Daftar Film Sinemaku Pictures Sebelum Prilly Latuconsina Hengkang: Dari Rekor MURI Hingga Karya Terakhir

Selasa, 20 Jan 2026, 14:15 WIB

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Kabar mengejutkan datang dari industri perfilman Indonesia saat Prilly Latuconsina mengumumkan pengunduran dirinya dari Sinemaku Pictures, rumah produksi yang ia bangun sejak 2019.

Selama masa kepemimpinan Prilly Latuconsina bersama Umay Shahab, Sinemaku telah sukses melahirkan delapan judul film yang tidak hanya populer, tetapi juga meraih berbagai penghargaan bergengsi.

Ket. Foto: Prilly Latuconsina. — Sumber: Instagram @prillylatuconsina96

Mulai dari fenomena Kukira Kau Rumah yang memecahkan rekor MURI hingga proyek penutup Patah Hati yang Kupilih, rekam jejak Prilly Latuconsina sebagai produser dan aktris di Sinemaku telah memberikan warna baru bagi perfilman nasional.

Simak daftar lengkap film produksi Sinemaku Pictures yang wajib Cantiks tonton ulang di bawah ini.

Era Box Office: Drama dan Kesehatan Mental

  1. Kukira Kau Rumah (2022): Menjadi tonggak sejarah sebagai film pertama yang membangkitkan bioskop pasca-pandemi. Meraih 2,2 juta penonton dan penghargaan MURI, film ini mengangkat isu bipolar yang diperankan apik oleh Prilly sendiri bersama Jourdy Pranata.

  2. Ketika Berhenti di Sini (2023): Sukses besar dengan 1,6 juta penonton. Film garapan Umay Shahab ini mengeksplorasi duka melalui teknologi Augmented Reality (AR), menampilkan duet emosional Prilly dan Bryan Domani.

  3. Bolehkah Sekali Saja Kumenangis (2024): Kembali menembus angka psikologis 1,1 juta penonton. Mengisahkan perjuangan penyembuhan trauma KDRT, Prilly beradu akting dengan Dikta Wicaksono dalam drama yang menyentuh hati.

  4. Perayaan Mati Rasa (2025): Menampilkan duet maut Iqbaal Ramadhan dan Umay Shahab. Film yang mengisahkan hubungan saudara di tengah luka kehilangan ini berhasil mengantongi 1,3 juta penonton.

Eksplorasi Genre: Horor dan Dokumenter

  1. Temurun (2024): Percobaan pertama Sinemaku di genre horor. Meski hanya meraih 263 ribu penonton, film garapan Inarah Syarafina ini memberikan warna baru melalui kisah kutukan pesugihan yang dibintangi Yasamin Jasem.

  2. All Access To Rossa 25 Shining Years (2024): Sebuah film dokumenter yang mengupas perjalanan karier sang diva, Rossa. Diproduseri oleh Irwan Mussry, film ini menjadi catatan sejarah musik Indonesia meski hanya menjaring 64 ribu penonton bioskop.

Karya Akhir dan Penutup Era Prilly

  1. Hanya Namamu dalam Doaku (2025): Menampilkan kolaborasi aktor papan atas Nirina Zubir dan Vino G. Bastian. Drama keluarga yang menyentuh konflik penyakit dan masa lalu ini tayang di bioskop dengan perolehan 47 ribu penonton.

  2. Patah Hati yang Kupilih (Desember 2025): Menjadi salam perpisahan dari Prilly Latuconsina. Berperan sebagai Alya yang menghadapi konflik beda agama dengan karakter yang dimainkan Bryan Domani, film ini menutup perjalanan Prilly di Sinemaku Pictures dengan torehan 109 ribu penonton.

Dari kedelapan film produksi Sinemaku Pictures di atas, mana yang menurut Cantiks paling berkesan? Apakah drama menyentuh hati di Kukira Kau Rumah atau eksplorasi horor dalam Temurun?

Perpisahan Prilly dan Sinemaku mungkin terasa mengejutkan, namun karya-karya mereka akan selalu bisa dinikmati, terutama karena sebagian besar sudah tersedia di layanan streaming. Bagikan pendapat kamu di kolom komentar ya!

  • Prilly Latuconsina
  • Sinemaku Pictures

Redaktur: Sarah Ramadhani

Penulis: Sarah Ramadhani

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.