- Home
-
- Entertainment
-
- Waspada! Lapangan Padel ...
Waspada! Lapangan Padel Diduga Ladang Berburu Ani-Ani, Para Suami Mapan Jadi Target Empuk
Kamis, 12 Mar 2026, 16:00 WIBJAKARTA, KUCANTIK.COM - Fenomena mengejutkan tengah ramai diperbincangkan di media sosial, olahraga padel yang belakangan populer di kalangan masyarakat urban disebut-sebut menjadi tempat baru bagi para ani-ani untuk mencari target pria mapan. Isu ini mencuat setelah dibahas dalam konten Escape episode 19 yang tayang di kanal YouTube Raymond Chind pada Senin, 9 Maret 2026.
Dalam episode tersebut, konten kreator Kelvin Steviano hadir sebagai bintang tamu dan memaparkan hasil riset serta pengamatannya mengenai hubungan antara tren olahraga padel dan keberadaan ani-ani. Menurut Kelvin, tidak sedikit perempuan yang datang ke lapangan padel bukan sekadar untuk berolahraga, melainkan untuk mencari pria berstatus sosial dan ekonomi tinggi.
Ia mengungkapkan beberapa perempuan sengaja mendatangi lapangan padel karena tempat tersebut sering dikunjungi oleh kalangan pria mapan. Dengan kata lain, lokasi olahraga ini dinilai memiliki potensi besar untuk menemukan target yang dianggap menjanjikan secara finansial.
âBanyak yang datang ke sana justru untuk cari mangsa. Targetnya biasanya cowok-cowok mapan,â ujar Kelvin dalam perbincangan tersebut.
Kelvin juga membeberkan aktivitas tersebut semakin mudah dilakukan berkat keberadaan aplikasi bernama Reclub yang terbuka untuk publik. Melalui aplikasi itu, seseorang bisa melihat berbagai komunitas atau lokasi aktivitas padel yang sedang ramai.
Menurutnya, beberapa perempuan memanfaatkan fitur tersebut untuk memilih tempat yang dinilai memiliki banyak pria berpotensi menjadi target. Setelah menentukan lokasi, mereka akan datang dengan penampilan yang sengaja dibuat semenarik mungkin untuk menarik perhatian.
âBiasanya mereka berdandan dengan pakaian yang cukup seksi. Lalu mulai membuka percakapan sederhana seperti menanyakan pekerjaan,â ungkap Kelvin.
Tak hanya itu, Kelvin juga menjelaskan bahwa sebagian ani-ani memiliki strategi branding tersendiri dalam membangun citra eksklusif di media sosial. Salah satu cara yang sering dilakukan adalah berfoto di hotel-hotel tertentu, baik di lobi maupun kamar, sebagai bentuk penanda kelas atau segmentasi pasar.
Strategi ini, menurut Kelvin, bertujuan untuk memberi kesan mereka berada di lingkungan yang mewah sehingga menarik minat pria dengan tingkat ekonomi tinggi.
Dalam diskusi tersebut, salah satu host, Ustaz Felix Siauw, sempat menanyakan apakah unggahan foto di hotel mewah tersebut merupakan bagian dari teknik pemasaran untuk menyasar segmen tertentu.
Kelvin mengiyakan dan menjelaskan banyak pria mapan yang mencari pasangan dengan standar atau spesifikasi tertentu. Karena itu, citra kemewahan yang ditampilkan melalui lokasi foto dapat menjadi indikator bagi calon klien.
Selain strategi branding, Kelvin juga membagikan beberapa ciri akun media sosial yang diduga milik ani-ani. Ia menyebutkan biasanya akun tersebut dipenuhi foto-foto traveling ke berbagai negara dengan gaya hidup yang terlihat sangat mewah, namun jarang menampilkan pasangan.
Cerita ini pun memicu berbagai reaksi dari warganet. Sebagian menganggap para istri perlu lebih waspada jika pasangan mereka sering menghabiskan waktu bermain padel. Namun, ada pula yang menilai fenomena ani-ani sebenarnya tidak terbatas pada satu tempat saja.
Beberapa netizen bahkan berkomentar praktik serupa bisa ditemukan di berbagai lokasi, mulai dari tempat olahraga hingga lingkungan kerja.
Perdebatan pun muncul di kolom komentar. Ada yang menyebut lapangan padel dan lapangan golf sebagai tempat berkumpulnya pria berduit, sementara yang lain berpendapat fenomena tersebut bisa terjadi di mana saja selama ada peluang dan target yang dianggap potensial.
- Rumah Tangga
- Padel
Redaktur: Alfina Febriyana
Penulis: Alfina Febriyana
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.