Tren Facelift Instan Pakai Karet Gelang Viral di TikTok, Dokter Kulit Ungkap Risiko Mengejutkan
JAKARTA, KUCANTIK.COM - Media sosial kembali diramaikan tren kecantikan tak biasa. Kali ini, platform TikTok dipenuhi video yang memamerkan trik facelift instan hanya dengan melilitkan karet gelang di telinga. Klaimnya terdengar menggiurkan, wajah lebih tirus, tulang pipi terangkat, garis rahang lebih tegas, tanpa perlu filler, tanpa suntik, tanpa operasi.
Dalam video yang beredar, para kreator konten melilitkan karet gelang cukup kencang di sekitar telinga selama 10 hingga 30 menit. Banyak yang menyebut metode ini mampu mengurangi bengkak di wajah dan memberikan efek lifting seketika. Tren ini bahkan disebut berasal dari Korea Selatan dan makin meledak setelah dokter kulit asal New York, Dr. David Kim, menyebutnya sebagai “beauty hack terbesar di Korea saat ini” dalam unggahannya. Video tersebut ditonton jutaan kali dan memicu gelombang konten serupa.
Namun, benarkah trik ini ampuh?
Sejumlah pakar justru angkat suara dan membantah klaim tersebut. Dr. Brooke Jeffy, dokter kulit asal Arizona, menegaskan metode tersebut tidak memiliki dasar ilmiah sama sekali. Ia menyebut teknik itu bukan hanya tidak efektif, tetapi juga berpotensi menimbulkan masalah pada kulit.
Pendapat senada disampaikan Katya Khayutin, master aesthetician sekaligus pemilik BelVer Studio. Menurutnya, melilitkan karet gelang atau ikat rambut di telinga bukanlah cara aman untuk mengurangi pembengkakan wajah. Meski area sekitar telinga memang berkaitan dengan teknik pijat drainase limfatik, hasil optimal hanya bisa dicapai melalui teknik profesional yang tepat, bukan dengan tekanan karet gelang.
Para ahli menjelaskan, jika ada perubahan yang terlihat setelah melakukan trik ini, efek tersebut kemungkinan hanya sementara. Tekanan dari karet gelang bisa menciptakan tarikan pada kulit sehingga wajah tampak sedikit berbeda. Namun, begitu dilepas, wajah biasanya kembali ke kondisi semula.
Lebih mengkhawatirkan lagi, metode ini berisiko menghambat aliran darah di area sensitif sekitar telinga. Tekanan berlebihan dapat menimbulkan rasa tidak nyaman, iritasi, bahkan kerusakan kulit pada individu dengan kulit sensitif. Sistem limfatik sendiri tidak mengalir melalui telinga, melainkan melalui area leher. Artinya, klaim karet gelang di telinga bisa melancarkan drainase limfatik dinilai tidak tepat secara anatomi.
Alih-alih mengikuti tren viral yang belum teruji, para pakar menyarankan cara yang jauh lebih aman untuk mengurangi wajah sembap. Menjaga tubuh tetap terhidrasi, cukup tidur, serta membatasi konsumsi garam dan alkohol terbukti membantu mengurangi retensi cairan. Dr. Brooke juga menyarankan tidur dengan posisi kepala sedikit lebih tinggi untuk mencegah penumpukan cairan di wajah saat malam hari.
Sementara itu, Katya merekomendasikan kompres dingin atau penggunaan face roller yang telah didinginkan dengan gerakan pijatan ke arah atas. Teknik pijat drainase limfatik manual yang dilakukan dengan benar juga bisa menjadi alternatif yang lebih efektif dan aman.
Tidak semua tren viral layak diikuti. Ketika menyangkut kesehatan kulit dan wajah, sebaiknya tetap mengandalkan metode yang terbukti secara ilmiah. Viral belum tentu valid, apalagi jika risikonya menyangkut kesehatan.
Komentar (0)
Belum ada komentar untuk Tren Facelift Instan Pakai Karet Gelang Viral di TikTok, Dokter Kulit Ungkap Risiko Mengejutkan .
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!