Terpaksa Injak Punggung Polisi Untuk Naik ke Atas Panggung, Attitude Nassar Tuai Atensi

Doc: Instagram/@musikajadulu

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Sebuah momen tak biasa dari pedangdut flamboyan Nassar mendadak viral di media sosial. Saat tampil di sebuah konser di Tasikmalaya, ia harus menghadapi situasi yang cukup merepotkan, panggung terlalu tinggi dan tidak memiliki akses tangga yang memadai dari arah datangnya sang artis.

Alih-alih menunggu lama atau meminta kru membongkar barikade penonton, seorang anggota polisi yang berjaga di area depan panggung sigap membantu. Polisi tersebut membungkuk dan mempersilakan sang penyanyi menginjak punggungnya agar bisa naik. Situasi itu sontak membuat penonton heboh sekaligus khawatir.

Namun yang membuat publik tersentuh bukan sekadar aksi spontan aparat, melainkan sikap Nassar setelahnya.

Begitu berhasil berdiri di atas panggung, Nassar tidak langsung bernyanyi. Ia justru berhenti sejenak, memanggil polisi yang menolongnya, lalu meminta maaf di hadapan ribuan penonton.

“Ini mas Rifqi sudah membantu saya naik karena panggungnya tinggi banget, ini sampai kotor bekas kaki saya, maaf,” ucapnya dalam sebuah video yang diunggah akun @musikajadulu, Jumat (13/02).

Ia bahkan mengulang permintaan maafnya berkali-kali. “Maaf ya terima kasih, maafkan,” ujar Nassar lagi.

Penonton yang awalnya riuh berubah menjadi tepuk tangan panjang. Banyak yang menilai reaksi Nassar sangat tulus, bukan formalitas panggung. Ia tidak memperlakukan bantuan itu sebagai hal sepele, meskipun situasinya mendesak dan ia adalah bintang utama acara.

Dalam video yang beredar, sang polisi tampak tersenyum dan memberi hormat kecil, sementara Nassar membalas dengan membungkuk. Gestur sederhana itu justru jadi sorotan utama, mengalahkan kemegahan konser.

Warganet pun ramai memuji sikapnya. Banyak yang menilai, di tengah dunia hiburan yang kerap dipenuhi tuntutan pelayanan untuk artis, tindakan meminta maaf kepada petugas lapangan adalah hal yang jarang terlihat. Apalagi dilakukan berulang-ulang di depan publik.

Beberapa komentar menyebut Nassar menunjukkan etika menghargai profesi orang lain. Ia tidak memposisikan diri sebagai orang yang harus selalu dilayani, melainkan sebagai manusia yang sadar bantuan sekecil apa pun pantas dihormati.

Peristiwa itu juga menggambarkan dinamika konser daerah yang sering berlangsung spontan. Tidak semua panggung memiliki standar teknis seperti di kota besar, sehingga kerja sama antara panitia, aparat, dan artis menjadi sangat penting. Tanpa bantuan cepat, penampilan bisa tertunda lama dan berisiko membuat penonton tidak terkendali.

Kirim
Tulisan Terkait
PILIHAN