- Home
-
- Entertainment
-
- Jalani Pemeriksaan Terka...
Jalani Pemeriksaan Terkait Kasus Dugaan Perselingkuhan Insanul Fahmi dan Inara Rusli, Mawa Akui Semangat!
Jum'at, 20 Feb 2026, 15:00 WIBJAKARTA, KUCANTIK.COM - Perjalanan hukum yang ditempuh Wardatina Mawa memasuki babak baru. Ia menjalani pemeriksaan di Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) terkait laporannya atas dugaan perselingkuhan sekaligus perzinaan yang melibatkan suaminya, Insanul Fahmi, dan seorang perempuan bernama Inara Rusli. Pemeriksaan tersebut menjadi titik penting setelah proses yang ia jalani berbulan-bulan akhirnya naik ke tahap penyidikan.
Melalui unggahan di media sosial, Mawa tidak mampu menyembunyikan emosinya. Ia mengaku menunggu momen tersebut cukup lama. Ketika status perkara berubah, rasa lega bercampur haru langsung pecah menjadi tangisan.
âIya alhamdulillah udah naik sidik, ya Allah dari kemarin aku tunggu-tunggu momen ini dan beneran terjadi,â tulisnya.
Ungkapan tersebut menunjukkan betapa berat proses yang ia lalui. Dalam beberapa bulan terakhir, Mawa aktif memperbarui perkembangan kasus kepada publik. Namun di balik upaya mencari keadilan, ada beban lain yang menurutnya jauh lebih menyakitkan, kondisi anaknya yang masih kecil.
Ia menyebut putranya, Afnan, yang berusia lima tahun menjadi alasan terkuat dirinya bertahan. Bagi Mawa, dampak konflik rumah tangga paling terasa justru pada anak, bukan hanya pada pasangan yang berselisih.
âKepikiran sama Afnan di rumah, umurnya masih 5 tahun. Sebenarnya yang paling disedihin itu dia, karena dia cuman bisa bergantung pada aku, ibunya sendiri,â ujarnya.
Pernyataan itu memperlihatkan bahwa perkara hukum bukan sekadar pertarungan pembuktian, tetapi juga perjuangan emosional seorang ibu menjaga stabilitas psikologis anaknya. Mawa menegaskan dirinya harus tetap kuat agar sang anak tidak merasakan kehilangan figur pengasuh utama.
Meski menghadapi tekanan publik, komentar warganet, hingga proses hukum yang panjang, ia mengaku bersyukur mampu melewati fase-fase terberat. Baginya, setiap tahap bukan hanya soal membuktikan kebenaran, tetapi juga proses memulihkan harga diri dan ketenangan batin.
Ia bahkan menulis rasa syukur karena memiliki anak laki-laki yang suatu hari kelak bisa melindunginya. Ungkapan itu bukan sekadar harapan masa depan, melainkan simbol bahwa ia tidak ingin anaknya tumbuh dalam bayang-bayang konflik tanpa ketegasan.
âAlhamdulillah aku dikaruniai anak laki-laki yang ke depan Insya Allah bisa melindungi ibunya. Alhamdulillah, I did it, aku bisa melewati semuanya,â tulisnya.
Kasus ini kini memasuki tahap penyidikan, yang berarti penyidik akan mengumpulkan bukti lebih dalam serta memeriksa pihak-pihak terkait. Bagi Mawa, langkah tersebut menjadi validasi awal bahwa laporannya dianggap memiliki dasar kuat.*
- Wardatina Mawa
Redaktur: Weti Aprianti
Penulis: Weti Aprianti
Berita Terkait:
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.