Pertemuan Trump dengan Sekjen NATO Hasilkan Kerangka Kesepakatan Greenland
Jum'at, 23 Jan 2026, 09:37 WIBWASHINGTON â Menyusul pertemuannya dengan Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada Rabu (21/1), menyatakan bahwa kerangka kerja untuk potensi perjanjian masa depan terkait Greenland dan kawasan Arktik yang lebih luas telah dikembangkan,
âBerdasarkan pertemuan yang sangat produktif antara saya dengan Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte, kami telah membentuk kerangka kesepakatan di masa depan terkait Greenland dan, pada kenyataannya, seluruh Wilayah Arktik,â tulis Trump di Truth Social.
Seperti dikutip dari Antara, Trump mengatakan kesepakatan tersebut, jika diselesaikan, akan memberikan manfaat signifikan bagi AS maupun seluruh negara anggota NATO. Seiring dengan perkembangan itu, Trump juga menarik kembali rencana penerapan tarif 10 persen terhadap barang dari delapan negara Eropa yang semula dijadwalkan berlaku mulai Februari.
Ia kembali menegaskan keinginannya agar AS mengakuisisi Greenland, namun menepis kemungkinan penggunaan kekuatan militer. Trump menyebut langkah tersebut sebagai bagian dari kepentingan keamanan nasional, terutama di tengah meningkatnya pengaruh TIongkok dan Russia di kawasan Arktik.
Trump menyatakan pencabutan ancaman tarif dilakukan sejalan dengan terbentuknya kerangka kesepakatan tersebut. Ia menambahkan bahwa pembahasan lanjutan terkait Greenland dan sistem pertahanan rudal Golden Dome masih akan berlanjut.
Dalam pidatonya di Forum Ekonomi Dunia (WEF) di Davos, Swiss, Trump menegaskan bahwa banyak negara bergantung pada AS dalam menjaga perdamaian dan kemakmuran global. Ia menyebut kebijakan luar negeri dan ekonomi pemerintahannya sejak kembali menjabat telah mempertahankan posisi tersebut.
Trump juga mengatakan tidak berniat menggunakan kekuatan berlebihan. âSaya tidak ingin menggunakan kekuatan,â ujarnya, seraya menambahkan bahwa pendekatan tersebut tidak akan memberikan keuntungan bagi AS.
Dalam sesi tanya jawab, Trump menyatakan memiliki hubungan yang sangat baik dengan Presiden TIongkok Xi Jinping dan Presiden Russia Vladimir Putin. Ia menyebut Xi sebagai sosok luar biasa dan mengesankan, serta mendapat penghormatan luas.
Sinyal Deeskalasi
Pengumuman Trump disambut positif oleh sejumlah pemimpin Eropa. Menteri Luar Negeri Denmark Lars Lokke Rasmussen menilai perkembangan tersebut sebagai langkah ke arah yang lebih baik.
âHari ini berakhir dengan catatan yang lebih dibanding awalnya. Kami menyambut baik bahwa POTUS (Trump) telah menegaskan tidak akan mengambil Greenland dengan kekerasan dan menangguhkan perang dagang,â tulis Rasmussen di platform X.
Perdana Menteri Belanda Dick Schoof menyebut langkah itu sebagai sinyal deeskalasi dan menegaskan pentingnya kerja sama AS, Kanada, dan Eropa dalam NATO untuk memperkuat keamanan Arktik.
Menteri Luar Negeri Swedia Maria Malmer Stenergard juga menyambut baik keputusan Trump. âSebuah keputusan yang bagus bahwa Trump kini juga menarik diri dari rencana tarif terhadap kami,â tulisnya.
Trump menegaskan kembali bahwa keputusan menangguhkan tarif diambil berdasarkan kerangka kesepakatan yang dicapai. âBerdasarkan pemahaman ini, saya tidak akan memberlakukan tarif yang dijadwalkan mulai berlaku pada 1 Februari,â tulisnya.
Sebelumnya, Trump menyatakan akan mengenakan tarif terhadap Denmark, Norwegia, Swedia, Prancis, Jerman, Inggris, Belanda, dan Finlandia, kecuali tercapai kesepakatan terkait Greenland. SB/and
- konflik kawasan
Redaktur: Diapari S
Penulis: Diapari S
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.