Nyaris Pensiun Dini! Alisha Lehmann Ungkap Tekanan Mental di Balik Predikat Pesepakbola Terseksi

Kamis, 02 Apr 2026, 12:45 WIB

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Dikenal luas sebagai salah satu pesepakbola wanita paling populer dan menawan di dunia, Alisha Lehmann ternyata pernah melewati masa-masa kelam dalam kariernya.

Di balik predikat "pesepakbola terseksi" yang melekat padanya, atlet berusia 27 tahun ini sempat berada di titik terendah hingga terpikir untuk meninggalkan dunia sepak bola selamanya.

Ket. Foto: Alisha Lehmann. — Sumber: Istimewa

Dalam wawancara mendalam bersama BBC, mantan pemain Leicester City Women ini membuka tabir mengenai perjuangan emosional yang selama ini ia sembunyikan dari sorotan kamera.

Kerap Diremehkan karena Popularitas

Faktor utama yang hampir membuat Alisha menyerah adalah tekanan masif dari media sosial. Komentar negatif dan penilaian sepihak dari netizen yang meremehkan kemampuannya sebagai atlet profesional menjadi beban mental yang berat.

"Saat masih muda, hal itu sangat memengaruhi saya karena saya belum tahu bagaimana cara menangani situasi tersebut," kenangnya.

Rasa sedih yang mendalam bahkan sempat membuatnya meminta izin kepada sang ibu untuk berhenti bermain bola. Padahal, sepak bola adalah gairah terbesar yang telah menyita sebagian besar waktu dan dedikasinya sejak kecil.

Fakta di Balik Layar: Disiplin dan Latihan Keras

Alisha merasa sering dipandang sebelah mata hanya karena aktivitasnya di media sosial. Banyak yang menganggap hidupnya hanya seputar konten TikTok dan tampil cantik, padahal realitanya jauh dari itu.

Ia menegaskan beberapa poin mengenai dedikasinya:

  • Latihan Intensif: Alisha menjalani porsi latihan keras dan disiplin tinggi demi menjaga performa di lapangan hijau.

  • Istirahat Total: Demi pemulihan fisik, ia selalu menyempatkan tidur siang setiap hari untuk memastikan tubuhnya siap bertanding kembali.

  • Fokus Atletis: Ia ingin publik tahu bahwa usaha yang ia curahkan jauh lebih besar daripada apa yang terlihat di layar ponsel.

Bangkit dan Menjadi Lebih Kuat

Kini, Alisha Lehmann mengaku telah berhasil berdamai dengan keadaan. Memasuki usia matang, ia memilih untuk menutup telinga dari komentar negatif dan lebih fokus pada kebahagiaan diri serta orang-orang terdekatnya.

"Saya mencintai hidup saya dan orang-orang di sekitar saya. Sekarang, saya tidak lagi terpengaruh oleh hal-hal (negatif) itu," ungkapnya dengan penuh percaya diri.

Kisah Alisha menjadi pengingat penting bahwa popularitas sering kali datang dengan harga yang mahal, dan kekuatan mental adalah kunci utama untuk bertahan di industri olahraga yang kompetitif.

Perjuangan Alisha Lehmann membuktikan bahwa kesuksesan tidak hanya diukur dari apa yang terlihat di media sosial, tetapi juga dari ketangguhan mental dalam menghadapi kritik. Di balik setiap unggahan yang menawan, ada keringat dan air mata yang jarang tersorot.

Apakah Anda termasuk salah satu penggemar yang mengagumi kegigihan Alisha di lapangan hijau? Tuliskan dukungan Anda di kolom komentar!

  • sepak bola wanita
  • Alisha Lehmann

Redaktur: Sarah Ramadhani

Penulis: Sarah Ramadhani

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.