Amankah Menghilangkan Tahi Lalat di Wajah? Ini Risiko yang Perlu Diketahui!

Selasa, 31 Mar 2026, 17:15 WIB

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Menghilangkan tahi lalat di wajah sering dianggap sebagai langkah estetika untuk meningkatkan rasa percaya diri.

Tidak sedikit publik figur yang melakukannya, termasuk Ussy Sulistiawaty, yang pernah menghilangkan beberapa tahi lalat di wajahnya. Namun, di balik tren ini, muncul pertanyaan penting, apakah tindakan tersebut berbahaya?

Ket. Foto: tahi lalat di wajah — Sumber: Freepik.com

Secara medis, tahi lalat atau nevus adalah pertumbuhan pigmen pada kulit yang umumnya tidak berbahaya. Sebagian besar tahi lalat bersifat jinak dan tidak memerlukan penanganan khusus.

Namun, ada kondisi tertentu di mana tahi lalat perlu diperiksa lebih lanjut, terutama jika mengalami perubahan bentuk, warna, atau ukuran yang mencurigakan.

Prosedur penghilangan tahi lalat biasanya dilakukan melalui beberapa metode, seperti laser, eksisi bedah, atau kauterisasi (pembakaran jaringan).

Jika dilakukan oleh tenaga medis profesional, prosedur ini umumnya aman. Meski demikian, bukan berarti tanpa risiko.

Risiko Berbahaya

Salah satu bahaya utama adalah infeksi, terutama jika perawatan pasca-tindakan tidak dilakukan dengan benar. Luka bekas pengangkatan bisa menjadi pintu masuk bakteri jika tidak dijaga kebersihannya.

Selain itu, ada risiko terbentuknya jaringan parut atau bekas luka. Pada beberapa orang, terutama yang memiliki kecenderungan keloid, bekas luka bisa tampak lebih menonjol dan justru mengganggu penampilan.

Risiko ini sering kali tidak dipertimbangkan secara matang oleh mereka yang hanya fokus pada hasil instan.

Hal yang lebih serius adalah kemungkinan salah diagnosis. Tidak semua tahi lalat aman untuk dihilangkan begitu saja.

Jika tahi lalat tersebut sebenarnya merupakan tanda awal kanker kulit, seperti melanoma, penghilangan tanpa pemeriksaan yang tepat justru dapat memperburuk kondisi. 

Oleh karena itu, pemeriksaan dokter kulit sebelum tindakan menjadi langkah yang sangat penting.

Tren kecantikan dan pengaruh figur publik seperti Ussy Sulistiawaty memang dapat memicu keinginan untuk melakukan hal serupa. Namun, penting untuk diingat bahwa setiap kondisi kulit berbeda. Apa yang aman bagi satu orang belum tentu aman bagi orang lain.

Kesimpulannya, menghilangkan tahi lalat di wajah tidak selalu berbahaya, tetapi tetap memiliki risiko yang tidak boleh diabaikan.

Keamanan prosedur sangat bergantung pada metode yang digunakan, kondisi kulit individu, serta keahlian tenaga medis yang menangani.

Daripada sekadar mengikuti tren, langkah terbaik adalah berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter kulit untuk memastikan bahwa tindakan yang diambil benar-benar aman dan sesuai kebutuhan.*

  • risiko hilangkan tahi lalat

Redaktur: Weti Aprianti

Penulis: Weti Aprianti

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.