Dua Kali Dikhianati! Fuji Ungkap Lelah Jadi Korban Penggelapan Dana Rp1 M
JAKARTA, KUCANTIK.COM - Fujianti Utami, selebgram dan influencer yang dikenal lewat konten media sosialnya, kembali menjadi korban dugaan penggelapan dana oleh orang yang dipercayainya. Peristiwa ini membuat Fuji merasa sangat lelah, capek secara mental dan fisik, bahkan sempat mengalami penurunan kondisi hingga kehilangan kepercayaan terhadap orang baru yang bekerja dengannya.
Dalam wawancara terbaru, Fuji mengaku kejadian ini bukan hanya soal uang, tetapi juga tekanan emosional yang terus menumpuk. Ia mengatakan bahwa rasa PTSD (Post-Traumatic Stress Disorder) sempat menghampirinya karena trauma berulang dari pengalaman buruk yang sama.
Kasus terbaru ini bermula ketika Fuji menemukan adanya dugaan penipuan dan penggelapan uang endorsement oleh seorang staf admin media sosialnya. Menurut kuasa hukum Fuji, kerugian diperkirakan mencapai Rp 1 miliar dan telah dilaporkan ke Polres Metro Jakarta Selatan, yang kini telah menaikkan kasus ini ke tahap penyidikan resmi.
Fuji telah kembali ke kantor polisi bersama kuasa hukumnya, Sandy Arifin, untuk menjalani pemeriksaan lanjutan dan memberikan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) terkait detail aliran dana yang diduga diselewengkan oleh mantan rekan kerjanya tersebut.
Kuasa hukum Fuji juga menyebut bahwa ada puluhan pertanyaan yang diajukan penyidik untuk mengungkap lebih jauh peran dan alur uang dalam kasus ini. Dengan bukti yang sudah lengkap, Fuji optimistis kasusnya akan segera sampai di meja persidangan.
Ini bukan pertama kali Fuji mengalami dugaan penggelapan oleh orang yang dipercayainya. Pada 2023, Fuji sempat melaporkan mantan manajernya, Batara Ageng, atas dugaan penggelapan dana hasil kerja sama dengan berbagai brand.
Dalam kasus tersebut, kerugian yang ditimbulkan mencapai sekitar Rp 1,3 miliar. Batara kemudian dinyatakan bersalah dan divonis penjara selama 2,5 tahun atas perbuatannya. Kasus itu menjadi pelajaran pahit bagi Fuji tentang pentingnya pengawasan terhadap orang yang diberi kepercayaan dalam urusan bisnis dan keuangan.
Akibat kejadian tersebut, Fuji mengaku kini lebih berhati-hati dan selektif terhadap rekan kerja barunya. Ia menyadari bahwa telah mengalami dampak emosional yang cukup dalam, termasuk kehilangan kepercayaan sehingga sulit untuk membuka diri terhadap pekerja baru.
Meski begitu, Fuji tetap berharap proses hukum kasus ini akan berjalan cepat dan adil, serta pelaku mendapatkan hukuman yang setimpal. Ia juga bertekad fokus kembali pada karier dan kehidupannya setelah masalah hukum ini selesai.
Komentar (0)
Belum ada komentar untuk Dua Kali Dikhianati! Fuji Ungkap Lelah Jadi Korban Penggelapan Dana Rp1 M .
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!