Gila! 5 Cara Kuno Ini Ampuh Redakan Stres, Dari Meditasi Sampai Jongkok

Kamis, 12 Mar 2026, 15:15 WIB

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Stres, kecemasan, dan tekanan hidup semakin menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan modern. Meski banyak orang fokus menjaga kebugaran fisik, kesehatan mental dan kejernihan pikiran kerap terabaikan.

Padahal, sejumlah praktik kuno seperti meditasi, yoga, hingga gerakan sederhana seperti jongkok terbukti mampu menenangkan sistem saraf dan meningkatkan fungsi otak secara alami. Melansir Times of India, Kamis (3/7/2025), berikut lima “peretasan otak” kuno yang masih terbukti efektif:

Ket. Foto: Cara Kuno Redakan Stres — Sumber: Freepik

1. Meditasi

Meditasi telah digunakan selama ribuan tahun sebagai jalan menuju kedamaian batin. Dengan melatih fokus dan ketenangan melalui napas atau mantra, meditasi terbukti mampu menurunkan aktivitas amygdala, bagian otak yang berperan dalam respons stres dan ketakutan, serta meningkatkan fungsi korteks prefrontal yang mengatur pengambilan keputusan dan emosi.

Penelitian menunjukkan meditasi rutin dapat memperbaiki memori, meningkatkan konsentrasi, bahkan memicu perubahan genetik yang mendukung sistem penyembuhan tubuh secara alami.

2. Yoga dan Latihan Pernapasan

Yoga bukan sekadar olahraga fisik, tetapi juga latihan mental yang menyelaraskan tubuh, pernapasan, dan pikiran. Saat melakukan gerakan yoga dan teknik pernapasan perlahan—seperti pernapasan perut, kadar oksigen di otak meningkat, terutama di area yang mendukung perhatian dan pengendalian emosi.

Tak heran jika yoga disebut sebagai cara alami untuk mengusir stres sekaligus mempertajam pikiran.

3. Ramuan Nootropik Ayurveda

Tradisi pengobatan Ayurveda menyediakan berbagai tanaman nootropik atau peningkat fungsi otak, salah satunya Ashwagandha. Tanaman adaptogenik ini telah lama digunakan untuk meningkatkan daya ingat, respons mental, serta mengurangi kecemasan dan stres.

Ashwagandha mengandung withanolides, senyawa bioaktif yang membantu memperkuat sistem saraf dan meningkatkan fleksibilitas mental.

4. Puasa

Puasa intermiten atau intermittent fasting bukan hanya soal menahan lapar. Proses ini memicu autophagy, mekanisme tubuh untuk membersihkan sel rusak dan mendaur ulang komponen penting.

Efeknya, otak menjadi lebih jernih, fokus meningkat, dan risiko penyakit neurodegeneratif seperti Alzheimer dapat ditekan. Puasa juga membantu memperkuat koneksi saraf dan meningkatkan kemampuan otak untuk beradaptasi.

5. Jongkok

Gerakan jongkok sederhana ternyata menyimpan manfaat besar untuk otak. Gerakan naik-turun saat jongkok melancarkan aliran darah ke otak dan menstimulasi pelepasan zat penting untuk fungsi kognitif.

Berbeda dengan latihan berat yang menguras tenaga, jongkok adalah latihan berdampak rendah yang bisa dilakukan kapan saja dan di mana saja, cocok bagi siapa pun yang ingin menjaga ketajaman mental secara alami.

Kenapa Masih Efektif hingga Sekarang?

Teknik-teknik kuno ini bekerja dengan menyelaraskan tubuh dan pikiran. Mereka menurunkan stres, memperbaiki sirkulasi oksigen dan nutrisi ke otak, serta mendukung neuroplastisitas, kemampuan otak untuk tumbuh dan beradaptasi.

Tidak seperti suplemen instan atau diet tren, kelima cara ini terbukti aman, alami, dan dapat diterapkan sehari-hari.

  • Cara Tradisional Redakan Stres
  • Tips Redakan Stres

Redaktur: Fitrya A Kusumah

Penulis: Fitrya A Kusumah

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.