Dispatch Ungkap Latar Belakang Agensi Keluarga Cha Eun Woo di Tengah Isu Penggelapan Pajak

Sabtu, 24 Jan 2026, 14:00 WIB

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Idol sekaligus aktor ternama Korea Selatan, Cha Eun Woo, tengah menghadapi tuduhan serius terkait dugaan penggelapan pajak.

Berdasarkan keterangan Dinas Pajak Nasional Korea Selatan, bintang Hallyu tersebut diduga memiliki tunggakan pajak hingga mencapai 20 miliar won atau sekitar Rp230 miliar akibat tidak melaporkan sebagian penghasilannya.

Ket. Foto: Cha Eun Woo — Sumber: Tangkapan Layar

Menurut Dinas Pajak Nasional Korea, dugaan penghindaran pajak itu dilakukan dengan cara memasukkan pendapatan pribadi ke dalam pajak perusahaan melalui sebuah perusahaan yang disebut sebagai perusahaan fiktif. Skema tersebut diduga dimanfaatkan untuk menekan kewajiban pajak yang seharusnya dibayarkan secara pribadi.

Seiring pemberitaan yang semakin meluas, berbagai spekulasi pun bermunculan di media mengenai dugaan penggelapan pajak tersebut. Nama restoran belut milik keluarga Cha Eun Woo di Ganghwado, Eojaeyeon, ikut terseret dan menjadi sorotan publik.

Media investigasi Dispatch kemudian merilis laporan yang memuat kronologi secara rinci terkait dugaan kasus ini. Dalam laporannya, Dispatch juga mengungkap informasi latar belakang mengenai agensi satu orang milik Cha Eun Woo yang sebelumnya bernama Chas Gallery dan kini dikenal sebagai The Annie.

1. Cha Eun Woo mendirikan perusahaan satu orang bernama Chas Gallery pada 4 Juli 2019 dengan lokasi terdaftar di Dongangu, Anyangsi. Dalam struktur perusahaan tersebut, Cha Eun Woo menjabat sebagai CEO, sementara direktur internal tercatat atas nama ibunya, Ny. Choi, dan manajer keuangan tercatat sebagai ayahnya, Tn. Lee.

Bidang usaha yang terdaftar dalam perusahaan tersebut cukup luas, meliputi produksi dan penjualan album, manajemen artis, perencanaan acara dan iklan, produksi pertunjukan langsung, produksi karakter, distribusi kosmetik, serta berbagai kegiatan bisnis lainnya.

Pada Juni 2020, Chas Gallery memindahkan alamat terdaftarnya ke Tongjineup, Gimposi. Selanjutnya, pada 2022, perusahaan tersebut kembali berpindah lokasi ke Bureunmyeon, Ganghwagun, Ganghwado.

2. Pada September 2020, ibu Cha Eun Woo, Ny. Choi, resmi diangkat sebagai CEO Chas Gallery. Kemudian pada tahun 2022, ia mendirikan sebuah perseroan terbatas bernama LNC yang bergerak di bidang manajemen dan bisnis lain yang berkaitan dengan industri hiburan.

Pada 2024, LNC berganti nama menjadi perseroan terbatas The Annie. Operasional perusahaan diperluas hingga mencakup pengelolaan properti real estat milik Cha Eun Woo, dengan alamat terdaftar di Bureunmyeon, Ganghwagun, Ganghwado, yang juga merupakan lokasi restoran belut keluarga, Eojaeyeon.

3. Peralihan dari perusahaan swasta menjadi perseroan terbatas memungkinkan agensi yang dikelola keluarga Cha Eun Woo beroperasi tanpa ancaman audit eksternal reguler. Sebagai perseroan terbatas, The Annie tidak memiliki kewajiban hukum untuk mempublikasikan laporan keuangan maupun informasi internal perusahaan.

Informasi yang tidak wajib dipublikasikan tersebut mencakup data karyawan kunci, termasuk peran Ny. Choi, Tn. Lee, serta saudara laki-laki Cha Eun Woo yang tercatat sebagai direktur internal lainnya.

4. Pada 2019, pemegang saham terbesar Fantagio, yakni perusahaan asal Tiongkok JC Group, menghadapi kebangkrutan akibat berbagai skandal. Situasi tersebut disebut menjadi latar belakang Cha Eun Woo mulai mengambil langkah untuk mendirikan Chas Gallery.

Setelah Chas Gallery terdaftar pada 2020, ibu Cha Eun Woo, Ny. Lee, secara resmi memperoleh lisensi industri budaya populer dan seni berdasarkan pengalamannya selama dua tahun menjabat sebagai CEO perusahaan tersebut.

5. Pada 2022, Cha Eun Woo memperpanjang kontrak manajemen eksklusifnya dengan Fantagio, bertepatan dengan akuisisi Fantagio oleh investor besar Nam Goong Gyeon. Perpanjangan kontrak tersebut disebut-sebut sebagai salah satu kontrak dengan nilai pembayaran terbesar dalam sejarah industri KPop.

Pada periode yang sama, perusahaan keluarga Cha Eun Woo beralih menjadi perseroan terbatas. Tak lama setelah itu, perusahaan tersebut dilaporkan mulai menegosiasikan kontrak layanan dengan Fantagio.

Hingga saat ini, masih sulit untuk memastikan apakah rangkaian fakta tersebut cukup untuk membuktikan bahwa Cha Eun Woo secara sengaja menghindari pajak melalui dugaan penggunaan perusahaan fiktif. Proses klarifikasi dan penelusuran masih menjadi perhatian publik dan media.

Diketahui, Dinas Pajak Nasional Korea Selatan diyakini akan segera mengevaluasi kembali keputusan penagihan pajak terhadap Cha Eun Woo. Evaluasi tersebut kemungkinan dilakukan melalui mekanisme banding untuk menentukan kewajiban pajak yang sebenarnya harus dibayarkan oleh bintang KPop tersebut.

  • Cha Eun Woo Penggelapan Pajak
  • Perusahaan Keluarga Cha Eun Woo

Redaktur: Fitrya A Kusumah

Penulis: Fitrya A Kusumah

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.