Mukena Cepat Bau dan Rusak? 6 Cara Simple Ini Bikin Mukena Tetap Wangi & Awet Bertahun-Tahun!

Ket. Ilustrasi Mukena.

Doc: istimewa

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Mukena merupakan perlengkapan ibadah yang digunakan hampir setiap hari oleh banyak muslimah. Karena sering dipakai, mukena bisa cepat kusam, lembap, bahkan menimbulkan bau apek jika tidak dirawat dengan baik.

Padahal, dengan perawatan yang tepat, mukena bisa tetap wangi, bersih, dan awet lebih lama. Beberapa kebiasaan sederhana seperti cara mencuci, menjemur, hingga menyimpan mukena ternyata sangat memengaruhi kualitas kainnya.

Berikut beberapa tips merawat mukena agar tidak cepat rusak dan selalu terasa nyaman saat dipakai.

1. Cuci Mukena Secara Rutin dengan Cara yang Lembut

Mukena sebaiknya dicuci secara rutin, terutama jika sering dipakai. Gunakan deterjen yang lembut dan hindari mengucek terlalu keras agar serat kain tidak cepat rusak.

Membersihkan mukena secara berkala juga membantu mencegah penumpukan kotoran, kuman, dan jamur yang dapat menimbulkan bau tidak sedap.

2. Hindari Penggunaan Pemutih Berlebihan

Pemutih memang sering digunakan untuk menghilangkan noda pada mukena putih. Namun penggunaan yang terlalu sering bisa membuat serat kain menjadi rapuh dan mudah rusak.

Gunakan pemutih hanya jika benar-benar diperlukan dan dalam jumlah yang secukupnya agar kualitas mukena tetap terjaga.

3. Jemur di Tempat Teduh

Setelah dicuci, mukena sebaiknya dijemur di tempat yang teduh dan memiliki sirkulasi udara yang baik.

Paparan sinar matahari yang terlalu terik bisa membuat warna kain cepat pudar dan teksturnya menjadi lebih kasar. Menjemur di tempat teduh membantu menjaga warna dan kelembutan kain tetap awet.

4. Gunakan Pelicin atau Pewangi Pakaian

Agar mukena tetap rapi dan harum, gunakan pelicin atau pewangi pakaian saat menyetrika. Selain membantu menghilangkan kusut, cara ini juga membuat mukena terasa lebih segar saat dipakai.

Namun pastikan menggunakan produk secukupnya agar aroma tidak terlalu menyengat.

5. Pastikan Wajah Tidak Basah Saat Memakai Mukena

Air dari wajah atau rambut setelah berwudhu sering kali menempel pada mukena. Jika dibiarkan, kelembapan tersebut bisa memicu tumbuhnya jamur dan menimbulkan bau apek.

Karena itu, sebaiknya keringkan wajah terlebih dahulu sebelum mengenakan mukena agar kain tetap kering dan bersih.

6. Simpan Mukena dengan Cara Digantung

Cara penyimpanan juga sangat berpengaruh pada kondisi mukena. Menyimpan mukena dengan cara digantung memungkinkan kain terkena sirkulasi udara sehingga tidak lembap.

Cara ini juga membantu mencegah timbulnya bau apek serta menjaga bentuk mukena tetap rapi.

Kirim
Tulisan Terkait
PILIHAN