Selain Hasna Hasni, Ini Deretan Pesohor Indonesia Penyintas Tunarungu yang Menginspirasi dan Berprestasi

Kamis, 05 Mar 2026, 09:05 WIB

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Nama Hasna Hasni belakangan ramai diperbincangkan di media sosial. Sosoknya menarik perhatian publik karena kisah hidupnya sebagai penyintas tunarungu yang tetap aktif berkarya dan menunjukkan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk tampil percaya diri di ruang publik.

Namun sebenarnya, jauh sebelum namanya viral, sudah ada sejumlah tokoh Indonesia penyandang tunarungu atau yang sering disebut sebagai teman tuli yang lebih dulu menorehkan prestasi dan dikenal luas. Mereka datang dari berbagai bidang, mulai dari seni, dunia hiburan, mode, hingga aktivisme sosial.

Ket. Foto: — Sumber: Instagram/@kitanotice

Kehadiran mereka bukan hanya membuktikan kemampuan individu, tetapi juga membuka ruang yang lebih inklusif bagi penyandang disabilitas di Indonesia.

Surya Sahetapy, Aktivis Tuli yang Mendunia

Salah satu sosok yang paling dikenal adalah Surya Sahetapy. Ia merupakan putra dari Dewi Yull dan Ray Sahetapy.

Sejak kecil, Surya sudah menunjukkan ketertarikannya pada dunia pendidikan dan advokasi bagi komunitas tuli. Ia kemudian melanjutkan studi hingga meraih gelar magister di Rochester Institute of Technology, Amerika Serikat, kampus yang dikenal memiliki program pendidikan khusus bagi mahasiswa tuli.

Di sana, Surya bahkan lulus dengan predikat outstanding graduate. Kini ia aktif sebagai aktivis yang memperjuangkan akses pendidikan, bahasa isyarat, dan kesempatan kerja bagi teman tuli di Indonesia.

Amanda Farliany, Model Tunarungu yang Menginspirasi

Nama Amanda Farliany juga dikenal luas di dunia hiburan. Ia adalah model dan aktris tunarungu yang beberapa kali tampil di acara televisi dan kegiatan publik.

Melalui penampilannya di berbagai platform, Amanda berusaha mematahkan stereotip terhadap penyandang disabilitas. Ia sering membagikan kisah hidup dan pengalamannya untuk memberi semangat kepada teman tuli agar berani mengejar mimpi.

Rafi Ridwan, Desainer Muda yang Mendunia

Di dunia fesyen, ada Rafi Ridwan yang dikenal sebagai desainer muda berbakat.

Menariknya, Rafi sudah mulai menunjukkan minat di dunia desain sejak usia sembilan tahun. Meski mengalami keterbatasan dalam pendengaran dan bicara, ia mampu mengembangkan kreativitasnya hingga dikenal di berbagai panggung internasional.

Karya-karyanya sering menampilkan sentuhan budaya dan desain yang unik, menjadikannya salah satu figur inspiratif dalam industri mode Indonesia.

Tasya, Model Tunarungu dari Bali

Dari Pulau Dewata muncul sosok model tunarungu berbakat bernama Tasya.

Ia pernah terlibat dalam pertunjukan seni yang digelar dalam rangkaian acara G20 Bali Summit 2022. Penampilannya menjadi simbol bahwa panggung internasional juga dapat menjadi ruang bagi talenta penyandang disabilitas.

Kehadirannya di acara sebesar G20 sekaligus menunjukkan pentingnya inklusivitas dalam dunia seni dan pertunjukan.

Fai, Penari Tuli yang Menembus Dunia Seni

Seni tari juga memiliki perwakilan dari komunitas tuli, salah satunya adalah Fai dari Yogyakarta.

Ia berhasil menyelesaikan pendidikan di Akademi Komunitas Negeri Seni dan Budaya Yogyakarta. Melalui gerakan tari, Fai menunjukkan bahwa ekspresi seni tidak selalu membutuhkan suara—gerak tubuh dapat menjadi bahasa yang kuat untuk menyampaikan pesan dan emosi.

Kini ia aktif tampil dalam berbagai pertunjukan seni sekaligus menginspirasi generasi muda tuli untuk menekuni dunia kreatif.

Angkie Yudistia, Dari Aktivis Disabilitas ke Istana Negara

Nama lain yang tak kalah inspiratif adalah Angkie Yudistia. Ia adalah pendiri organisasi sosial Thisable Enterprise yang fokus membuka peluang kerja bagi penyandang disabilitas.

Dedikasinya membuat Angkie dipercaya menjadi staf khusus Presiden Joko Widodo. Posisi tersebut memberinya ruang lebih luas untuk memperjuangkan kebijakan yang mendukung kesetaraan bagi penyandang disabilitas di Indonesia.

Bukti Bahwa Keterbatasan Bukan Penghalang

Kisah para tokoh tersebut menunjukkan satu hal yang sama: keterbatasan fisik tidak pernah benar-benar membatasi potensi seseorang. Dengan dukungan lingkungan, pendidikan, dan kesempatan yang setara, teman tuli mampu berprestasi di berbagai bidang.

Viralnya Hasna Hasni saat ini juga menjadi pengingat bahwa semakin banyak figur dari komunitas tuli yang mulai terlihat dan dihargai di ruang publik. Hal ini diharapkan dapat membuka kesadaran masyarakat bahwa inklusivitas bukan sekadar slogan, melainkan kebutuhan nyata dalam kehidupan sosial.*

  • tuna rungu
  • hasna hasni

Redaktur: Weti Aprianti

Penulis: Weti Aprianti

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.