Mau Tarawih Sendiri di Rumah? Ini Niat dan Tata Cara Lengkap untuk Perempuan

Senin, 23 Feb 2026, 16:00 WIB

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Ramadan kembali hadir sebagai bulan penuh berkah yang selalu dinanti oleh umat Islam di berbagai penjuru dunia. Pada bulan suci ini, setiap amal ibadah memiliki nilai pahala yang berlipat, termasuk salat tarawih yang menjadi amalan khusus di malam Ramadan.

Memahami tata cara sholat tarawih sendiri di rumah bagi perempuan penting agar ibadah yang dilakukan tetap sah dan sesuai tuntunan syariat. Salat tarawih sendiri merupakan ibadah sunnah yang dikerjakan pada malam hari setelah menunaikan salat Isya sepanjang bulan Ramadan.

Ket. Foto: Mau Tarawih Sendiri di Rumah? Ini Niat dan Tata Cara Lengkap untuk Perempuan — Sumber: getty image

Bagi muslimah, melaksanakan tarawih di rumah diperbolehkan dan tetap memiliki keutamaan di sisi Allah SWT.

Dalam praktiknya, salat tarawih bisa dilakukan secara mandiri (munfarid) tanpa harus berjamaah. Pelaksanaannya sama seperti salat sunnah lainnya, yaitu dikerjakan dua rakaat kemudian salam.

Jumlah rakaat yang umum dilakukan berkisar antara delapan hingga dua puluh rakaat, lalu disempurnakan dengan sholat witir sebagai penutup rangkaian ibadah malam di bulan Ramadan.

Bacaan Niat Sholat Tarawih Sendiri

Sebelum memulai, perempuan yang hendak salat tarawih sendiri dianjurkan membaca niat berikut:

Arab:
أَصَلِّ سُنَّةَ التَّرَاوِيحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً لِلهِ تَعَالَى

Latin:
Ushallī sunnatat-tarāwīḥi rak'ataini mustaqbilal-qiblati adā'an lillāhi ta'ālā.

Artinya:
“Aku menyengaja sholat sunnah tarawih dua rakaat menghadap kiblat karena Allah Ta'ala.”

Niat ini cukup dibaca dalam hati sebelum takbiratul ihram.

Tata Cara Salat Tarawih Sendiri di Rumah

Dilansir dari buku Dirasah Islamiyah Kelas VII oleh Al Mubdi'u dkk, berikut urutan pelaksanaan salat tarawih sendiri untuk perempuan:

  1. Takbiratul ihram.

  2. Membaca doa iftitah.

  3. Membaca surat Al-Fatihah.

  4. Membaca surat dari Al-Qur’an.

  5. Ruku’.

  6. I’tidal.

  7. Sujud.

  8. Duduk di antara dua sujud.

  9. Sujud kedua.

  10. Berdiri untuk rakaat kedua.

  11. Membaca Al-Fatihah.

  12. Membaca surat Al-Qur’an.

  13. Ruku’.

  14. I’tidal.

  15. Sujud.

  16. Duduk di antara dua sujud.

  17. Sujud kedua.

  18. Tasyahud akhir.

  19. Salam.

Setelah menyelesaikan rangkaian tersebut, salat tarawih ditutup dengan salat witir tiga rakaat sebagai penyempurna ibadah malam.

Doa Setelah Sholat Tarawih

اللَّهُمَّ اجْعَلْنَا بِالإِيْمَانِ كَامِلِيْن وَلِلفَرَائِضِ مُؤَدِّيْنِ وَلِلصَّلَاةِ حَافِظِيْنِ وَلِلزَّكَاةِ فَاعِلِين ولما عِنْدَكَ طَالِبيْن وَلِعَفُوكَ رَاحِيْنِ وبالهُدَى مُتَمَسِّكِينِ وَعَنِ اللَّغْوِ مُعْرِضِيْن وَفِي الدُّنْيَا زَاهِدِيْنِ وَفِي الآخِرَةِ رَاغِيين وبالقضاءِ رَاضِينِ وَلِلنَّعْمَاءِ شَاكِرِينَ وَعَلي البَلاء صابرين وَتَحْتَ لِوَاءِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صلى الله عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمَ القِيَامَةِ سَائِرِيْنِ وَإِلَى الْحَوْضِ وَارِدِيْنِ وَإِلَى الْجَنَّةِ دَاخِلِيْنِ وَمِنَ النَّارِ نَاجِيْنِ وَعَلَى سَرِيْرٍ الكَرَامَةِ قَاعِدِيْنِ وَمِنْ حُوْرٍ عِينِ مُتَزَوِّحِينِ وَمِنْ سُنْدُسٍ وَاسْتَبْرَقَ وَدِيْبَاج مُتَلَبِّسِيْنِ وَمِنْ طَعَامِ الْجَنَّةِ آكِلِينَ وَمِنْ لَبَن وَعَسَلٍ مُصَفًّى شاربين بأكواب وَأبَارِيْقَ وَكَأْسٍ مِنْ مَعِينٍ مَعَ الَّذِي أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ مِنَ النَّبِيِّين وَالصِّدِّيقِينَ وَالشُّهَدَاءِوَالصَّالِحِيْنَ وَحَسُنَ أُولَئِكَ رَفِيقًا ذَلِكَ الْفَضْلُ مِنَ اللَّهِ وَكَفَى بِالله عَلِيمًا اللَّهُمَّ اجْعَلْنَا فِي لَيْلَةِ هَذَا الشَّهْرِ الشَّرِيفَةِ المُبَارَكَةِ مِنَ السُّعَدَاءِ المَقْبُولِيْن وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَآلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنِ بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِينِ

