Isu 70 Ribu Pasukan Viral, Apakah Perang Iran vs Israel Terkait Tanda Kemunculan Dajjal?

Rabu, 04 Mar 2026, 08:45 WIB

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Media sosial kembali diwarnai perdebatan isu akhir zaman setelah perang antara Iran dan Israel memanas. Kabar pemanggilan 70 ribu tentara cadangan Israel pun langsung dikaitkan dengan hadis tentang pengikut Dajjal. Lantas, benarkah perang Iran vs Israel menjadi pertanda turunnya Dajjal?

Di berbagai platform, terutama X, angka 70 ribu menjadi sorotan utama. Sejumlah warganet menghubungkannya dengan hadis yang menyebut Dajjal akan muncul bersama 70.000 pengikut dari kalangan Yahudi.

Ket. Foto: Perang Iran vs Israel — Sumber: Instagram

“Bentar, 70 ribu pasukan?? Kenapa kok spesifik banget 70 ribu?? Jangan-jangan konspirasi Dajjal sebenernya sudah turun, hanya lagi bekerja di balik layar Israel dan US, itu bener?” tulis salah satu pengguna X, dikutip Senin (2/3/2026). Cuitan tersebut memicu diskusi panjang di media sosial.

Tak hanya itu, kemunculan fenomena bintang berekor di langit saat bulan Ramadan turut menambah spekulasi di kalangan warganet.

Lalu, apakah rangkaian peristiwa ini benar merupakan tanda pasti turunnya Dajjal? Berikut penjelasan lengkapnya.

Hadis 70.000 Pengikut Dajjal: Apa Bunyi dan Maknanya?

Dalam hadis sahih riwayat Imam Muslim, Rasulullah SAW menjelaskan bahwa Dajjal akan diikuti oleh 70.000 orang Yahudi dari Isfahan yang mengenakan pakaian khas Persia.

يَتْبَعُ الدَّجَّالَ مِنْ يَهُودِ أَصْفَهَانَ سَبْعُونَ أَلْفًا عَلَيْهِمُ الطَّيَالِسَةُ

Artinya: “Akan mengikuti Dajjal tujuh puluh ribu orang Yahudi Asfahan, mereka memakai jubah-jubah (selendang Persia).”

Hadis tersebut kerap dikutip setiap kali muncul peristiwa besar yang kebetulan melibatkan angka 70 ribu. Namun penting dipahami, hadis ini bukan penanda waktu kemunculan Dajjal, melainkan informasi tentang kondisi yang terjadi ketika Dajjal benar-benar telah keluar.

Artinya, hadis ini tidak dapat digunakan untuk menafsirkan peristiwa politik atau militer yang terjadi jauh sebelum tanda-tanda besar kiamat muncul.

Para ulama menegaskan bahwa menyamakan angka 70.000 tentara cadangan Israel saat ini dengan hadis tentang pengikut Dajjal merupakan kesimpulan yang terlalu dipaksakan. Kesamaan angka tidak otomatis menunjukkan peristiwa yang sama, terlebih jika konteksnya sangat berbeda.

Viral Kemunculan Bintang Berekor Saat Ramadan

Selain konflik bersenjata, warganet juga dihebohkan dengan video bintang berekor yang terlihat di langit malam selama bulan Ramadan. Fenomena tersebut kemudian dikaitkan dengan dukhan, salah satu tanda besar kiamat yang disebut dalam Al-Qur’an dan hadis.

Namun, hadis yang mengaitkan kemunculan bintang berekor dengan dukhan tidak sahih dan bahkan dinilai palsu oleh banyak ulama hadis. Karena itu, riwayat tersebut tidak dapat dijadikan dasar keyakinan.

Secara ilmiah, cahaya berekor di langit bisa berupa komet atau meteor, yakni fenomena alam yang telah berulang kali terjadi sepanjang sejarah.

Sementara dukhan dalam ajaran Islam digambarkan sebagai peristiwa besar berskala global dengan dampak sangat dahsyat, bukan sekadar penampakan cahaya di langit yang terlihat di wilayah tertentu.

Perang Iran vs Israel Termasuk Tanda Akhir Zaman?

Dalam sejumlah hadis sahih memang disebutkan bahwa di akhir zaman akan terjadi peperangan besar antara kaum muslimin dan kaum Yahudi. Namun para ulama menjelaskan, peperangan tersebut terjadi setelah Dajjal keluar dan setelah Nabi Isa ‘alaihis salam turun ke bumi.

Dalam kanal YouTube Al-Bahjah TV, Buya Yahya mengingatkan bahwa Dajjal adalah sosok manusia nyata, bukan simbol atau sekadar kiasan. Ia akan muncul sebagai ujian besar bagi umat manusia dan secara terang-terangan mengaku sebagai Tuhan, dengan kemampuan luar biasa yang Allah berikan sebagai fitnah bagi manusia.

Rasulullah SAW telah menjelaskan ciri-ciri Dajjal secara sangat jelas. Dajjal memiliki dua mata yang cacat; satu tidak berfungsi dan satu menonjol.

Di antara kedua matanya tertulis kata “kafir” yang dapat dibaca oleh setiap orang beriman, baik yang bisa membaca maupun tidak. Artinya, keimanan menjadi pembeda, bukan kecerdasan atau teknologi.

Buya Yahya juga menegaskan bahwa umat Islam tidak diperintahkan untuk sibuk mencari-cari kemunculan Dajjal atau mengaitkan setiap konflik dan fenomena alam dengan tanda akhir zaman.

Konflik antara kaum muslimin dan Yahudi bukanlah hal baru dalam sejarah Islam. Pada masa Rasulullah SAW pun pernah terjadi peperangan serupa dan tidak serta-merta disebut sebagai tanda kiamat.

Dengan demikian, perang Iran vs Israel maupun fenomena bintang berekor saat ini belum memenuhi ciri-ciri perang akhir zaman sebagaimana dijelaskan dalam hadis.

Dalam menyikapi isu semacam ini, Islam mengajarkan umatnya untuk bersikap tenang, tidak mudah terpengaruh isu viral, serta fokus memperkuat iman dan memperbanyak amal ibadah. Sebab, waktu datangnya akhir zaman sepenuhnya merupakan rahasia Allah SWT.

  • Tanda Kemunculan Dajjal
  • 70 Ribu Pasukan

Redaktur: Fitrya A Kusumah

Penulis: Fitrya A Kusumah

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.