Skandal Bisnis Wakaf Ribuan Alquran Taqy Malik, Pekerja di Tanah Suci Terancam Deportasi!
JAKARTA, KUCANTIK.COM - Taqy Malik dituding temannya sendiri, Randy Permana, menjalani bisnis wakaf mushaf Alquran. Tuduhan itu muncul karena Taqy mematok harga per mushaf sebesar 80 riyal atau setara Rp330 ribu.
Padahal menurut Randy, yang bekerja sebagai tour guide di Arab Saudi, harga mushaf yang termahal hanya 50 riyal.
"Selisihnya, keuntungan yang dia ambil itu lebih banyak ketimbang beli mushafnya," kata Randy Permana saat wawancara virtual pada Jumat, 13 Februari 2026.
Masalah kedua, menurut Randy, adalah Taqy Malik membeli mushaf dalam jumlah banyak, yakni mencapai ribuan. Hal ini kemudian memicu kecurigaan dari otoritas Arab Saudi.
"Pihak otoritas keamanan masjid menilai bahwa mushaf ini diperjualbelikan oleh jamaah secara online, dan itu secara aturan dilarang," ucapnya.
Randy menjelaskan, praktik tersebut dapat berdampak buruk terhadap pekerja lain di Tanah Suci, termasuk dirinya. Mereka yang juga menyalurkan wakaf secara wajar bisa ikut dicurigai dan dipersoalkan.
"Mungkin pertama kita akan ditandai dengan namanya cap sidik jari lah. Dalam arti kita ditandai bahwa kita pernah ada masalah," kata Randy Permana.
Randy menegaskan, ia tidak berbicara tanpa dasar. Temannya pernah ditangkap dan dipenjara karena dianggap memperjualbelikan mushaf Alquran.
"Pernah teman di penjara tiga hari, tujuh hari, bahkan yang sepuluh hari pun ada," kata lelaki yang bekerja sebagai tour guide selama 5 tahun ini.
Dalam kondisi terburuk, mereka bahkan bisa dideportasi. "Ketika mengulangi lagi atau apa, kemungkinan bisa langsung dideportasi dengan blacklist tidak bisa masuk Saudi selama sepuluh tahun," jelasnya.
Rekomendasi juga buat kamu:
Karena geram dengan tindakan Taqy, Randy dan teman-temannya sempat berencana melaporkan praktik tersebut kepada pihak kepolisian di Madinah.
"Sebenarnya kemarin itu pengennya saya tunggu, dia datang ke Madinah kita tinggal langsung tunjukin ke polisi, selesai dia. Biar diselesaikan di sini, di Saudi gitu kan," katanya.
Namun niat tersebut akhirnya diurungkan. Randy memilih menegur Taqy melalui media sosial.
"Makanya saya pun menunggu kalau Taqy mau secara berdebat," kata Randy Permana.
Randy juga menekankan pengalamannya di Tanah Suci dibandingkan pengetahuan Taqy. "Ya mungkin aku rasa ilmu agamanya dia jauh lebih lebih hebat daripada saya, tapi ya mohon maaf saya yang lebih tahu kondisi di Makkah dan Madinah daripada dia," ujarnya lagi.
Hingga saat ini, belum ada tanggapan resmi dari Taqy Malik terkait tudingan yang disampaikan Randy Permana. Kasus ini terus menjadi perhatian warganet, terutama terkait etika dan aturan distribusi mushaf Alquran di Tanah Suci.
Komentar (0)
Belum ada komentar untuk Skandal Bisnis Wakaf Ribuan Alquran Taqy Malik, Pekerja di Tanah Suci Terancam Deportasi! .
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!