- Home
-
- Entertainment
-
- Dianggap Kelewat Mesra S...
Dianggap Kelewat Mesra Saat Live, Sarwendah dan Giorgio Antonio Jadi Bahan Ghibah Netizen
Jum'at, 20 Feb 2026, 10:15 WIBJAKARTA, KUCANTIK.COM - Fenomena siaran langsung di media sosial kembali memicu perbincangan hangat publik. Kali ini, sorotan tertuju pada kedekatan antara Sarwendah dan Giorgino Abraham saat melakukan live jualan bersama. Interaksi keduanya dinilai sebagian netizen terlalu akrab hingga dianggap melewati batas wajar, memicu gelombang komentar nyinyir di kolom chat dan berbagai platform gosip.
Dalam video yang kembali diunggah akun @gosip_danu, Sarwendah dan Giorgino tampak santai, bercanda, serta beberapa kali tertawa sambil saling menggoda ringan.
Keduanya memang tengah mempromosikan produk fesyen rumahan, namun dinamika obrolan yang cair membuat suasana lebih menyerupai konten hiburan dibanding sekadar jualan. Justru di titik inilah publik mulai terbelah, ada yang menganggap natural, ada pula yang merasa tidak pantas.
Beberapa warganet menilai keduanya sama-sama berstatus single sehingga tak ada yang perlu dipermasalahkan.
"Ngk usah geli atau risih, toh mereka sama2 tdk punya pasangan, yg bikin geli dan risih itu kalau mesraan ke suami orang atau istri orang," komentar akun @desemy**.
Namun, komentar lain bernada lebih tajam. Mereka menilai interaksi tersebut terasa berlebihan untuk konsumsi publik, terlebih dilakukan saat live yang bisa ditonton siapa saja.
"Jd mau jualan daster apa mesum di muka umum nehh? btw dl awal2 lakinya ganteng bgt prasaan, skrg jd kek encek2 gmn gitu yaa. Ya ttp ganteng seh cm aura nya apa gt yg bkin beda," komentar akun @melinxoxo.
Kekhawatiran juga datang dari warganet yang mengaitkan citra Sarwendah sebagai seorang ibu. Meski tidak menyebut adanya pelanggaran moral, mereka merasa gestur yang terlalu akrab bisa menimbulkan persepsi negatif.
"Geli , bukan karna iri. Cuma takut aja nanti anak"nya liat Mak nya begini," komentar akun @adilla**.
Di sisi lain, banyak penggemar justru membela. Mereka menilai interaksi tersebut murni bagian dari strategi hiburan agar live tidak membosankan. Dalam tren social commerce saat ini, penjual memang dituntut membangun chemistry agar penonton betah dan akhirnya membeli produk. Candaan, gimmick, hingga roleplay pasangan sering digunakan sebagai teknik marketing.
Hingga kini, baik Sarwendah maupun Giorgino belum memberikan klarifikasi khusus. Mereka tetap melanjutkan aktivitas promosi seperti biasa. Kontroversi ini pun memperlihatkan satu hal, di era live commerce, bukan hanya produk yang dijual, tetapi juga interaksi. Dan interaksi yang terlalu âhidupâ kadang justru menjadi bumerang opini publik.***
- Sarwendah dan Giorgio Antonio
Redaktur: Weti Aprianti
Penulis: Weti Aprianti
Berita Terkait:
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.