Penyebab Boiyen Gugat Cerai Rully Anggi Akbar Terbongkar, Bukan Karena Kasus Penipuan!

Ket. Boiyen dan suaminya, Rully dalam media sosial miliknya.

Doc: Instagram/@boiyenpesek

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Kabar perceraian komedian Boiyen dengan sang suami, Rully Anggi Akbar, hingga kini masih menyisakan tanda tanya besar di benak publik. Pasalnya, pernikahan yang baru berjalan hitungan bulan itu tiba-tiba berada di ambang kehancuran, memunculkan beragam spekulasi di tengah masyarakat.

Seperti diketahui, Boiyen dan Rully menikah pada 15 November 2025 dalam sebuah pesta pernikahan yang digelar megah di ICE BSD, Tangerang Selatan. Kala itu, kebahagiaan jelas terpancar dari keduanya. Namun siapa sangka, hanya dua bulan berselang, biduk rumah tangga mereka justru diterpa badai besar.

Kini, alasan di balik keputusan Boiyen untuk melayangkan gugatan cerai mulai terkuak. Kuasa hukum Boiyen, Anselmus Mallofiks, akhirnya buka suara mengenai motif utama kliennya mengajukan gugatan ke Pengadilan Agama Tigaraksa pada Januari 2026.

Menurut Anselmus, gugatan cerai tersebut bukan dipicu persoalan sepele. Pemilik nama asli Yeni Rahmawati itu disebut memiliki prinsip kuat dalam membangun rumah tangga. Hal paling mendasar yang dirasa hilang dari pernikahannya dengan Rully adalah komunikasi yang sehat dan lancar sebagai pasangan suami istri.

“Yang terpenting adalah, utamanya klien kami ini sebenarnya ingin membangun rumah tangga yang komunikasinya itu lancar,” ujar Anselmus.

Menariknya, masalah komunikasi tersebut disebut tidak muncul sejak awal hubungan. Justru, hambatan mulai terasa dan semakin tajam setelah keduanya resmi menikah. Situasi ini kemudian berkembang menjadi persoalan serius yang tak bisa diabaikan begitu saja.

Meski demikian, pihak Boiyen memilih untuk menahan diri dalam mengungkap detail konflik rumah tangga tersebut ke publik. Anselmus menegaskan bahwa perkara ini belum masuk tahap pembuktian di persidangan, sehingga pihaknya belum dapat membeberkan lebih jauh.

“Kita lihat saja persidangannya seperti apa, karena ini kan belum masuk pembuktian. Jadi terkait komunikasi dan hal lainnya kami belum bisa menjelaskan lebih detail,” katanya.

Lebih lanjut, Anselmus menekankan bahwa alasan di balik gugatan cerai tersebut merupakan substansi perkara yang sangat privat. Oleh karena itu, ia meminta publik untuk menghormati ruang pribadi Boiyen sebagai individu, bukan semata figur publik.

“Alasan itu sudah masuk substansi perkara dan sangat privat. Kami harus menghargai privasi Mbak Yeni sebagai klien kami,” pungkasnya.

Perceraian Boiyen dan Rully sendiri menjadi semakin sorotan karena terjadi beriringan dengan munculnya laporan polisi terhadap Rully Anggi Akbar. Rully dilaporkan terkait dugaan kasus penipuan dan penggelapan dana investasi, yang turut menambah kompleksitas persoalan rumah tangga mereka.

Kirim
Tulisan Terkait
FAVORIT PEMBACA

TERBARU
PILIHAN