Viral di X! Cindy Rizap Diduga Bayar Joki Ganti Shift Koas, Tarifnya Disebut Bisa Kebeli Motor

Doc: Kolase foto X

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Isu yang menyeret nama Cindy Rizap kembali ramai diperbincangkan di media sosial. Setelah sebelumnya viral terkait berbagai kontroversi, kini muncul tudingan baru yang menyebut dirinya diduga pernah menggunakan jasa joki saat menjalani pendidikan kedokteran.

Dugaan tersebut mencuat setelah sebuah unggahan dari akun X bernama @jannislangee beredar luas dan menjadi bahan perbincangan warganet.

Dalam tangkapan layar yang viral, akun tersebut menuliskan komentar yang menyinggung praktik penggunaan joki dalam dunia pendidikan kedokteran. Ia menyebut bahwa bukan hanya skripsi yang bisa dijokikan, tetapi juga tugas saat menjalani masa koas atau koasistensi.

Pernyataan tersebut kemudian disertai dengan percakapan yang mengklaim bahwa seseorang bisa membayar orang lain untuk menggantikan shift koas di rumah sakit.

Percakapan dalam unggahan itu bahkan menyebut tarif yang cukup fantastis. Disebutkan bahwa satu shift joki koas bisa dihargai hingga sekitar satu juta rupiah. Informasi tersebut langsung memancing reaksi warganet karena dianggap mengejutkan, mengingat masa koas merupakan tahap penting dalam pendidikan dokter.

Dalam pesan yang beredar, disebutkan pula bahwa praktik tersebut konon dapat memberikan keuntungan besar bagi pihak yang menjadi joki. Bahkan ada klaim bahwa seseorang bisa memperoleh cukup banyak uang hingga mampu membeli kendaraan dari hasil menggantikan shift koas orang lain. Meski begitu, klaim tersebut belum dapat diverifikasi kebenarannya.

Akun @jannislangee kemudian mengaitkan praktik tersebut dengan nama Cindy Rizap, yang belakangan ini memang tengah menjadi sorotan publik. Unggahan tersebut dengan cepat menyebar dan memicu diskusi panjang di media sosial.

Banyak pengguna internet yang mempertanyakan apakah tudingan tersebut benar atau hanya sekadar rumor yang belum terbukti.

Sejumlah warganet juga menyoroti seriusnya tuduhan tersebut. Dalam dunia pendidikan kedokteran, praktik menggunakan joki untuk tugas akademik maupun tanggung jawab klinis tentu dianggap melanggar etika. Masa koas sendiri merupakan periode penting bagi calon dokter untuk mendapatkan pengalaman langsung menangani pasien di bawah supervisi dokter senior.

Karena itu, jika benar terjadi, praktik semacam ini bisa menimbulkan kekhawatiran mengenai kualitas pendidikan dan kompetensi tenaga medis di masa depan. Namun hingga saat ini, tudingan yang beredar masih berasal dari unggahan media sosial dan belum ada bukti resmi yang mengonfirmasi kebenarannya.

Di sisi lain, belum ada klarifikasi langsung dari Cindy Rizap terkait tuduhan tersebut. Namanya sendiri sudah lebih dulu ramai diperbincangkan akibat berbagai rumor yang beredar dalam beberapa waktu terakhir. Hal ini membuat setiap informasi baru yang muncul dengan cepat menjadi viral di dunia maya.*

Kirim
Tulisan Terkait
FAVORIT PEMBACA

TERBARU
PILIHAN