Inara Rusli Ngebet Isbat Nikah dengan Insanul fahmi, Derry Sulaiman Ngaku Prihatin

Jum'at, 09 Jan 2026, 07:45 WIB

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Keinginan Inara Rusli untuk mengajukan isbat nikah atas pernikahan sirinya dengan pengusaha asal Medan, Insanul Fahmi, kembali memantik kontroversi panjang. Polemik yang melibatkan Inara, Insan, dan istri sah Insan, Wardatina Mawa, kini turut menuai sorotan dari tokoh agama sekaligus sahabat Inara, Ustaz Derry Sulaiman.

Secara tegas, Derry Sulaiman menanggapi rencana isbat nikah tersebut dengan nada prihatin. Ia mengaku menyesalkan kegaduhan yang terus melebar dan berdampak pada banyak pihak, terutama karena kasus ini menyeret nama mantan istri Virgoun itu ke dalam pusaran konflik rumah tangga orang lain.

Sebagai orang yang sempat mengenalkan Inara kepada Insan, Derry mengungkap sejak awal ia hanya mengetahui Insan sebagai calon suami, bukan pria yang sudah menikah secara sah. Bahkan, ia menegaskan tidak pernah mengetahui adanya pernikahan siri antara Inara dan Insan hingga kabar tersebut mencuat ke publik.

Seiring berjalannya waktu, Derry menilai persoalan semakin rumit karena Inara memilih menerima status sebagai istri kedua, sementara Insan masih terikat pernikahan sah dengan Mawa. Hingga hampir dua bulan polemik bergulir, restu dari istri pertama tak kunjung didapatkan. Situasi semakin panas setelah Mawa melaporkan Insan dan Inara ke Polda Metro Jaya atas dugaan perzinaan dan perselingkuhan.

Menurut Derry, secara hukum agama, isbat nikah memang memungkinkan untuk diajukan, terutama jika pernikahan telah memenuhi rukun dan syarat. Namun, ia menekankan secara sosial dan moral, langkah tersebut tidak bijak jika menimbulkan luka dan ketidakadilan bagi pihak lain.

Ia menilai seharusnya setiap persoalan diselesaikan satu per satu. Bila memang masuk dalam praktik poligami, maka restu istri pertama menjadi syarat utama yang tak bisa diabaikan. Derry menegaskan Islam memang membolehkan poligami, namun dengan satu prinsip utama: tidak boleh ada satu pun istri yang merasa terzalimi.

Ketika fakta menunjukkan adanya penolakan keras hingga laporan kepolisian dari Mawa, Derry menilai situasi ini sudah keluar dari nilai kebenaran dan tujuan pernikahan itu sendiri. Ia menegaskan pernikahan seharusnya membawa kebahagiaan, bukan justru menjadi sumber konflik dan penderitaan.

Dengan analogi tegas, Derry menyebut jika sebuah perahu hanya mampu menampung satu orang, memaksanya menampung dua justru akan menenggelamkannya. Begitu pula rumah yang fondasinya belum kokoh, tidak layak ditambah lantai kedua. Baginya, memaksakan keadaan seperti ini justru mencerminkan keserakahan.

Di sisi lain, kuasa hukum Insan, Dedy DJ, menyebut keinginan Inara mengajukan isbat nikah sebagai langkah hukum yang wajar. Menurutnya, pernikahan siri tersebut sah secara agama, namun belum tercatat secara negara sehingga perlu dilegalkan melalui jalur hukum.

Berbeda jauh dengan Inara, Wardatina Mawa justru bersikukuh menolak poligami dan memilih mengakhiri pernikahannya dengan Insan. Kuasa hukumnya menegaskan Mawa akan melanjutkan gugatan cerai setelah proses hukum terkait laporan perzinaan rampung. Hingga kini, Mawa tetap pada pendiriannya dan membiarkan kasus tersebut berproses di kepolisian.

  • Inara Rusli
  • Wardatina Mawa

Redaktur: Alfina Febriyana

Penulis: Alfina Febriyana

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.