Ammar Zoni Bongkar Dugaan Pemerasan Oknum Penyidik Selama Jalani Masa Tahanan

Jum'at, 09 Jan 2026, 09:15 WIB

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Kasus jual beli narkoba di Rutan Salemba yang menjerat artis Ammar Zoni hingga kini masih bergulir dan terus menjadi sorotan publik.

Sempat dipenjara di Nusakambangan, Ammar Zoni diketahui telah kembali menjalani masa tahanan di Lapas Narkotika Jakarta untuk menjalani proses hukum selanjutnya.

Ket. Foto: Sidang Ammar Zoni — Sumber: Kucantik/Fitrya

Perkara ini bermula dari kasus penyalahgunaan narkoba yang sebelumnya menjerat Ammar Zoni sebagai pengguna. Namun, permasalahan tersebut berkembang hingga menyeretnya ke dugaan keterlibatan dalam praktik jual beli narkoba yang terjadi di dalam Rutan Salemba.

Ammar Zoni belum lama ini menjalani sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat terkait kasus yang menimpanya. Dalam persidangan tersebut, aktor yang dikenal lewat berbagai judul sinetron ini menyampaikan pengakuan yang mengejutkan di hadapan majelis hakim dan para hadirin.

Mantan suami Irish Bella itu mengaku sempat menggunakan ganja saat mendekam di Rutan Salemba selama menjalani masa penahanan. Tidak hanya itu, Ammar juga mengungkap secara terbuka dari mana asal barang haram tersebut serta bagaimana praktik peredarannya terjadi di dalam rutan.

Di hadapan hakim, Ammar Zoni secara gamblang membongkar dugaan adanya sindikat jual beli ganja di Rutan Salemba yang menurutnya sudah berlangsung lama.

Ia menyatakan, "Sebenarnya di Rutan Salemba memang dijualbelikan (ganja), saya harus terbuka di sini," sebagai bentuk keterbukaan atas apa yang diketahuinya.

Kakak kandung Aditya Zoni tersebut kemudian menceritakan pengalamannya saat diduga mengalami pemerasan oleh oknum penyidik dari Polsek Cempaka Putih. A

mmar mengungkap, "Di awal, dia sudah mengatakan "udah lu siapin dana Rp300 juta berkas nggak akan naik"," ungkap Ammar Zoni, dikutip dari Instagram @kepoin_trending, pada Kamis, (8/1/2026).

Ammar Zoni menegaskan bahwa dirinya menolak permintaan uang tersebut karena merasa tidak bersalah dalam kasus yang dituduhkan.

Ia menjelaskan dampak penolakannya dengan berkata, "Lah saya Rp300 ribu juga saya nggak mau ngasih karena saya nggak ngerasa ini semua, lah lalu pada kenyataannya malah saya harus menanggung 10 orang," meski sebelumnya disebutkan ia harus menanggung sembilan temannya dengan total biaya mencapai Rp3 miliar.

Lebih lanjut, Ammar Zoni mengaku menyesal karena memilih diam dan tidak melaporkan praktik peredaran narkoba yang diketahuinya di Rutan Salemba.

Ia menyampaikan penyesalannya dengan mengatakan, "Saya merasa bersalah karena tidak memberitahu, saya tahu tapi saya nggak ngasih tahu padahal saya tahu. Saya tahu ada peredaran narkoba, saya tahu segala macam, kunci-kunci dari semua yang ada di Rutan Salemba saya tahu semua bagaimana orang-orang pungli semuanya di sana saya tahu semuanya,".

Kesadaran atas kesalahan tersebut semakin terasa pahit bagi Ammar Zoni ketika ia mengingat kembali perlakuan yang diterimanya selama proses hukum berlangsung.

Ia menutup pengakuannya dengan pernyataan, "Kejadian seperti ini yang salah satu hal, saya ditawarkan secara terang-terangan untuk menerima uang hanya sebatas untuk melihat atau menawarkan aja," yang diucapkannya dengan nada penuh penyesalan.

  • Sidang Ammar Zoni
  • Ammar Zoni Diperas Penyidik

Redaktur: Fitrya A Kusumah

Penulis: Fitrya A Kusumah

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.