Drama Baru Park Na Rae, Mantan Manajer Klaim Dipaksa Menyaksikan Adegan Intim Sang Artis di Mobil
Sabtu, 03 Jan 2026, 15:30 WIB
JAKARTA, KUCANTIK.COM - Komedian Korea Selatan Park Na Rae kini menghadapi serangkaian tuduhan serius terkait dugaan pelecehan di tempat kerja. Tuduhan tersebut mencuat menyusul klaim mengejutkan yang disampaikan oleh mantan manajernya kepada otoritas ketenagakerjaan setempat.
Kasus ini pertama kali mencuat ke publik setelah diberitakan oleh Channel A pada 2 Januari 2026. Media tersebut melaporkan bahwa mereka memperoleh salinan pengaduan yang diajukan oleh mantan manajer Park Na Rae ke kantor tenaga kerja.
Ket. Foto: Park Na Rae — Sumber: Tangkapan Layar
Dalam laporan itu disebutkan bahwa pengaduan tersebut memuat rincian dugaan insiden pelecehan di tempat kerja yang sebelumnya belum pernah dipublikasikan. Klaim tersebut langsung memicu perhatian luas dari publik dan industri hiburan Korea.
Menurut laporan Channel A, mantan manajer Park Na Rae mengajukan pengaduan resmi ke Cabang Gangnam dari Kantor Ketenagakerjaan dan Perburuhan Regional Seoul. Mereka mengklaim mengalami pelecehan di tempat kerja selama menjalankan tugas sebagai manajer Park Na Rae.
Pengaduan itu secara spesifik menuduh Park Na Rae melakukan tindakan seksual tertentu dengan seorang pria di kursi belakang kendaraan. Insiden tersebut diklaim terjadi saat kendaraan sedang melaju dan para manajer berada di dalam mobil.
Para manajer disebut berada di kursi pengemudi dan kursi penumpang depan pada saat kejadian berlangsung. Mereka mengklaim bahwa situasi tersebut terjadi tanpa persetujuan dan di luar kehendak mereka.
Dalam pengaduan tersebut, para manajer menyatakan bahwa mereka dipaksa untuk melihat dan mendengar kejadian itu. Mereka menegaskan bahwa mereka tidak memiliki pilihan untuk menghindari situasi tersebut.
Dokumen pengaduan tersebut dilaporkan memuat pernyataan langsung dari para mantan manajer.
âSaat kami duduk di kursi pengemudi dan penumpang depan selama perjalanan, Park Na Rae melakukan tindakan seksual dengan seorang pria di kursi belakang,â demikian isi pernyataan tersebut.
Para mantan manajer juga menjelaskan kondisi yang membuat mereka tidak dapat melarikan diri dari situasi tersebut.
âMengingat kondisi ruang di dalam kendaraan yang bergerak, mustahil untuk menghindari situasi tersebut atau pergi,â tulis mereka.
Mereka juga menambahkan tuduhan serius terkait penyalahgunaan wewenang.
âDengan menggunakan posisinya sebagai atasan, ia memaksa kami untuk secara tidak rela menyaksikan situasi tersebut baik secara visual maupun auditori,â lanjut pernyataan itu.
Para mantan manajer menegaskan bahwa insiden tersebut tidak seharusnya dipandang sebagai masalah pribadi semata. Mereka berpendapat bahwa kejadian itu merupakan bentuk pelecehan di tempat kerja yang terjadi akibat penyalahgunaan kekuasaan atasan.
Selain itu, pengaduan tersebut juga mencakup klaim lain yang dinilai membahayakan keselamatan. Park Na Rae diduga berulang kali menendang kursi pengemudi selama insiden berlangsung.
Tindakan tersebut disebut menciptakan situasi berbahaya di dalam kendaraan. Para mantan manajer mengklaim kondisi itu hampir menyebabkan kecelakaan lalu lintas besar.
Pengaduan resmi tersebut diketahui telah diajukan pada 18 Desember 2025. Kantor tenaga kerja dilaporkan berencana memanggil para mantan manajer untuk dimintai keterangan lanjutan pada akhir bulan ini.
Hingga saat ini, Park Na Rae belum mengeluarkan pernyataan resmi untuk menanggapi tuduhan yang diarahkan kepadanya. Pihak manajemen Park Na Rae juga belum memberikan klarifikasi terbuka terkait laporan tersebut.
Seiring berjalannya waktu, kontroversi seputar dugaan penyalahgunaan kekuasaan dan perselisihan yang melibatkan Park Na Rae terus berkembang.
Klaim terbaru ini pun menarik perhatian publik secara signifikan, dengan banyak pihak mengamati secara saksama bagaimana kasus ini akan berlanjut ke tahap berikutnya.