4 Minuman Bikin Cepat Haus Saat Puasa Ramadan, Hindari Sekarang!

Ket. Ilustrasi minuman manis.

Doc: Istimewa

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Menjalani puasa di bulan Ramadan bukan hanya soal menahan lapar, tetapi juga menahan rasa haus sepanjang hari. Sayangnya, tanpa disadari banyak orang justru mengonsumsi minuman yang memperparah dehidrasi. Bukannya membantu tubuh tetap segar, pilihan minuman yang keliru saat sahur atau berbuka justru bisa membuat tenggorokan kering dan tubuh lemas lebih cepat.

Persiapan Ramadan biasanya identik dengan menyetok berbagai makanan dan minuman favorit. Namun, pemilihan menu seharusnya tidak hanya soal rasa, melainkan juga dampaknya terhadap daya tahan tubuh selama berpuasa. Air putih tetap menjadi pilihan terbaik untuk menjaga hidrasi. Selain itu, minuman dengan kandungan elektrolit alami juga dapat membantu tubuh mempertahankan cairan lebih lama.

Mengutip laporan dari Eating Well (24/5), ada beberapa jenis minuman yang sebaiknya dihindari selama puasa karena berpotensi memicu dehidrasi. Tanpa disadari, minuman-minuman ini sering menjadi favorit saat sahur maupun berbuka.

Berikut empat minuman yang sebaiknya kamu batasi agar puasa tetap lancar dan tubuh tidak cepat haus.

1. Minuman Manis

Minuman manis memang menggoda, apalagi setelah seharian berpuasa. Namun, mengonsumsinya saat sahur justru bisa menjadi bumerang. Kandungan gula seperti fruktosa dan glukosa dalam minuman manis dapat mempercepat proses dehidrasi. Tubuh akan bekerja lebih keras untuk menyeimbangkan kadar gula darah, sehingga cairan lebih cepat terkuras.

Soda, minuman sirup, hingga minuman berpemanis buatan termasuk dalam kategori ini. Jika dikonsumsi berlebihan, efek haus bisa muncul lebih cepat dari yang kamu bayangkan.

2. Minuman Berkafein

Bukan hanya kopi, teh dan matcha pun mengandung kafein. Zat ini bersifat diuretik, yang berarti dapat merangsang tubuh mengeluarkan cairan lebih banyak melalui urine. Akibatnya, cadangan cairan dalam tubuh berkurang lebih cepat saat berpuasa.

Jika sulit meninggalkan kafein, cobalah mengurangi jumlahnya secara bertahap dan imbangi dengan konsumsi air putih yang cukup saat berbuka dan sahur.

3. Minuman Energi

Minuman energi sering dianggap solusi instan untuk menambah stamina. Padahal, kandungan gula dan kafein yang tinggi justru bisa memperparah rasa haus. Lonjakan energi yang dirasakan biasanya tidak bertahan lama dan malah diikuti rasa lemas ketika kadar gula darah turun drastis.

Sebagai alternatif, pilih sumber energi alami seperti air kelapa atau teh hijau dalam jumlah wajar.

4. Jus Buah Kemasan

Sekilas terdengar sehat karena berbahan dasar buah. Namun, jus buah kemasan umumnya mengandung tambahan gula yang cukup tinggi. Tanpa disadari, ini bisa meningkatkan risiko dehidrasi.

Jika ingin menikmati jus saat puasa, sebaiknya buat sendiri di rumah menggunakan 100 persen buah segar tanpa tambahan gula. Selain lebih sehat, kandungan seratnya juga membantu tubuh merasa kenyang lebih lama.

Menjalani puasa dengan tubuh yang tetap terhidrasi bukan hal mustahil. Kuncinya ada pada pilihan minuman yang tepat. Jangan sampai kebiasaan kecil justru membuat ibadah terasa berat. Pilih dengan bijak, dan rasakan perbedaannya sepanjang hari.

Kirim
Tulisan Terkait
FAVORIT PEMBACA

TERBARU
PILIHAN