Felix Siauw dan Khalid Basalamah Soroti Konflik Iran–Israel: Bukan Soal Bela Palestina
Rabu, 04 Mar 2026, 06:15 WIBJAKARTA, KUCANTIK.COM - Perdebatan mengenai ketegangan geopolitik di Timur Tengah kian ramai diperbincangkan di media sosial, khususnya terkait posisi Iran dalam konflik dengan Israel.
Di tengah citra Iran yang kerap dianggap sebagai pembela Palestina, dua pendakwah populer Indonesia, Felix Siauw dan Khalid Basalamah, menyampaikan pandangan berbeda.
Keduanya secara terbuka menyatakan bahwa Iran dinilai tidak benar-benar berjuang demi kemerdekaan Palestina, melainkan memiliki agenda tersendiri yang tidak selalu sejalan dengan kepentingan umat Islam.
Pandangan tersebut kembali viral setelah beredarnya video lama yang diunggah akun Instagram @folk_makassar. Dalam video itu, Felix Siauw membahas motif di balik serangan Iran ke Israel.
Meski konteksnya sama dengan situasi terkini, yakni konflik Iran-Israel, video tersebut disebut direkam jauh sebelum peristiwa serangan pada Sabtu pekan lalu.
Menurut Felix, serangan Iran bukanlah bentuk solidaritas terhadap warga Gaza, melainkan aksi balasan atas serangan yang lebih dulu diterima.
"Apakah Iran menyerang Israel karena dia pro dengan Palestina? Jawabannya tidak. Iran nyerang Israel karena dia diserang duluan. Sederhana," ujarnya.
Ia juga menyinggung pernyataan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, yang pernah mengajak rakyat Iran menggulingkan pemerintahan mereka.
Secara historis, Felix turut mengulas hubungan Persia dan bangsa Yahudi pada masa lampau. Ia menyebut Iran di bawah kepemimpinan Cyrus the Great atau Sirus Agung justru pernah membantu pembangunan kembali kuil Yahudi.
"Tahu masa lalunya apa? Iran sama Israel itu bestie. Karena yang ngebuat Kuil Sulaiman yang kedua itu Iran, itu Persia," beber Ustaz Felix.
"Makanya Netanyahu bilang 'Mari kita kembali ke masa lalu di mana kita bestie-an'. Artinya bukan untuk Palestina, dia justru pengin menjadikan Iran sebagai bagian bestie-nya dia," pungkasnya.
Senada dengan Felix, Khalid Basalamah juga menyampaikan kritik tajam, terutama dari sisi ideologi dan rekam jejak kemanusiaan Iran di sejumlah negara Timur Tengah.
Ia mengingatkan agar masyarakat tidak mengabaikan keterlibatan Iran di Suriah, Irak, dan Yaman.
"Ini dua negara yang saling serang, dua-duanya pembenci Islam. Yang satu Iran membantai umat Islam sampai ratusan ribu (orang) di Syria, Irak, Yaman. Masa kita tutup mata dengan itu?" tutur Ustaz Khalid dalam video lawas yang kembali beredar.
Lebih lanjut, ia menyebut Iran memandang tindakan terhadap kalangan ahli sunnah sebagai bagian dari keyakinan ideologis.
"Banyak sekali 'permainan'. Saya bukan ahli perang, tapi saya melihat ini semua adalah permainan yang diatur. Karena ini adalah satu kesatuan, adik kakak ini, saudara kembar. Sama aja," tandasnya.
Pernyataan dua pendakwah tersebut memicu beragam reaksi warganet. Sebagian mengaku mendapat sudut pandang baru mengenai konflik yang memanas.
"Nah ini, banyak yang tidak paham. Setahu mereka yang penting lawan Israel," komentar akun @fufu.fe***.
"Informatif," sahut akun @andial***.
Namun, tidak sedikit pula yang menyatakan ketidaksetujuannya terhadap pandangan tersebut.
"Ini bukan tentang agama atau kepercayaan. Fokus tujuan utama dan yang bisa selamatkan Palestina dengan mendukung Iran agar kalahkan Israel," kata akun @fajrin.alba***.
"Ngomong apa sih, pada nggak nyambung," timpal akun @sukamto1***.
- Felix Siauw
- Khalid Basalamah
Redaktur: Fitrya A Kusumah
Penulis: Fitrya A Kusumah
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.