Bukan Cuma Anak Konglomerat! Yao Anna Tinggalkan Kemewahan Huawei, Nekat Hidup Sederhana Demi Diakui Dunia Hiburan

Ket. Yao Anna, anak ceo Huawei.

Doc: Weibo

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Kisah Yao Anna atau Annabel Yao tak pernah lepas dari sorotan publik. Sebagai putri dari Ren Zhengfei, pendiri raksasa teknologi Huawei, ia sejak awal sudah berada di puncak privilese yang sulit dijangkau banyak orang. 

Namun alih-alih menikmati kehidupan “putri kerajaan” penuh kemewahan, Anna justru memilih jalan yang tak biasa, meninggalkan semuanya demi mengejar mimpi sebagai aktris.

Yao Anna Jadi Aktris, Langsung Tuai Kontroversi

Debut Yao Anna di dunia hiburan pada 2021 langsung mengundang kontroversi. Di satu sisi, ia dengan cepat mendapatkan panggung besar, tampil di sampul majalah ternama, bergabung dalam variety show populer seperti Chinese Restaurant, hingga merilis proyek musik dengan dukungan dana besar. 

Namun di sisi lain, publik mempertanyakan, apakah semua ini hasil kerja keras, atau sekadar efek dari nama besar keluarganya?

Kritik pun berdatangan tanpa henti. Banyak yang meragukan kemampuan akting dan kualitas penampilannya di atas panggung. 

Tak sedikit pula yang menuding Anna hanya “menumpang” status elitnya untuk melesat cepat di industri hiburan yang sangat kompetitif.

Namun di balik sorotan tajam itu, Anna justru menunjukkan sisi lain yang tak banyak diketahui. Ia mengambil keputusan ekstrem, meninggalkan vila mewah keluarganya yang bernilai fantastis dan memilih tinggal di apartemen sederhana di Beijing. 

Bagi banyak orang, langkah ini terasa tak masuk akal, tetapi bagi Anna, ini adalah bentuk komitmen.

Gaya hidupnya pun berubah drastis. Ia mulai menjalani kehidupan yang lebih sederhana, bahkan tak ragu mengonsumsi makanan kemasan di lokasi syuting.

Penampilan Yao Anna juga jauh dari kesan glamor, lebih memilih pakaian kasual yang terjangkau dibanding brand mewah yang selama ini identik dengan dirinya.

Tak berhenti di situ, totalitasnya dalam mendalami peran juga menuai perhatian. Demi sebuah proyek, Anna rela tinggal selama sebulan di kota kecil, bahkan bekerja tanpa bayaran di restoran lokal.

Tujuannya memahami kehidupan masyarakat biasa sekaligus menguasai dialek setempat agar aktingnya terasa lebih autentik.

Di berbagai kesempatan, Anna juga blak-blakan soal tekanan yang ia rasakan karena label “putri Huawei”. Ia mengaku tidak nyaman terus dibandingkan dengan ayahnya, dan ingin membangun identitasnya sendiri.

“Aku lahir dengan privilese, tapi aku tidak ingin bergantung pada itu. Aku ingin membuktikan diriku lewat usaha sendiri,” ungkapnya tegas.

Sikap rendah hatinya pun terlihat dalam berbagai acara publik. Alih-alih mencari sorotan, Anna justru kerap memilih berdiri di pinggir bersama timnya atau duduk di barisan belakang, kontras dengan banyak selebriti lain yang berlomba tampil mencolok.

Kini, transformasi Anna semakin nyata. Dari citra “gadis kaya” yang lembut, ia beralih menjadi sosok yang lebih modern, berani, dan penuh determinasi. 

Penampilannya pun berubah, lebih ramping dengan gaya rambut pendek yang tegas, mencerminkan identitas baru yang ingin ia bangun.

Perjalanan Yao Anna mungkin belum sepenuhnya diterima semua orang. Namun satu hal yang tak bisa disangkal, ia sedang berjuang keras untuk membuktikan dirinya lebih dari sekadar bayang-bayang nama besar keluarga.

Kirim
Tulisan Terkait
PILIHAN