Waspadai Brain Fog Akibat Pola Tidur Berantakan Saat Libur Lebaran 2026

Kamis, 19 Mar 2026, 10:00 WIB

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Perubahan pola tidur selama libur panjang ternyata dapat berdampak pada kondisi tubuh. Kebiasaan begadang atau tidur tidak teratur membuat tubuh lebih mudah lelah hingga sulit berkonsentrasi, terutama saat kembali ke rutinitas harian.

Dokter spesialis neurologi dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia - Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Astri Budikayanti, menjelaskan bahwa kondisi ini terjadi karena ritme biologis tubuh menjadi tidak stabil.

Ket. Foto: Ilustrasi Perempuan dengan Pola Tidur Berantakan — Sumber: Freepik

“Biasanya kita memiliki jadwal rutin, misalnya bekerja dari pagi hingga sore. Saat liburan, aktivitas sosial meningkat, orang sering begadang atau menonton sampai larut, sehingga jam tidur berubah dan tubuh menjadi bingung menyesuaikan ritmenya,” ujar dr. Astri dilansir Antara.

Ia menjelaskan, tubuh manusia memiliki sistem biologis yang mengatur siklus tidur dan bangun melalui hormon tertentu. Saat seseorang tidur dan bangun di jam yang sama setiap hari, tubuh akan menyesuaikan produksi hormon secara otomatis sehingga ritme tubuh tetap stabil.

Namun, perubahan pola tidur selama beberapa hari dapat mengganggu sistem tersebut. Tubuh membutuhkan waktu untuk kembali beradaptasi dengan ritme normal setelah mengalami perubahan jadwal tidur yang signifikan.

“Kalau perubahan hanya satu sampai dua hari, biasanya tubuh masih bisa menyesuaikan. Tapi kalau lebih dari dua atau tiga hari, ritme tidur bisa mulai kacau,” jelasnya.

Gangguan pola tidur ini dapat memicu berbagai dampak jangka pendek, mulai dari kelelahan, sulit fokus, hingga munculnya fenomena brain fog, yaitu kondisi ketika seseorang merasa tidak bisa berpikir jernih dan mengalami penurunan konsentrasi.

Selain itu, kurang tidur juga berpengaruh pada daya tahan tubuh. Kondisi ini membuat seseorang lebih rentan terserang penyakit, terutama ketika tubuh tidak mendapatkan waktu pemulihan yang cukup.

“Secara keseluruhan mungkin masih bisa diatasi, tetapi pasti ada dampaknya terhadap sistem imun,” kata dr. Astri.

Ia menekankan bahwa tidur merupakan kebutuhan biologis penting bagi manusia. Sekitar sepertiga waktu hidup manusia dihabiskan untuk tidur, sehingga menjaga pola tidur yang konsisten menjadi kunci utama untuk mempertahankan kesehatan fisik dan mental.

“Tidur bukan hanya sekadar beristirahat, tetapi juga proses biologis yang penting untuk memulihkan tubuh dan otak,” pungkasnya.

  • Brain Fog
  • Pola Tidur Berantakan

Redaktur: Fitrya A Kusumah

Penulis: Fitrya A Kusumah

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.