Kronologi Rachel Vennya Ngamuk Okin Sengaja Jual Rumah untuk Biru

Ket. Potret Rachel Vennya dan Okin.

Doc: Instagram

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Kronologi perseteruan antara selebgram Rachel Vennya dan mantan suaminya Niko Al Hakim alias Okin yang kembali memanas dan menyita perhatian publik. 

Kisruh ini kembali viral usai Rachel membongkar uneg-unegnya melalui fitur eksklusif Instagram Subscriptions bertajuk Rachel’s Diary. Namun, curhatan tersebut bocor dan menyebar luas hingga ke platform X (Twitter), memicu gelombang reaksi dari warganet.

Kronologi Ribut Rachel Vennya dan Okin Soal Rumah Biru

Dalam pengakuan yang dibagikan, Rachel mengaku sudah berada di titik lelah menghadapi drama berkepanjangan dengan sang mantan. Ia sebenarnya enggan membuka konflik ke publik, namun merasa situasi semakin tidak terkendali jika terus dipendam.

Rachel menegaskan selama ini dirinya berjuang sendiri demi memenuhi kebutuhan anak-anak mereka. Mulai dari biaya sekolah, les, hingga berbagai kebutuhan lain, semuanya ia tanggung dengan kerja keras tanpa henti. Sayangnya, menurut Rachel, pengorbanannya tersebut justru tidak pernah dihargai.

"Sebenarnya capek banget drama di sosmed ya Allah. Benar-benar capek. Namun, kalau enggak diomongin dan diceritain makin keterlaluan," kata Rachel Vennya.

Puncak konflik terjadi saat Rachel mengetahui adanya rencana penjualan rumah yang selama ini dikenal sebagai “rumah untuk Biru”, rumah yang disebut-sebut diperuntukkan bagi anak mereka. Rumah tersebut sebelumnya merupakan bagian dari kesepakatan pasca perpisahan mereka.

Dalam penuturannya, Rachel menjelaskan rumah itu diberikan sebagai solusi atas kewajiban nafkah. Namun, kesepakatan tersebut disebut tidak berjalan sebagaimana mestinya. Ia bahkan mengungkap kondisi rumah itu sempat tidak layak huni sebelum akhirnya direnovasi agar nyaman untuk anak-anak.

"Di awal perjanjian, aku kasih rumah yang dia bilang #rumahuntukbiru. Dia cuma punya kewajiban nafkah dan kasih uang mut'ah. Namun, ternyata enggak di kasih, win win solution dia yang kasih itu rumah biar dia enggak nafkahin anak-anak lagi," ungkap Rachel Vennya dengan nada kesal.

Yang membuat Rachel Vennya semakin geram, rencana penjualan rumah itu disebut dilakukan tanpa komunikasi. Rachel mengaku terkejut ketika tiba-tiba ada pihak yang datang untuk mengukur rumah, indikasi kuat proses penjualan sudah berjalan diam-diam.

"Tanpa ba bi bu langsung ada orang yang mau mengukur dan menjual rumahnya, yang adek-adek gue enggak tahu harus gimana," ucapnya lagi.

Situasi ini membuat Rachel merasa dikhianati, terlebih karena anak-anak mereka masih tinggal di sana. Ia menilai keputusan tersebut tidak hanya merugikan dirinya, tetapi juga berdampak langsung pada stabilitas dan kenyamanan anak-anak.

Kekecewaan Rachel pun memuncak. Ia bahkan menyebut sosok yang dulu ia anggap sebagai sahabat kini berubah menjadi mimpi buruk dalam hidupnya. 

"Ya sudah, ambil itu rumah. Orang yang gue pikir bakal menjadi sahabat gue turn into nighmare," tambahnya.

Dengan emosi, Rachel menegaskan jika sejak awal rumah itu memang akan dijual, seharusnya dibicarakan secara terbuka, bukan dilakukan sepihak.

Kini, Rachel memilih untuk kembali berdiri di atas kakinya sendiri dan mengandalkan kerja keras demi masa depan anak-anaknya. Meski harus menghadapi kenyataan pahit, ia mengaku siap menanggung semuanya sendiri.

"Memang g*b**k deh gue masih saja percaya omongan lelaki, sekarang gue yang kerepotan sendiri. Makan itu rumah untuk Biru (nama panggilan anaknya), gue yang bakal kerja keras buat anak-anak gue. Benar-benar sialan banget," tutupnya dengan emosi.

Hingga saat ini, baik Rachel maupun Okin belum memberikan klarifikasi lebih lanjut terkait polemik yang kembali viral ini. 

Kirim
Tulisan Terkait
FAVORIT PEMBACA

TERBARU
PILIHAN