BTS Kembali Pecahkan Rekor! Album ARIRANG Terjual 4,17 Juta Kopi di Minggu Pertama

Ket. BTS

Doc: Instagram

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Boy group asal Korea Selatan, BTS, kembali mencatatkan sejarah baru dalam industri musik global lewat album terbaru mereka, ARIRANG, yang berhasil meraih penjualan fantastis pada pekan pertama perilisannya.

Berdasarkan data dari Hanteo Chart, album ini terjual sekitar 4,17 juta kopi hanya dalam satu minggu sejak debut. Angka tersebut melampaui rekor sebelumnya yang dipegang oleh album Map of the Soul: 7 (2020) dengan penjualan 3,37 juta kopi di minggu pertama.

Dalam industri K-pop, angka penjualan pekan pertama menjadi salah satu indikator utama untuk mengukur kekuatan fandom dan popularitas seorang artis. Pencapaian ini sekaligus menegaskan dominasi BTS yang masih sulit ditandingi di kancah musik global.

Pecahkan Rekor Penjualan Album Mingguan Billboard

Tidak hanya di Korea Selatan, ARIRANG juga menunjukkan performa impresif di pasar musik Amerika Serikat. Album ini berhasil debut di posisi puncak Billboard 200, sekaligus menjadi album ketujuh BTS yang menempati posisi nomor satu.

Total album mencapai 641.000 unit setara album, dengan 532.000 unit berasal dari penjualan rilisan vinyl, menjadikannya pekan debut terbesar dalam lebih dari satu dekade untuk kategori grup musik.

Sebagai perbandingan, capaian ini mendekati rekor milik Taylor Swift melalui album The Life of a Showgirl, yang sebelumnya mencatat lebih dari empat juta unit pada minggu pertama.

Selain itu, BTS juga mencetak rekor penjualan mingguan tertinggi untuk grup sejak era One Direction lewat album Midnight Memories pada 2013.

Didukung Penjualan Vinyl dan Kolaborasi Internasional

Salah satu faktor kesuksesan ARIRANG adalah penjualan format vinyl, yang mencapai 208.000 kopi dari total 17 varian berbeda, menjadikannya salah satu penjualan vinyl terbesar dalam era musik modern.

Album ini juga menandai comeback penuh BTS setelah hampir empat tahun vakum akibat kewajiban militer para member.

Judul ARIRANG sarat makna, merepresentasikan tema kepulangan, kebersamaan, dan identitas kolektif masyarakat Korea. Dalam proses produksinya, BTS menggandeng sejumlah nama besar di industri musik internasional, seperti Diplo, Kevin Parker dari Tame Impala, Ryan Tedder, hingga Mike WiLL Made-It.

Tak hanya itu, para member BTS, yaitu Jin, Suga, j-hope, Jimin, dan V, turut terlibat langsung sebagai produser, memastikan setiap lagu tetap memiliki karakter khas BTS.

Dengan pencapaian ini, BTS kembali membuktikan diri bukan sekadar fenomena K-pop, tetapi kekuatan besar dalam industri musik global yang terus berevolusi, membuktikan pengaruh mereka yang melampaui batas negara dan genre musik.

Kirim
Tulisan Terkait
PILIHAN