09:18 WIB

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Axios yang mengutip sumber-sumber terkait, Minggu (5/4), melaporkan bahwa pemerintahan Trump telah mengajukan sejumlah pendekatan kepada Iran dalam beberapa hari terakhir, namun pejabat Iran belum menerima satu pun di antaranya hingga saat ini.

Sumber tersebut menilai kemungkinan tercapainya kesepakatan antara kedua pihak dalam 48 jam ke depan tergolong rendah.

Ket. Foto: — Sumber: istimewa

Trump sebelumnya mengancam akan menghancurkan pembangkit listrik dan jembatan serta menuntut dibukanya Selat Hormuz.

Amerika Serikat (AS), Iran, dan mediator regional sedang membahas ketentuan kemungkinan gencatan senjata selama 45 hari sebagai fase pertama dari rencana dua tahap untuk menyelesaikan konflik.

Menurut laporan tersebut, kesepakatan dua tahap untuk mengakhiri konflik saat ini tengah dibahas. Tahap pertama mencakup gencatan senjata selama 45 hari, di mana syarat-syarat perdamaian final akan dinegosiasikan. Sumber juga menyebutkan bahwa gencatan senjata dapat diperpanjang apabila para pihak membutuhkan waktu tambahan untuk perundingan.

Tahap kedua mencakup penandatanganan kesepakatan untuk mengakhiri perang.

Sumber Axios menilai bahwa isu pembukaan penuh Selat Hormuz serta kepemilikan uranium dengan tingkat pengayaan tinggi oleh Iran hanya dapat diselesaikan dalam kerangka kesepakatan akhir.

Selain itu, menurut Axios, para mediator sedang berupaya membangun kepercayaan bagi AS dengan menjajaki langkah-langkah yang dapat diambil AS untuk memenuhi beberapa tuntutan Iran.

Pada Minggu (5/4), Trump mengatakan kepada media tersebut bahwa AS sedang berada dalam negosiasi mendalam dengan Iran dan kesepakatan dapat dicapai paling cepat pada Selasa (7/4).

Trump sebelumnya mengatakan bahwa Washington dan Teheran telah mengadakan pembicaraan yang produktif.

Sementara itu, Kementerian Luar Negeri Iran membantah adanya dialog langsung, tetapi menyatakan bahwa Teheran telah menerima pesan melalui perantara mengenai keinginan Washington untuk memulai dialog demi mengakhiri konflik.

Uraikan Tuntutan

Iran pada Senin menyatakan bahwa pihaknya telah menyampaikan tuntutan tentang potensi gencatan senjata dengan AS melalui perantara yang menandakan kontak tidak langsung dengan Washington masih berlangsung untuk mengakhiri konflik saat ini.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baqaei, mengatakan dalam konferensi pers bahwa Teheran telah menguraikan tuntutannya berdasarkan kepentingan nasional dan menyampaikannya melalui pihak ketiga.

“Kami telah menyusun serangkaian tuntutan berdasarkan kepentingan dan pertimbangan kami. Kami tidak malu untuk menyuarakan tuntutan yang sah dan logis,” katanya.

“Posisi Iran telah disampaikan melalui perantara,” ucapnya sembari menambahkan bahwa pertukaran pesan melalui pihak ketiga merupakan hal yang wajar dan terus berlangsung.

Baqaei turut menegaskan bahwa kesediaan Iran untuk menyampaikan posisinya secara jelas tidak boleh ditafsirkan sebagai tanda mundur.Ant/E-9

  • Konflik Timur Tengah

Redaktur: Diapari S

Penulis: Diapari S

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.