Deretan Penyakit Kronis yang Pernah Diderita Lula Lahfah Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Doc: Instagram/@lulalahfah

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Nama Lula Lahfah kembali menjadi sorotan publik setelah beredar kabar duka yang menyebut dirinya meninggal dunia. Di tengah simpang siur informasi tersebut, perhatian warganet tertuju pada riwayat kesehatan Lula yang sebelumnya sempat ia ungkap secara terbuka di media sosial.

Sejumlah penyakit kronis diketahui pernah dideritanya dan kini kembali diperbincangkan, mulai dari gangguan pencernaan hingga kondisi yang berkaitan dengan kesehatan mental. Hal itu diketahui dari unggahan lawas Lula yang men-spill beberapa penyakit yang dideritanya.

Salah satu penyakit yang paling sering disebut adalah GERD (Gastroesophageal Reflux Disease). GERD merupakan kondisi naiknya asam lambung ke kerongkongan yang dapat menimbulkan rasa nyeri di dada, mual, hingga sensasi terbakar.

Dalam beberapa unggahan lamanya, Lula mengaku GERD yang ia alami kerap kambuh, terutama saat ia berada dalam kondisi stres dan banyak pikiran. Pada kasus tertentu, GERD yang tidak terkontrol bisa memicu sesak napas dan rasa panik.

Selain GERD, Lula juga pernah mengungkap mengalami infeksi saluran kemih (ISK). ISK adalah infeksi bakteri pada saluran kemih yang bisa menyebabkan nyeri saat buang air kecil, nyeri panggul, hingga demam. Jika terjadi berulang dan tidak tertangani dengan baik, ISK berpotensi menimbulkan komplikasi yang memengaruhi ginjal dan kondisi tubuh secara keseluruhan.

Keluhan sesak napas juga menjadi bagian dari masalah kesehatan yang pernah dialami Lula. Sesak napas dapat muncul sebagai gejala dari berbagai kondisi, mulai dari gangguan asam lambung, kecemasan berlebih, hingga masalah pada sistem pernapasan. Dalam konteks kesehatan mental, sesak napas sering kali muncul bersamaan dengan serangan panik akibat overthinking dan kecemasan ekstrem.

Tak hanya itu, Lula juga disebut pernah menderita batu empedu. Penyakit ini terjadi akibat pengerasan cairan empedu yang membentuk batu di kantong empedu. Batu empedu dapat menyebabkan nyeri hebat di perut kanan atas, mual, muntah, dan gangguan pencernaan. Pada beberapa kasus, kondisi ini membutuhkan penanganan medis serius, termasuk tindakan operasi.

Masalah lain yang tak kalah berat adalah usus bengkak atau peradangan pada saluran pencernaan. Usus yang mengalami pembengkakan dapat menimbulkan nyeri perut berkepanjangan, kembung, gangguan buang air besar, serta penurunan nafsu makan. Kondisi ini sering kali berkaitan erat dengan stres, pola makan, dan gangguan pencernaan kronis.

Di luar penyakit fisik, Lula juga secara terbuka mengakui kebiasaan overthinking yang ia alami. Overthinking bukan sekadar kebiasaan berpikir berlebihan, tetapi bisa berdampak langsung pada kesehatan fisik. Stres kronis akibat overthinking diketahui dapat memperparah GERD, memicu gangguan pencernaan, sesak napas, hingga menurunkan daya tahan tubuh.

Deretan kondisi kesehatan yang pernah dialami Lula Lahfah menjadi pengingat bahwa kesehatan fisik dan mental saling berkaitan erat. Meski belum ada pernyataan resmi terkait penyebab kabar duka yang beredar, kisah ini membuka kembali diskusi penting tentang pentingnya penanganan penyakit kronis dan kesehatan mental secara menyeluruh.

Kirim
Tulisan Terkait
FAVORIT PEMBACA

TERBARU
PILIHAN