Jelang Imlek, Ini 5 Pantangan yang Dipercaya Bisa Hindarkan Kesialan

Sabtu, 07 Feb 2026, 06:00 WIB

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Tahun Baru China atau Imlek sudah di depan mata dan kembali disambut dengan penuh suka cita oleh masyarakat, khususnya umat Tionghoa di berbagai daerah.

Perayaan ini bukan sekadar pergantian tahun dalam kalender lunar, tetapi juga menjadi momen penting untuk berkumpul bersama keluarga, mempererat hubungan, serta memanjatkan harapan akan keberuntungan, kesehatan, dan rezeki yang lebih baik di tahun yang baru.

Ket. Foto: Pantangan yang Dilakukan Saat Imlek — Sumber: Kucantik/Fitrya

Imlek memiliki makna mendalam bagi masyarakat Tionghoa. Tradisi turun-temurun masih dijaga dan dilaksanakan hingga kini, mulai dari membersihkan rumah, menghias dengan ornamen serba merah, hingga menyajikan berbagai hidangan khas.

Selain tradisi, terdapat pula sejumlah kepercayaan yang diyakini dapat membawa keberuntungan. Di sisi lain, ada beberapa pantangan yang dipercaya sebaiknya dihindari agar tidak mendatangkan kesialan sepanjang tahun. Berikut lima pantangan yang umum diperhatikan saat Chinese New Year, Rabu (4/2/2026).

1. Menyapu dan Membuang Sampah

Pada hari pertama Imlek, menyapu lantai atau membuang sampah dipercaya sama artinya dengan membuang rezeki dan keberuntungan yang baru saja datang. Oleh karena itu, masyarakat Tionghoa biasanya melakukan bersih-bersih rumah beberapa hari sebelum Imlek.

Rumah dibersihkan secara menyeluruh agar energi negatif ikut terbuang, sementara hari perayaan dikhususkan untuk menyambut hal-hal baik.

2. Mengucapkan Kata-Kata Negatif

Pantangan berikutnya adalah mengucapkan kata-kata bernuansa negatif, seperti “mati”, “sakit”, “miskin”, atau kata-kata kasar lainnya. Ucapan tersebut diyakini membawa energi buruk. Saat Imlek, masyarakat dianjurkan untuk menggunakan kata-kata positif, doa, dan harapan baik agar sepanjang tahun dipenuhi keberkahan dan kebahagiaan.

3. Memecahkan Barang

Memecahkan barang seperti piring atau gelas juga dihindari saat perayaan Imlek. Hal ini dipercaya sebagai pertanda buruk karena melambangkan perpecahan, kerugian, atau kesialan. Oleh sebab itu, banyak orang bersikap lebih berhati-hati ketika menggunakan barang pecah belah selama perayaan berlangsung.

4. Dilarang Menggunakan Benda Tajam

Penggunaan benda tajam, seperti pisau atau gunting, juga menjadi pantangan saat Imlek. Masyarakat Tionghoa percaya bahwa benda tajam dapat “memotong” aliran rezeki, kekayaan, dan kesuksesan. Karena itu, aktivitas seperti memotong rambut atau memasak dengan pisau tajam sering dihindari pada hari pertama Imlek.

5. Tidak Mengunjungi Keluarga Istri

Pantangan lainnya adalah mengunjungi keluarga istri pada hari pertama Imlek. Kepercayaan ini menyebutkan bahwa hal tersebut bisa menandakan adanya masalah dalam pernikahan dan berpotensi membawa kesialan bagi keluarga.

Biasanya, pasangan baru diperbolehkan mengunjungi keluarga istri pada hari kedua Imlek dengan membawa anak-anak serta hadiah sederhana untuk dinikmati bersama.

Berbagai pantangan ini masih dipercaya dan dijalankan oleh sebagian masyarakat sebagai bentuk penghormatan terhadap tradisi leluhur, sekaligus harapan agar tahun baru membawa keberuntungan dan kedamaian bagi semua.

  • Imlek 2026
  • Tradisi Imlek

Redaktur: Fitrya A Kusumah

Penulis: Fitrya A Kusumah

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.