10 Negara Paling Aman Saat Perang Dunia III Mengancam, Apakah Indonesia Termasuk?
JAKARTA, KUCANTIK.COM - Belakangan ini, situasi dunia kembali menimbulkan kekhawatiran, Bunda. Ketegangan antarnegara semakin terasa, terutama setelah serangan udara yang dilancarkan Amerika Serikat bersama Israel ke Iran, yang membuat politik global ikut memanas. Iran dikabarkan menyiapkan balasan untuk menanggapi konflik tersebut.
Mengutip dari Metro.co.uk, Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyebut bahwa militernya menjalankan operasi tempur besar-besaran lewat serangan udara di sejumlah wilayah Iran.
Sementara itu, Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer, bersama pemimpin Prancis dan Jerman meminta Iran menghentikan serangan. Di sisi lain, Presiden Rusia, Vladimir Putin, masih melanjutkan operasi militernya di Ukraina.
Situasi ini bahkan disebut-sebut sebagai potensi awal Perang Dunia Ketiga. Jika skenario ini benar-benar terjadi, dampaknya bisa meluas hingga berbagai belahan dunia.
Namun, ada beberapa negara yang dinilai relatif aman karena letaknya jauh dari pusat konflik dan memiliki risiko terdampak lebih rendah.
Negara paling aman jika terjadi Perang Dunia Ketiga
Berikut beberapa negara yang dianggap paling aman jika Perang Dunia III terjadi, sebagaimana dilansir dari Daily Express dan Metro.co.uk:
1. Antartika
Antartika kerap disebut sebagai salah satu wilayah paling aman. Terletak di ujung paling selatan bumi, benua ini terpencil dan jauh dari negara-negara besar bersenjata nuklir.
Dengan luas lebih dari 14 juta kilometer persegi, Antartika masih menyimpan jutaan mil persegi area yang belum tersentuh aktivitas manusia, sehingga risikonya relatif rendah.
Rekomendasi juga buat kamu:
2. Islandia
Islandia berada jauh di utara dan terpisah dari banyak pusat kekuatan dunia. Negara ini dikenal damai dan konsisten berada di peringkat atas Indeks Perdamaian Global, karena hampir tidak pernah terlibat perang besar.
Sebagai negara kepulauan, Islandia dianggap lebih terlindungi dari konflik, meski dampak konflik nuklir tetap bisa terasa.
3. Selandia Baru
Selandia Baru menempati peringkat kedua dalam Indeks Perdamaian Global. Dengan posisi geografis yang terpencil dan sikap netral dalam berbagai konflik internasional, negara ini dinilai memiliki risiko serangan langsung yang relatif kecil.
4. Swiss
Swiss identik dengan negara damai. Sejak Perang Dunia Kedua, negara ini konsisten menjaga netralitasnya, ditambah kondisi geografis yang dikelilingi pegunungan memberikan perlindungan tambahan. Swiss juga tidak memberikan bantuan militer ke Ukraina, sehingga dianggap lebih aman dari konflik.
5. Indonesia
Indonesia masuk dalam daftar negara relatif aman karena letaknya jauh dari konflik besar dunia. Sejak dahulu, Indonesia dikenal netral dalam isu politik global.
Presiden pertama Indonesia, Soekarno, menyebut kebijakan luar negeri ini dengan prinsip “bebas dan aktif”, artinya Indonesia tidak berpihak pada negara manapun, tetapi tetap berperan menjaga perdamaian dunia.
6. Tuvalu
Terletak di Samudra Pasifik antara Hawaii dan Australia, Tuvalu sangat terpencil dan jarang terseret konflik global. Penduduknya hanya sekitar 11 ribu orang dengan infrastruktur sederhana, sehingga negara ini bukan target utama dalam perang besar.
7. Argentina
Meski pernah terlibat konflik, seperti Perang Falkland 1982, Argentina dinilai berpotensi aman karena sektor pertaniannya yang kuat dan hasil panennya melimpah, cukup untuk memenuhi kebutuhan domestik.
8. Bhutan
Bhutan bersikap netral sejak bergabung dengan PBB pada 1971. Negara ini tidak memiliki wilayah laut dan dikelilingi pegunungan tinggi, menjadikannya relatif terlindungi dari ancaman luar. Bhutan dikenal sebagai negara damai yang jarang terlibat konflik besar.
9. Chili
Chili memiliki garis pantai panjang sekitar 4.000 mil dan letak yang jauh dari pusat konflik. Negara ini memiliki sumber daya alam beragam dan infrastruktur berkembang, sehingga peluang dampak perang langsung relatif kecil.
10. Fiji
Fiji merupakan negara kepulauan di Samudra Pasifik, sekitar 2.700 mil dari tetangga terdekatnya, Australia. Meski kecil, Fiji memiliki kekuatan militer sekitar 6.000 personel dan menempati peringkat tinggi dalam Global Peace Index (GPI).
Itulah beberapa negara yang dinilai paling aman jika terjadi Perang Dunia Ketiga. Letak geografis, kebijakan netral, dan faktor sosial-ekonomi menjadi pertimbangan utama dalam menentukan tingkat keamanan suatu negara dari konflik global.
Komentar (0)
Belum ada komentar untuk 10 Negara Paling Aman Saat Perang Dunia III Mengancam, Apakah Indonesia Termasuk? .
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!