Latin: Allâhummaj'al bil îmâni kâmilîn wa lilfarâidhi muaddin wa lishshalâti hâfidzîn wa lizzakâti fâ'ilîn wa limâ 'indaka thâlibîn wa li'afwika râjîn wa bil hudâ mutamassikîn wa 'anillaghwi mu'ridhîn wa fid-dunya zâhidîn wa fil akhirati râghibîn wa bil gadha'i râdhîn wa lin-na'mâ'i syâkirîn wa 'alâl bala'i shâbirîn wa tahta liwa'i Muhammadin shallallahu 'alayhi wa sallama yawmal qiyâmati sâirin wa ilâlhawdhi wâridîn wa ilâl-jannati dâkhilîn wa minan-nâri nâjîn wa 'alâ sarîr al-karâmati qâ'idîn wan hûrin în mutazawwijîn wa min sundusin wastabraqin wa dîbâjin mutalab-bisin wa min tha'âmil jannati âkilîn wa min labanin wa 'asalin mushaffan syâribîn bi akwâbin wa abârîqa wa ka'sin min ma'în ma'alladzî an'amta 'alayhim minannabiyyîn wash-shiddîqîn wasy-syuhada' wash-shalihîn wa hasuna ulâ'ika rafiqan dzâlikal fadhlu minallâhi wa kafâ billâhi 'alima. Allâhummaj'alnâ fi laylati hâdzasyahr syarîfatil mubarakati min al-syu'âdâ'il maqbûlîn wa lâ taj'alnâ minal asyqiyâ'il mardûdîn wa shallallahu 'alâ sayyidinâ Muhammadin wa âlihi wa shahbihi ajma'in birahmatika ya ar-hamar-rahimîn.

Artinya: "Ya Allah, jadikanlah kami manusia yang senantiasa menyempurnakan iman, melaksanakan perintah-perintah wajib-Mu, melaksanakan sholat, menunaikan zakat, memohon kepada-Mu, mengharap ampunan-Mu, berpegang teguh pada petunjuk, meninggalkan kemungkaran, hidup sederhana di dunia, mengharap surga di akhirat, rela pada takdir, bersyukur pada nikmat, bersabar atas cobaan di bawah bendera syariat Muhammad saw di hari kiamat. Dari ajarannya kami datang, ke surga kami menuju, dan kami selamat dari api neraka. Kami duduk di atas sutra kemuliaan, kami menikahi bidadari nan cantik-jelita. Kami berpakaian yang terbuat dari permadani, sutra, dan perhiasan mewah lainnya. Kami makan dari masakan yang tersedia di surga. Kami minum madu dan susu dengan menggunakan gelas mewah bersama para nabi, orang jujur, syuhada, orang sholeh, dan mereka akan menjadi teman setia di surga nanti. Demikianlah keutamaan dari Allah. Allah Mahatahu atas segala yang dilakukan hamba-Nya. Ya Allah, jadikan kami pada malam yang mulia dan penuh berkah ini sebagai orang-orang yang senantiasa bahagia dan diampuni. Dan janganlah jadikan kami orang-orang yang senan-tiasa bersedih dan tertolak. Kami senantiasa bersSholawat kepada Nabi Muhammad saw., keluarga, dan sahabat-sahabatnya secara keseluruhan dengan rahmat-Mu, wahai Yang Mahakasih dari yang terkasih."

Simpan artikel panduan ini sebagai pegangan selama Ramadan dan bagikan ke sesama muslimah agar semakin banyak yang bisa tarawih mandiri dengan benar.

  • puasa ramadan
  • salat tarawih sendiri

Redaktur: Afifa Khoirunnisa

Penulis: Afifa Khoirunnisa

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.